facebook google twitter tumblr instagram linkedin
  • Home
  • Tentang Kami
  • Portofolio
    • Griya Manggis
    • House of Shalom
    • Itok House
    • Joglo Kasatrian
  • Liputan Media
  • Kontak
  • Tips

Kontraktor Murah Jogja

CV Aditya Utama Kontraktor Murah Jogja | Kontraktor Yogyakarta | Jasa Bangun Rumah Yogyakarta




Dulu, sebagian besar rumah di Indonesia menerapkan budaya lesehan di ruang keluarga. Selain untuk menghemat tempat, juga untuk menciptakan kesan keakraban bagi siapapun yang berkumpul di ruang tersebut.

Lesehan berarti duduk di lantai/tikar, namun banyak masyarakat yang menggunakan bantalan sebagai alas duduk mereka untuk menambah kenyamanan.

Di zaman modern seperti saat ini, konsep lesehan sudah mulai ditinggalkan. Kini, hampir semua rumah memiliki kursi dan sofa di ruang keluarga mereka sehingga tidak ada lagi yang duduk di lantai.

Namun tak ada salahnya bila Anda mengembalikan konsep tersebut untuk diterapkan di rumah Anda. Selain ruang keluarga akan terlihat lebih simpel, konsep lesehan juga dapat membangkitkan kesan "kampung halaman".

Yang Anda perlukan hanyalah menggelar satu karpet yang cukup nyaman, dan beberapa bantal. Bila Anda ingin menambahkan `alas duduk' lainnya, Anda dapat menambah ketinggian lantai di beberapa sisi ruangan, yang nantinya berfungsi sebagai pengganti kursi ataupun sofa. Jangan lupa untuk menambahkan bantalan duduk.

Sumber : TRIBUNNEWS.COM
22.56 No komentar




Dekorasi warna-warni dan beberapa proyek mempermudah ruang tamu berkesan musim panas yang hangat. Berikut beberapa tips untuk mengubah ruang yang telah ada menjadi sesuatu yang baru dengan sentuhan gaya musim panas.

Mulai dengan Netral

Persiapkan ruang tamu berwarna netral secara keseluruhan. Upayakan ruang penuh dengan perabot berbentuk sempurna. Lebih banyak warna warni di bagian latar belakang dan beberapa pengaturan perabot segar akan memberi ruang dalam hidup.

Tambahkan Warna

Semua yang dibutuhkan memberi makeover musim panas adalah percikan beberapa warna dan menata ulang perabot. Sebelumnya, atur sepasang sofa sectional saling menghadap, tamu sekarang dapat fokus pada pembicaraan. Sebuah skema kuning dan seafoam warna hijau cerah mencerahkan dinding.

Tata Ulang Perabot

Tempat duduk sectional dapat dimanfaatkan jika menata ulang terasa kurang fleksibel. Lakukan konfigurasi ulang potongan untuk menciptakan tampilan yang baru. Ini akan menciptakan kesan musim panas yang penuh pengunjung, juga mendorong percakapan yang hangat. Tambahkan sebuah meja dimana para tamu untuk menempatkan minuman dan makanan ringan. Tutupi ubin dengan karpet. Warna maupun motif karpet dapat diatur dan disusun kembali dengan desain kreatif. Jika Anda memiliki, gunakan karpet warna hijau krim dan seafoam dengan pola kotak-kotak yang akan menambah dosis warna pada lantai.

Tambah Warna Aksesori Jendela

Terapkan skema warna baru pada ruang netral. Untuk mempermudah proses, temukan satu bagian inspirasional yang menjadi fokus desain ulang. Menampilkan musim panas di ruang tamu, sebuah taplak grafis hijau-putih dapat dijakdikan fokal poin. Anda juga dapat memanfaatkan klip gorden dan taplak meja sebagai panel tirai ruangan.

Warna Pendongkrak

Tambahkan warna pada ruangan beraksen. Buat lemparan peningkat warna seperti beberapa bantal sebagai pendongkrak tak permanen. Bantal dapat menjadi ide bagus ketika Anda menggunakan tikar dua lapis bermotif sebagai alas. Potong sepanjang bagian belakang atas tikar dan isi dengan dakron lembaran (batting ). Biarkan beberapa inci bagian atas kosong. Lipat bagian atas dan kencangkan dengan kancing dan pita.

Ciptakan Sudut Membaca

Pada sudut, letakkan sofa sectional agar menjadi tempat membaca nyaman dekat jendela. Ini dapat menjadi versi miniatur ruang tamu Anda. Tambahkan karya seni, meja kecil, lampu dan bantal aksen.

Personalisasi Meja Sisi

Cobalah berkreasi dengan meja kaca-top bistro seperti menambahkan beberapa potongan huruf kayu dan stiker. Anda dapat mencarinya di toko buku kerajinan scrapbook. Perbarui aksen dan sentimen untuk setiap musim.

Buat Pojok Ceria

Ubah ruang pojok menjadi area makan yang nyaman, gunakan sepasang meja bistro dan kursi kulit ottoman sebagai "kursi jendela." Tambahkan dinding penuh warna dan aksen warna terang yang meningkatkan keceriaan ruang tamu.

Gorden Cafe

Gantung beberapa serbet persegi motif foto print sebagai aksen jendela. Gunakan klip jendela yang terpaku pada rail jendela. Jika jendela lebih besar, jahit dua serbet menjadi satu.

Penutup Kursi

Tambahkan percikan warna pada kursi makan kayu dengan penutup kursi terbuat dari alas hidangan handuk yang tak mahal. Dan, buat sedikit kreasi tangan atau sulam pita pada alas juga untuk menahannya di tempat.


Sumber : dari berbagai sumber
21.48 No komentar


Bagi rumah-rumah mungil bergaya minimalis, ruang tamu dan ruang keluarga umumnya tidak dipisah. Kedua ruang ini menjadi bagian rumah paling "hidup" karena dipergunakan untuk berbagai keperluan.

Sayangnya, pemilik rumah seringkali salah mendekor ruangan ini. Alhasil, ruangan yang tinggi frekuensi pemakaiannya dapat terlihat kurang cantik.

Nemun, tentu saja, kesalahan-kesalahan kecil di ruang tamu dan ruang keluarga dapat diminimalkan, jika Anda mengetahui apa-apa saja yang harus dihindari. Berikut ini hal-hal sebaiknya dihindari ketika mendekor ulang ruang tamu dan ruang keluarga secara sederhana namun dapat memberikan efek besar bagi kegiatan Anda sehari-hari:

1. Mengecat terlalu dini

Mengecat ruangan terlalu dini merupakan kesalahan paling banyak dilakukan pemilik rumah, terutama ketika merancang ruang tamu dan ruang keluarga. Mengecat seharusnya menjadi hal terakhir untuk dipertimbangkan.

Furnishing atau memilih perabotan dan mebel sebaiknya menjadi prioritas pertama. Langkah lebih mudah adalah menyamakan cat dengan perabotan ketimbang Anda menyamakan perabotan dan warna cat.

2. Memilih mebel tidak nyaman

Ketika pergi membeli mebel, mata Anda biasanya akan segera tertuju pada mebel-mebel dengan bentuk yang tampak unik dan bagus. Maka, sebaiknya pertimbangkan kenyamanan mebel tersebut ketika mengunakannya sampai sepuluh tahun ke depan. Sofa bergaya modern dan sofa kulit mungkin akan membuat rumah Anda terkesan glamor, namun jangan abaikan kenyamanan Anda dan keluarga.

3. Hiasan "dadakan"

Benda-benda menumpuk tidak dapat dikategorikan sebagai dekorasi rumah Anda. Keberadaan coffee table yang dipenuhi dengan majalah adalah salah satu indikator, bahwa Anda butuh mempertimbangkan kembali untuk menghias rumah. Namun, tentu saja bukan "hiasan dadakan" seperti tumpukan majalah.

Selain itu, jangan lupa menghias dinding dan bagian bawah langit-langit rumah Anda. Kedua tempat ini dapat menjadi lokasi cocok untuk dekorasi.

4. Terus menyimpan barang

Terlalu banyak barang di rumah hanya akan memenuhi rumah Anda. Terutama, jika barang-barang menumpuk tersebut sebenarnya tidak Anda gunakan. Kesalahan ini biasanya dimulai karena rasa "sayang" dan kenangan di balik barang-barang tersebut.

Untuk itu, mulai sekarang hindari kebiasaan menyimpan barang tidak terpakai. Segera singkirkan barang-barang Anda yang tidak terpakai dengan menyumbang atau menjualnya. Jika tidak dapat membersihkan dan menyingkirkan barang setiap hari, cobalah Anda mulai melakukannya setiap minggu.

5. Asal pilih

Seringkali, ketika membutuhkan karpet, sofa, atau hal-hal kecil seperti vas bunga, Anda hanya pergi ke toko dan memilih apa yang ditawarkan di sana. Hati-hati, konsep "asal pilih" dapat menjadi sumber kurang cantiknya rumah Anda.

Untuk itu, mulai sekarang, teruslah diingat, bahwa hal-hal baik itu layak ditunggu. Jika merasa membutuhkan sofa, dan toko belum menyediakan sofa sesuai keinginan Anda, jangan memaksa untuk membelinya.

6. Melupakan skala

Inilah kesalahan umum paling sering dilakukan pemilik rumah, yaitu melupakan skala. Mebel terlalu besar di ruangan mungil, karya seni terlalu kecil di tembok lebar, atau karpet kecil di tengah-tengah ruangan luas harusnya dipertimbangkan. Ruangan jadi tidak cantik sehingga jangan sampai Anda melakukan hal ini.

7. Dempetkan perabot ke dinding

Mendempetkan perabotan ke dinding terkadang menjadi solusi instan dalam mendekor sebuah ruang. Sayangnya, tidak semua ruang tampak menarik jika seolah-olah ada magnet yang menarik perabotan Anda ke dinding.

8. "Menyembah" televisi

Seringkali, ketika mendekor ruang tamu dan ruang keluarga, apa yang Anda lakukan hampir sama seperti membuat home theatre. Semua perabot Anda diatur seolah-olah "menyembah" dan mengarah ke televisi. Untuk itu, berikan sedikit keleluasaan. Tidak semua perabot harus mengarah ke televisi di ruang keluarga dan ruang tamu Anda.

9. Melupakan anggota keluarga baru

Bayi membutuhkan perawatan khusus. Seringkali, bayi Anda tidak tahan terhadap beberapa jenis material. Sofa yang tampak modern belum tentu cocok untuk bayi Anda. Maka, sebaiknya Anda mempertimbangkan apa yang lebih dibutuhkan namun tetap tampak menarik.

10. Lupa setelah membeli

Apapun yang Anda taruh di ruang tamu dan ruang keluarga memiliki masa waktu. Sofa, karya seni, vas, dan barang-barang lain akan usang. Anda yang setiap hari melihatnya mungkin tidak akan menyadari hal ini. Cobalah untuk lebih jeli, terutama setelah beberapa tahun. Memperbarui perabotan, mebel, ubin, dan langit-langit ruang tamu Anda bukan hanya membuatnya lebih segar, namun juga aman.

Selamat mencoba!

Sumber: budgetdecorating.about.com
19.45 No komentar
Older Posts

About me

About Me





Admin Perusahaan CV Aditya Utama. Informasi, Saran, Kritik silahkan hubungi kontak yang tertera di website ini. Terimakasih ^_^.

Labels

Artikel Artikel Arsitektur Artikel Dekorasi Artikel Gaya Hidup Artikel Interior Artikel Unik Artikel eksterior Tips

Pengunjung

Postingan Populer

  • Tips Membuat Pot Bambu Yang Menyatu Dengan Alam
    Seorang ibu mengeluh, rumahnya yang sempit tidak memungkinkan ia menyalurkan hobinya yaitu mengoleksi tanaman hias.  Padahal sebetulnya ia t...
  • Tips Mengatasi Tembok Rumah Yang Retak
    Retak-retak pada dinding yang biasanya halus itu sering disebut 'retak rambut.' Ada berbagai faktor penyebabnya. Di antaranya muai s...
  • Membuat Taman di Atap
    Tinggal di perkotaan dengan lahan terbatas? Bukan alasan untuk melakukan penghijauan di lingkungan rumah. Tapi, kalau lahan memang terbatas,...
  • Tanaman Penyerap Polusi Udara
    Semakin menyempitnya lahan untuk hunian membuat kebanyakan orang mengorbankan ruang terbuka hijau di rumahnya. Dengan lahan rumah yang terba...
  • Semakin Asri dengan Pot Gantung
    Banyak cara untuk menciptakan rumah yang sejuk dan asri karena banyak juga cara untuk menanam tanaman hias di kebun rumah sendiri. Salah sat...
  • 7 Jenis Tanaman Pagar
    Membangun rumah yang "lebih dekat dengan alam" seringkali diterjemahkan sebagai rumah yang memiliki banyak tanaman hijau. Padahal,...
  • Konsep Rumah Hijau "Travessa do Patrocínio"
    Inilah salah satu inspirasi rumah modern berkonsep "rumah hijau" untuk Anda. Rumah dengan luas 248 meter persegi ini memiliki tama...
  • Mempercantik Rumah Dengan Pagar Tanaman
    Gerakan kembali ke alam sudah menjadi gaya hidup. Salah satu wujudnya adalah pembuatan pagar tanaman. Apa yang menarik? Di samping alami dan...
  • Konsep Green House Dengan Vertical Garden
    Vertical Garden atau kebun vertikal seperti menyalahi kodrat dimana tanaman umumnya tumbuh secara horisontal. Namun, solusi ini menjadi jawa...
  • 3 Tipe Pencahayaan Ruangan
    Pencahayaan yang sempurna untuk ruangan adalah hal yang terpenting. Sayangnya, kita tidak bisa membuat pencahayaan yang stabil di sepanjang ...
FOLLOW ME @INSTAGRAM

Created with by ThemeXpose | Distributed By Gooyaabi Templates