facebook google twitter tumblr instagram linkedin
  • Home
  • Tentang Kami
  • Portofolio
    • Griya Manggis
    • House of Shalom
    • Itok House
    • Joglo Kasatrian
  • Liputan Media
  • Kontak
  • Tips

Kontraktor Murah Jogja

CV Aditya Utama Kontraktor Murah Jogja | Kontraktor Yogyakarta | Jasa Bangun Rumah Yogyakarta


Hanya dengan tanah seluas 36,95 meter persegi, Fujiwaramuro Architects dapat membangun sebuah rumah nyaman bagi keluarga kecil. Hasil karyanya di Nada, Hyogo, Jepang, ini terbilang lengkap dengan ruang parkir, ruang keluarga, kamar tidur utama, kamar anak, dapur, ruang makan, hingga ruang penyimpanan, balkon mungil, serta sebuah teras atap.

Dilihat dari depan, rumah ini tampak sangat ramping. Fasadnya penuh dengan deretan kayu yang dijejerkan secara vertikal. Di dalam, rumah ini juga penuh dengan aksen kayu. Selain lantai, lis pintu dan jendela, perabotan, serta aksen yang berfungsi ganda sebagai rak penyimpanan juga terbuat dari kayu. Namun, kesan lebih ringan justeru didapatkan dari penggunaan warna putih di seluruh dinding rumah ini.

Dengan tanah hanya seluas 36,95 meter persegi, tim Fujiwaramuro Architects hanya menggunakan 22,13 meter persegi tanah. Dari luas tersebut, mereka membangun sebuah rumah bertingkat dengan jumlah luas lantai sebesar 63,33 meter persegi.

Fujiwaramuro Architects terlihat berupaya "melawan" rasa tertekan dan terjebak dalam ruang sempit dengan membangun atrium di tengah-tengah rumah. Area terbuka tersebut memberikan sinar matahari langsung dari atap hingga mencapai lantai dasar rumah ini. Dengan cara tersebut, penghuni rumah dapat "bernapas" di dalam rumah tanpa merasa terpenjara.

Selain itu, cara lain ditempuh Fujiwaramuro Architects adalah membuat ruang-ruang di rumah ini tersembunyi tanpa adanya pintu. Meskipun minim jendela, cara ini mampu menciptakan ruang penuh dengan sinar matahari.

Selain itu, rumah ini tidak membuang banyak ruang. Bagian atrium di tengah rumah tidak dibiarkan kosong begitu saja. Bagian ini juga berfungsi sebagai ruang penyimpanan. Deretan kayu pada dinding dapat menjadi tempat menyimpan buku, hingga alat memasak.

Untuk mengakses seluruh lantai rumah ini, penghuninya harus menggunakan tangga-tangga kecil atau ladder. Tangga tersebut bukan hanya membuat penghuninya dapat mengakses seluruh rumah, namun juga mencapai teras atap. Meski rumah ini sangat cocok bagi gaya hidup urban sebuah keluarga muda, sayangnya dengan jenis tangga seperti ini, rumah ramping karya Fujiwaramuro Architects tidak ramah bagi lansia.





Sumber : Berbagai Sumber
17.00 No komentar

Kamar mandi masa kini tidak hanya dipandang sebagai tempat membersihkan diri, tetapi juga menjadi tempat yang didesain sedemikian rupa agar nyaman. Kamar mandi nyaman bisa membuat orang betah berlama-lama di dalamnya, entah untuk santai ataupun mencari inspirasi.

Salah satu desain atau konsep yang dipakai untuk membangun kenyamanan di dalam kamar mandi adalah kehadiran nuansa alam. Seperti beberapa cara berikut ini, misalnya: 

Lantai
Jika tidak ingin menggunakan batu alam asli karena tidak sesuai dengan selera atau dianggap terlampau mahal, lantai dari bahan keramik bisa jadi alternatif. Ukuran serta desain keramik kini memang banyak ditawarkan dalam varian begitu luas sehingga memberikan keleluasaan bagi siapa pun untuk berkreasi.

Sebutlah misalnya, corak alam bisa dihadirkan dengan menggunakan lantai keramik yang memiliki corak menyerupai batu alam dan berwarna gelap. Penggunaan batu koral di beberapa bagian kamar mandi pun bisa dipertimbangkan untuk menambah kesan alami.

Desain
Gaya alami kamar mandi bisa diterapkan dengan membuat kamar mandi setengah terbuka. Bisa dengan memberi bukaan langsung ke arah langit pada area basah, bisa juga dengan menggunakanskylight untuk membawa masuk sinar matahari, tetapi tetap terlindung dari hujan.

Tanaman
Faktor yang satu ini tidak bisa dilupakan bila ingin menghadirkah gaya alami. Demikian pula halnya di kamar mandi, bisa dengan menaruh beberapa jenis tanaman di bagian sudut kamar mandi.

Bak Mandi
Jenis bak mandi sangat bergantung pada luas area kamar mandi. Bath tub bisa dijadikan pilihan apabila kamar mandi cukup pas. Namun, bila tidak, gentong yang terbuat dari tanah hat bisa dijadikan pilihan.




Sumber : Berbagai Sumber
15.00 No komentar

Menyelimuti dinding dengan batu alam memang sedang tren. Tak cuma untuk dinding eksterior, juga interior. Kehadiran batu alam ini membuat suasana terasa natural. Sayangnya, keindahan batu alam itu acap kali tak bisa dinikmati dalam waktu lama terutama batu alam yang dipasang untuk menutup dinding eksterior. Hujan dan udara lembab membuat batu alam itu cepat tampak kusam dan berlumut. Jika sudah begitu, bukan lagi keindahan yang terlihat, tapi kesan kumuh yang menyebalkan. 

Anda yang kebetulan berniat mendandani interior maupun eksterior rumah dengan batu alam, tentu tak ingin hal itu terjadi bukan? Jika demikian, simaklah saran dari Rossa, marketing manager Wahana Batu Alam, salah satu supplier batu alam di Jakarta. 

Dia menyarankan, sebelum ditempel sebaiknya batu alam yang umumnya berwarna hijau dan cokelat itu direndam dan dicuci bersih terlebih dahulu. ''Setelah dipasang, sebaiknya juga diolesi cairan antilumut sampai tiga lapisan.'' 

Menurut dia, melapisi cairan antilumut merupakan perlakuan wajib yang tak boleh ditinggalkan oleh siapa saja yang hendak mendandani kediamannya dengan batu alam. ''Jenis cairan antilumut ini bermacam-macam, tersedia dari produk lokal maupun impor,'' aku Rossa yang berkantor di Jalan Pangeran Antasari, Jakarta Selatan. Setelah melapisi dengan cairan antilumut, hal selanjutnya yang tak kalah penting untuk dilakukan adalah perawatan. 

Menurut Rossa, perawatan batu alam tidak terlalu sulit. ''Cukup dilumuri cairan antilumut lagi setiap enam bulan sekali.'' Selain itu, jangan lupa pula untuk membersihkan batu alam ini seminggu sekali dengan cara disikat, dicuci, dan disikat kembali. ''Saat menyikat, bisa juga menggunakan pembersih keramik.'' Dan untuk mencegah kehadiran lumut yang membandel, bisa juga dilakukan pemernisan ulang dengan pelapis batu alam. Pernis ulang ini bisa dilakukan setiap enam bulan. ''Merk cairan pelapisnya macam-macam, misalnya Cahaya Paint, dan Movilix.'' 





Sumber : Berbagai Sumber
03.00 No komentar



Ingin menambahkan keindahan taman dengan kolam? Biarkan seputar kolam tetap bersih, namun tambahkan tanaman untuk mempercantik kolam. Anda memiliki kolam yang eye-catching sebagai fokal poin taman hunian.

Memilih tanaman kolam juga melibatkan beberapa pertimbangan. Berikut beberapa jenis tanaman berdasarkan klasifikasi yang dapat dipilih.

Tanaman Oxygenator
Beberapa tanaman dapat dimanfaatkan untuk memelihara kualitas air. Salah satunya adalah tanaman oxygenator atau sering dikenal sebagai hydra.

Seperti namanya, tanaman bernama asli anacharis ini bertujuan menambahkan oksigen dalam air kolam. Tanaman oksigenator berakar ke bawah, tetapi kebanyakan hanya mengapung di air. Tanaman ini bekerja menyerap karbon dioksida dan melepaskan oksigen seiring pertumbuhan mereka.

Umumnya tanaman oxygenator tumbuh dan berkembang biak cukup cepat. Dari beberapa buah saja, dengan tempo singkat berkembang hingga memenuhi kolam.

Bunga Teratai
Ada beberapa varietas lili air atau teratai, namun kebanyakan ideal ditanam dalam wadah yang duduk di dasar kolam. Seiring berjalannya waktu, mereka akan menghasilkan bunga yang menakjubkan dan daun di permukaan air.

Bunga teratai muda akan muncul setelah tanaman cukup subur dan mapan. Tanaman yang cukup tua dapat dilempar begitu saja di kolam, namun tanaman yang muda sebaiknya jangan lebih dari 15 atau 20 cm dari atas kerikil dasar kolam.

Tanaman Marjinal
Beberapa jenis tanaman yang berdaun atau sedikit batang dan cenderung tegak di pinggir kolam dapat ditanam dalam wadah dan ditempatkan di perairan dangkal. Bagi kolam tak bertepi, tanaman marjinal seperti, papirus, futoi, alang-alang dan bunga iris dapat diaplikasikan.

Sebaiknya jangan meletakkan tanaman marjinal langsung di bawah air, namun dapat dimulai dari tepian kolam. Begitu juga, jangan meletakkan tanaman marjinal di bawah air terjun karena dapat membuat mereka busuk dan mati.

Tanaman Mengapung
Beberapa tanaman mengapung seperti water soldier dan eceng gondok juga dapat memperindah kolam di taman Anda. Mereka memiliki fisik mengapung di atas air, begitu pula dengan bunga-bunga indah yang dihasilkan.

Selain itu, mereka juga memberikan keteduhan yang cukup sehingga suhu air juga ikut terjaga ketika cuaca panas. Dan, mereka juga dapat memperlambang pertumbuhan alga.





Sumber : Berbagai Sumber
21.00 No komentar

Membeli rumah seken bukan berarti Anda harus pasrah dengan keadaan rumah yang Anda taksir. Rumah seken juga dapat memberi keleluasaan mendekor dan menciptakan rumah impian Anda.

Namun, bila Anda masih memiliki beberapa pilihan, ada baiknmya perhatikan dahulu penerangan rumah tersebut sebelum menjatuhkan pilihan. Berikut ini beberapa hal yang sebaiknya Anda cek ulang:

Periksa arah hadap rumah
Cobalah mengecek arah hadap rumah Anda. Bukan soal fengsui, namun arah hadap rumah sangat menentukan jumlah cahaya yang dapat masuk ke rumah.

Selain melihat dari pintu utama, cek juga arah hadap jendela. Posisi jendela menentukan dari sisi mana cahaya dapat masuk ke rumah.

Sebagai contoh, pintu rumah Anda menghadap utara, namun rumah yang ingin Anda beli tersebut menghadap ke timur. Maka, setiap pagi rumah Anda akan memiliki banyak cahaya hangat.

Perhatikan juga konsep interior rumah dan ketersediaan jendela di tiap ruangan. Konsep open floormembuat cahaya dapat masuk ke dalam ruangan tanpa terhalang sekat. Dengan banyaknya jendela dan sedikit sekat, Anda tidak perlu khawatir akan ketersediaan cahaya matahari di dalam rumah.

Fungsi ruangan
Anda harus memperhatikan ruangan mana yang akan sering Anda gunakan. Kebutuhan banyaknya cahaya dalam satu ruangan sangat terpengaruh oleh fungsi ruangan yang bersangkutan.

Sebagai contoh, Anda akan lebih membutuhkan sinar matahari di dapur, ruang makan, dan ruang keluarga ketimbang di ruang tidur. Untuk itu, pastikan cahaya dapat mengakses ruang-ruang yang membutuhkannya.

Kondisi jendela
Setelah mematikan setiap ruang mendapat akses cahaya matahari cukup, cobalah mengecek kondisi jendela, kecukupan jumlah jendela, serta kondisi fisik jendela tersebut. Memiliki banyak jendela pun tidak serta-merta memberikan pancaran sinar matahari langsung masuk ke dalam rumah. Hal ini tergantung posisi, ukuran, serta ada dan tidaknya penghalang di luar jendela.

Di sisi lain, jika rumah yang ingin Anda beli memiliki banyak jendela, pertimbangkan juga apakah Anda membutuhkan anggaran besar untuk menutup jendela-jendela tersebut.

Penambahan lampu
Jika sangat menyukai rumah yang tengah dikunjungi, namun Anda merasa rumah tersebut kekurangan cahaya alami, Anda dapat menambahkan pencahayaan buatan. Menambahkan penerangan artifisial di rumah bukan hal sulit. Namun, menambah penerangan artifisial yang tepat dan rapih instalasinya merupakan cerita lain.

Untuk itu, mintalah bantuan profesional untuk hal ini. Pastikan para profesional mengetahui keinginan Anda pada ruangan yang tengah mereka garap.

Anda dapat memberikan beberapa tips bagi mereka, seperti suasana yang diinginkan, kegiatan di ruangan tersebut, atau hal teknis lainnya. Misalnya, pertimbangkan warna cahaya yang tepat untuk ruangan Anda. Setelah itu, cobalah mengeksplorasi kemungkinan jenis lampu untuk memberikan aksen tertentu di ruangan Anda. Jenis lampu ini akan sangat terpengaruh dengan jenis sorotan cahaya sesuai keinginan Anda, baik itu downlight, uplight, side light, atau lampu sorot.

Alternatif lain
Ada alternatif lain untuk membuat rumah terasa lebih terang, yaitu dengan membuat interior rumah Anda lebih cerah. Anda bisa memilih cat dan perabot dengan warna-warna yang mampu memantulkan cahaya. Bila perlu, Anda juga bisa memilih perabotan transparan.

Perabotan semacam ini tidak hanya dapat ikut memantulkan cahaya, namun juga membuat ruangan di dalam rumah Anda tidak terkesan sempit. Anda juga dapat memberikan pencahayaan tambahan berupa accent lighting untuk elemen desain di rumah Anda.





Sumber : Berbagai Sumber
19.00 No komentar

Material kaca banyak digunakan sebagai partisi ataupun pintu penutup kamar mandi. Karakternya ringan tapi berkesan modern, high-tech, bersih, dan memberi efek meluaskan ruangan.

Itulah yang menjadi alasan kaca disukai sebagai material partisi, terutama di kamar mandi. Sedangkan cermin, sudah pasti kita perlukan untuk mematut diri saat mandi.

Jika terlalu sering terkena cipratan air, bahan kaca dan cermin mudah ternoda. Bekas cipratan air meninggalkan bercak-bercak yang kadang sulit hilang jika hanya dibersihkan dengan lap basah saja. Belum lagi noda yang mengandung sabun, sampo, pasta gigi, dan sebagainya.

Semakin lama menempel, semakin sulit noda tersebut dibersihkan. Bahkan kotoran tersebut bisa menempel menjadi kerak.

Kotoran tersebut pastilah membuat tampilan kaca dan cermin menjadi semakin kusam dan buram. Tapi Anda tak perlu khawatir. Banyak produk pembersih kaca yang bisa membuat kaca dan cermin di kamar mandi Anda kembali kinclong.

Tapi Anda juga bisa memanfaatkan bahan-bahan di sekitar. Mudah, kok. Yuk, simak tipsnya!

Cuka Dan Jeruk Nipis
Larutan cuka dan jeruk nipis yang asam bisa mengangkat noda dari permukaan kaca atau cermin dengan baik. Mula-mula lap permukaan kaca dan cermin hingga kering. Lalu sapukan cuka dan air perasan jeruk nipis ke seluruh permukaannya dengan menggunakan lap. Lakukan hingga permukaan kaca bersih cemerlang. Lalu bilas dengan air.

Kapur Tulis
Rendam kapur dalam air hingga seluruhnya basah. Hancurkan hingga menjadi bubuk. Kemudian sapukan pada permukaan kaca dan cermin, terutama pada bagian yang kusam. Ratakan, biarkan kapur mengering. Kemudian bersihkan dengan lap kering. Gunakan lap yang betul-betul menyerap air misalnya kain flanel.

Sampo
Campurkan sampo secukupnya dengan sebaskom air. Basahi seluruh permukaan kaca dengan air hangat. Oleskan air sampo pada kaca, kemudian usap dengan lap bersih. Kotoran hingga, kaca pun kinclong kembali.

Pasta Gigi
Pembersih gigi ini juga bisa Anda manfaatkan untuk membuat kaca kembali berkilau. Oleskan pasta gigi tipis-tipis ke permukaan kaca yang buram. Biarkan sedikit mengering. Lalu lap dengan kain bersih.

Kertas Koran
Anda juga bisa mencoba membuat kaca lebih bersih dengan kertas koran. Setelah kaca dibersihkan dengan bahan-bahan di atas, sebagai sentuhan akhir, lap dengan kertas koran.





Sumber : Berbagai Sumber
01.00 No komentar

House in Kamigamo atau Rumah di Kamigamo ini bertempat di sebuah area yang memiliki ketinggian tanah lebih tinggi dibanding Kota Kyoto, Jepang. Karena itu, lewat lokasi rumah ini, Anda bisa melihat keseluruhan Kyoto melalui sudut pandang bird eye.

Kecerdasan dan keuletan merupakan stereotip yang melekat pada karakteristik masyarakat Jepang. Kedua hal tersebut mampu menjadi perpaduan "berbahaya", sebab dari sanalah banyak hal dapat terjadi sehingga tampak tak ada yang mustahil di mata penduduk Jepang.

Bisa jadi, perpaduan tersebut adalah rahasia di balik kerumitan dan kejeniusan hunian yang tampak sederhana di seantero Jepang. House in Kamigamo merupakan salah satu bukti nyatanya.

House in Kamigamo atau Rumah di Kamigamo ini bertempat di sebuah area yang memiliki ketinggian tanah lebih tinggi dibanding Kota Kyoto, Jepang. Karena itu, lewat lokasi rumah ini, Anda bisa melihat keseluruhan Kyoto melalui sudut pandang bird eye.

Memang, meski terdengar menyenangkan, proyek pembuatan rumah ini bukan perkara mudah. Rumah ini berada di lereng terjal dengan area berbentuk segitiga. Dilihat dari sudut mana pun, area rumah ini sungguh istimewa.

Rumah di Kamigamo merupakan buah tangan dari Dai Nagasaka, arsitek Jepang, yang tergabung dalam firma arsitektur, Méga. Rumah tersebut merupakan rumah sempit yang berdiri di atas rangka besi horizontal dan ditopang oleh tiang-tiang individual. Sementara besi penyangga bagian bawah rumah ini adalah struktur kayu yang menahan atap runcing berbalut panel baja galvanis. Penyangga tersebut mampu menopang konstruksi rumah, barang-barang, serta penghuni di tebing terjal.

Open space
Rumah ini terdiri dari dua lantai bangunan. Bagian interiornya penuh dengan aksen kayu. Perpaduan antara warna kayu yang lebih muda dan lebih tua untuk lantai dan plafon mampu memberikan kesan hangat pada rumah ini.

Sepintas meskipun terlihat sempit, rumah ini berbentuk memanjang dan memiliki konsep open space.Aksen kayu sangat berperan dalam menjaga nuansa hangat di dalam rumah.

Pada bagian eksteriornya, Anda akan menemukan kaca besar di salah satu sisi rumah. Kaca tersebut mampu menampilkan pemandangan seluruh kota di bawah rumah ini.

Pemanfaatan rumah ini juga begitu pepat. Lantai atas berisi dua kamar tidur. Sementara ruang keluarga berada di lantai bawah, termasuk dapur, ruang tamu, ruang makan, dan sebuah area belajar berukuran kecil. Dengan semua karakteristik dan tantangan lokasi yang cukup berat, kenyamanan, gaya, dan kecerdasan seolah terpancar dari hasil akhir rumah ini.




Sumber : Berbagai Sumber
21.00 No komentar

Selain faktor keindahan, kesehatan juga menjadi aspek penting yang perlu diperhatikan dalam membangun rumah. Rumah yang sehat memenuhi beberapa kriteria, antara lain sirkulasi udara yang baik, ruangan yang mendapat cukup cahaya alami dari matahari, tata letak ruangan yang memudahkan pergerakan penghuni untuk beraktivitas, hingga tersedianya lahan terbuka hijau.

Berikut ini penataan rumah sehat yang menitikberatkan pada sirkulasi udara dan pencahayaan alami:

Pencahayaan
Pencahayaan pada ruangan sebaiknya bersumber pada cahaya matahari—selain sehat juga hemat energi. Untuk itu, setiap ruangan sebaiknya memiliki jendela kaca yang terhubung dengan bagian luar rumah.

Penentuan besar dan letak jendela, harus disesuaikan dengan arah matahari. Cahaya matahari yang langsung dari barat akan membuat ruangan sangat panas. Gunakan kanopi jendela untuk menaungi jendela dari cahaya matahari langsung dan menjaga jendela dari cipratan air saat hujan.

Bila satu ruangan tidak memungkinkan untuk dipasang jendela, Anda dapat menggunakan elemen lain, seperti void, skylight (atap genteng kaca), atau penggunaan bahan polycarbonat pada atap garasi. Penggunaan sekat dinding berbahan kaca (glass block) juga bisa membantu pencahayaan, sekaligus sebagai ornamen.

Sirkulasi Udara 
Ruangan yang berbatasan dengan tembok luar rumah dapat menggunakan ventilasi untuk mengalirkan udara, sementara untuk ruangan yang posisinya di tengah bangunan bisa menggunakan saluran penangkap angin.

Selain bentuk-bentuk jendela konvensional, Anda bisa juga membuat jendela bouvenlicht. Jendela ini terdiri dari dua bilah kaca terpisah yang memiliki celah di antara keduanya, yang memungkinkan pertukaran udara. Bouvenlicht umumnya dipasang di kamar mandi.

Selain itu, juga bisa dibuat ventilasi udara berbentuk lubang kisi-kisi angin dengan susunan horizontal pada dinding bangunan. Metode untuk membuat lubang ventilasi juga bervariasi mulai dengan membuat lubang dinding, kusen kayu dengan kisi-kisi arah horizontal , ataupun menggunakan rooster dari bahan beton, metal, aluminium atau kayu.

Sistem terbaik untuk merancang sirkulasi udara alami adalah ventilasi silang (cross ventilation). Pada sistem ini, sirkulasi udara diatur sedemikian rupa agar bisa mengalir dari satu titik ventilasi udara menuju titik ventilasi udara lain, dan sebaliknya. Dengan adanya perbedaan tekanan di dalam dan di luar bangunan, maka aliran udara tidak terjebak di dalam rumah, sehingga rumah bebas dari pengap dan panas.




Sumber : Berbagai Sumber
19.00 No komentar

Membangun rumah yang "lebih dekat dengan alam" seringkali diterjemahkan sebagai rumah yang memiliki banyak tanaman hijau. Padahal, tidak semestinya demikian, karena dengan lahan terbatas, mengapa tidak membuat tanaman di rumah yang memiliki fungsi ganda?

Mengakali keterbatasan lahan dengan "menghijaukan" pagar rumah, misalnya. Namun, jangan sampai Anda memilih tanaman yang salah atau kurang cocok untuk dijadikan tanaman pagar. Berikut ini tujuh tanaman yang dapat Anda manfaatkan untuk menghias pagar atau malah betul-betul dijadikan pagar rumah: 

1. Pohon bambu
Ini adalah salah satu tanaman "serba guna" yang dapat Anda temukan dengan mudah. Bambu dapat ditanam sebagai tanaman indoor dengan kondisi pencahayaan minim, bahkan tanpa tanah. Bahkan, varietas bambu yang lebih besar dapat Anda gunakan sebagai pagar yang kuat.

2. Japanese Holly
Tanaman ini memiliki karakteristik yang cocok untuk menjadi pagar rumah Anda. Japanese Holly memiliki batang berduri dan cukup tinggi.

3. English Ivy
Tanaman ini cukup sulit ditemukan di Indonesia. Namun, tanaman yang seringkali Anda temui di tembok kastil-kastil ini tumbuh dengan cepat dan mampu menutupi seluruh pagar. English Ivy kerap disebut-sebut sebagai tanaman yang baik untuk penderita asma dan orang-orang yang memiliki alergi debu.

4. American Holly
Tanaman ini masih "bersaudara" dengan Japanese Holly. Walaupun tidak setinggi Japanese Holly, American Holly masih menjadi pilihan lantaran kemampuannya menutup pemandangan dengan dedaunannya yang lebat. Hal perlu diingat dari tanaman ini adalah memangkasnya secara teratur.

5. Pakis
Semakin banyak tanaman pakis, semakin banyak pula dedaunan yang menutup rumah Anda. Jika tertarik dengan jenis ini, pilih saja pakis Boston untuk ditanam di atas pagar beton Anda. Ini akan memberikan sentuhan hijau bagi rumah Anda.

6. Clementis
Jika tertarik untuk memberikan sedikit warna pada pagar, Anda bisa mencoba menanam Clementis. Buatlah pagar kayu dan biarkanlah tanaman ini merambat bersama bunganya yang keunguan.

7. Pohon cedar
Pohon yang tinggi dan termasuk pohon jarum ini dapat menjadi pagar untuk rumah. Namun, Anda harus punya kesabaran tinggi untuk merawatnya karena dibutuhkan waktu bertahun-tahun untuk menumbuhkan pohon Cedar dewasa. Jika tertarik, pohon ini cocok sebagai pagar vila atau rumah-rumah besar.




Sumber : Berbagai Sumber
19.00 No komentar

Inilah salah satu inspirasi rumah modern berkonsep "rumah hijau" untuk Anda. Rumah dengan luas 248 meter persegi ini memiliki taman vertikal pada fasadnya.

Rumah tersebut berlokasi di daerah diplomatik bergengsi Travessa do Patrocínio, Lisboa, Portugal. Rumah ini merupakan karya arsitek Luís Rebelo de Andrade, Tiago Rebelo de Andrade, dan Manuel Cachão Tojal.

Para arsitek itu khusus membangun untuk Buildings With Art (BWA) pada 2012 lalu. Berbekal sedikitnya ketersediaan lahan, kemudian berpadu dengan kreativitas, jadilah rumah unik ini berupa "paru-paru mini" dari taman vertikal yang menempel pada fasad rumah.

Taman vertikal ini dipenuhi dengan 4.500 tanaman dari 25 varietas berbeda berasal dari Iberia dan Mediterania. Meskipun cantik, proses perawatan taman vertikal seluas 100 meter persegi ini sungguh rumit.

Rumah ini dibagi menjadi empat bagian, meliputi lantai dasar, lantai satu, lantai dua, dan lantai teratas yang berisi kolam renang mungil terbuka. Lantai dasar rumah ini hanya digunakan sebagai garasi untuk memuat dua mobil.

Selain itu, lantai dasarnya juga digunakan sebagai tempat penyimpanan. Sementara lantai berikutnya berisi tiga kamar tidur dan dua kamar mandi. Adapun ruang beraktivitas, ruang keluarga, dan dapur berada di atasnya. Sementara itu, di bagian terbuka, di tingkat teratas, terdapat sebuah kolam renang.

Selain taman vertikal, satu hal unik yang ditekankan oleh para arsitek rumah ini adalah perbedaan keharuman di tiap ruangan. Di area kolam renang, Anda akan mencium wangi kunyit. Sementara di area tempat tidur, Anda akan mencium aroma lavender. Terakhir, di ruang keluarga, aroma yang menyebar adalah wanginya rosemary.




Sumber : Berbagai Sumber
17.00 No komentar

Berikut beberapa kiat untuk melakukan renovasi :
1. Sesuaikan dana Anda dengan kebutuhan renovasi, pastikan tepat guna!

2. Batasi diri (hawa nafsu) Anda dari keinginan untuk melakukan penambahan di luar perencanaan.

3. Ingat, Anda diikat oleh aturan lahan dan anggaran sebagai limit Anda!!

4. Renovasi belum tentu lebih murah dibandingkan membangun baru, karena renovasi butuh biaya pekerjaan pembongkaran/penghancuran”.

5. Renovasi yang mempertahankan struktur bangunan membutuhkan ide/gagasan dan wawasan yang luas, tidak hanya terpengaruh oleh fungsi ruang yang ada. Jika Anda merasa kurang mampu, Anda bisa minta bantuan seoarang arsitek.

6. Renovasi belum tentu bisa diukur dengan angka sekian juta/m2, karena volume pekerjaan renovasi tidak sama dengan membangun baru.

7. Elemen bangunan belum tentu bisa diprediksi dengan kasat mata untuk digunakan kembali, sebelum terjadi pembongkaran, karena mungkin saja terjadi kerusakan pada elemen-elemen tersebut.

8. Selalu sediakan dana tak terduga.

9. Jika Anda menggunakan jasa arsitek/kontraktor, pilihlah yang tepat. Carilah kandidat sebanyak-banyaknya, sebelum menentukan pilihan.

10. Jika Anda mengerjakan sendiri dengan bantuan mandor/tukang, carilah informasi sebanyak-banyaknya tentang harga material berikut spesifikasinya, karena akan berpengaruh pada perkiraan anggaran.

11. Renovasi akan membutuhkan biaya tambahan akibat perubahan pada elemen mekanikal, elektrikal, dan pemipaan.

12. Pertimbangkan faktor cuaca karena akan memengaruhi kualitas kerja dan kualitas material yang terpasang, juga pekerjaan yang berkaitan dengan bongkar/pasang atap.

13. Semakin sebuah proses membangun terbengkalai maka akan semakin besar pula dana yang akan disediakan kembali untuk melanjutkan.

14. Seringkali luasan menjadi tidak proporsional dan furnitur jadi tidak terpakai karena sebelumnya tidak dipikirkan penempatannya. Maka sebelum renovasi, ukur furnitur Anda. Jangan lupa untuk sesuaikan dengan sistem elektrikal yang baru.

15. Dinding lama yang materialnya mengandung banyak kapur sebaiknya dibuang kapurnya dan dilakukan plester dan aci ulang.

16. Pilih finishing yang tepat untuk material lama, karena finishing baru yang berbeda belum tentu cocok. Misal cat duco, cat kayu (minyak), agak sulit diganti dengan melamik.





Sumber : Berbagai Sumber
05.00 No komentar

Warna berperan sangat penting dalam rumah kita, tapi seringkali kita bingung dalam memilih warna yang cocok untuk mengisi ruangan. Ditambah selera dan keinginan yang berbeda dari penghuni rumah. Ini disebabkan karena karakter dan sifat masing-masing individu sebagai pribadi yang unik.

Untuk membantu Anda, mari kita belajar teori mengenai kombinasi dan karakter warna agar dapat menciptakan warna-warna yang harmonis. Tetapi ini hanya sebatas teori sebagai pedoman untuk mengarahkan saja. Tidak ada patokan untuk mengikuti teori ini. Selanjutnya Anda dapat berkreasi sendiri sesuai dengan selera dan keinginan.

Namanya juga kombinasi, pasti terdiri dari bermacam-macam warna. Walaupun terdiri dari bermacam-macam warna, tetap mempunyai kesatuan yang harmonis. Kombinasi warna ini dapat menghasilkan efek-efek ruang tertentu sehingga suasana pun menjadi berbeda. Ada beberapa macam kombinasi warna ini yaitu monokromatis, analog, komplementer, dan kompleks.

Warna monokromatis dapat menghasilkan kesan tenang. Penggunaan warnanya memiliki value, yaitu terang-gelapnya warna, yang biasanya ditambah dengan warna hitam dan putih. Ada juga intensitas, yakni cerah ke pucat yang sama atau gunakan permainan gradasi warna. Aplikasi kombinasi warna dapat diterapkan pada kamar tidur atau ruang makan.

Terdiri dari warna-warna yang senada. Penggunaan warnanya letaknya masih dekat dan bersebelahan pada lingkaran warna. Agar tidak monoton dalam variasi pemakaiannya, pilih salah satu warna sebagai warna yang dominan sedang lainnya sebagai aksen saja. Kombinasi ini dapat diletakkan pada ruang keluarga atau ruang tamu.





Sumber : Berbagai Sumber
01.00 No komentar

Memasang teralis di rumah memang bak buah simalakama. Bila rumah dijejali teralis, hubungan dengan tetangga bisa menjadi risih. Tapi pemasangan teralis tentu bermanfaat agar rumah tak dibobol maling dengan mudah.

Dengan adanya teralis, daun pintu dan jendela bisa dibiarkan terbuka sehingga udara segar bisa masuk, tanpa takut orang tak dikenal bisa masuk seenaknya ke dalam rumah. Binatang kesayangan dan anak kecil di dalam rumah, juga tak akan keluar ke jalan raya saat para ibu lengah. Berikut beberapa tips untuk membangun teralis:

Hindari model teralis seperti jeruji penjara, tapi gantilah dengan desain bermotif sehingga menghadirkan kesan ramah. Kalau perlu, ganti bahan teralis dengan kayu. 

Pilihlah model teralis yang match dengan arsitektur rumah, sehingga tidak terjadi kontradiksi. 

Untuk keamanan, pilihlah teralis yang jarak antara satu besi dengan besi lainnya tak lebih dari 30x30 cm. Ini ukuran minimal untuk mencegah orang menyusup lewat celah teralis. 

Pasanglah teralis itu pada kusen pintu dan jendela, bukan pada daun pintu dan jendela, dan pastikan bautnya tersembunyi sehingga tak mudah dibongkar.





Sumber : Berbagai Sumber
21.00 No komentar

Salah satu jalan keluar mengatasi udara pengap dan panas di dalam rumah adalah dengan membuat saluran udara atau ventilasi. Namun, terkadang ruang yang tersedia tidak memungkinkan untuk memasang jendela. Untunglah teknologi konstruksi bangunan sekarang Ini menyediakan solusinya, atap yang bisa dibuka-tutup.

Fungsi atap buka-tutup Ini beragam, yakni untuk atap pergola (carport), dapur, koridor, tempat jemuran pakaian, teras, taman, void, garasi, kolam renang, dan sebagainya. Memakai atap buka-tutup dapat menjadi salah satu solusi untuk mengurangi penggunaan listrik di siang hari. Menggunakan atap yang bisa di buka-tutup bisa membuat sirkulasi udara lancar. Namun pada saat turun hujan atap mesti dalam kondisi tertutup. Tergantung kondisi ruangan saja.

Cara kerja atap ini bisa dilakukan secara manual dan otomatis. Untup atap jenis manual, pengoperasian cukup dengan menarik dua tali yang dikaitkan pada besi penghubung daun-daun atap. Jika dijalankan secara otomatis menggunakan motor penggerak bertenaga listrik.




Sumber : Berbagai Sumber
22.00 No komentar

Hari ini Anda mungkin sedang senang-senangnya mengamati rumah anda dari depan. rumah baru, cat baru, desain taman hasil kreasi sendiri. Sayang, sepertinya ada yang kurang. Setelah lama mengamati, barulah Anda tersadar ternyata mobil baru Anda belum memiliki tempat yang sesuai, garasi mobil.

Padahal tanpa garasi, cat mobil Anda akan cepat rusak karena terkena sinar matahari dan air hujan secara langsung. Tetapi bila hanya ditutupi kain penutup mobil, Anda merasa penampilan rumah menjadi berkurang keindahannya.

Jika solusinya adalah membuat garasi, Anda terkendala lahan yang tidak memungkinkan. Berbeda dengan garasi yang tertutup, pembuatan carport menjadi solusi bagi Anda yang memiliki mobil tetapi lahan terbatas.

Carport yang posisinya menjorok ke luar bangunan utama, terkait erat dengan desain rumah. Selain fungsional, carport yang didesain menyerupai pergola akan meningkatkan kualitas fasad rumah, sehingga dapat mempercantik rumah.

Sebelum Anda mulai memilih material carport, ada baiknya Anda mencermati terlebih dahulu rancangannya agar selaras dengan rumah Anda. Pemilihan material carport bisa Anda mulai dengan pemilihan finishing lantai dan penutup atap.

Lantai carport bisa menggunakan bahan yang meneruskan air, atau material yang sama sekali kedap air. Apapun material lantai yang Anda pilih, sebaiknya aman dalam segala kondisi dan cuaca.

Adapun jenis penutup lantai yang dapat Anda aplikasikan yaitu keramik bertekstur kasar, batu alam, koral sikat dan conblok. Untuk model penutup atap beragam jenisnya. Anda bisa memilih transparan, tertutup atau yang bisa keduanya.

Apapun material yang Anda gunakan untuk konstruksi carport anda, sebisa mungkin jangan hanya memperhatikan kecantikan penampilannya saja, tetapi juga kekuatannya. Karena kekuatan lantai dan kekokohan atap carport Anda justru merupakan hal yang terpenting untuk fungsi penggunaan yang lama.




Sumber : Berbagai Sumber
04.00 No komentar

Ornamen taman tak bisa diremehkan begitu saja. Mulai lampu, patung, pijakan dari bebatuan untuk jalan setapak, sampai alat permainan anak-anak seperti ayunan memiliki perannya tersendiri di taman. Namun, tidak sembarang ornamen bisa diletakkan karena akan memengaruhi karakter taman itu sendiri.

Tapi perlu diingat, penambahan ornamen memang hanya pelengkap, prioritas utama tetap pada tanaman-tanamannya. Jadi, jumlah ornamen jangan lebih banyak dari jumlah komposisi tanamannya.

Hal ini disebabkan ornamen taman harus menjadi titik fokus yang menjadi feature dalam taman tersebut. Maka itu, dua jenis ornamen taman pun sebenarnya sudah cukup untuk menjaga komposisi ukuran antara luas taman dan ornamennya.

Salah satu ornamen taman yang banyak dipilih untuk dipasang di taman rumah adalah lampu. Biasanya dipilih lampu dengan bentuk biasa atau lampu sorot. Umumnya, lampu sorot diletakkan di bawah pohon. Peletakan lampu sorot memiliki keistimewaan karena posisinya yang agak tersembunyi tidak akan mengganggu penampilan taman. Itu justru akan memberikan efek dramatis dan romantis pada sebuah taman.

Lain halnya lampu bertiang, yang memiliki fungsi sedikit berbeda dengan lampu sorot walau keduanya sama-sama berfungsi sebagai penerang taman. Lampu model ini hanya sebagai penerang biasa. 




Sumber : Berbagai Sumber
22.00 No komentar

Dari semua bentuk geometris, bentuk ini mungkin menjadi bentuk paling berguna, serta efisien. Bentuk tersebut adalah persegi, yang mampu menampilkan desain sederhana dan klasik di saat bersamaan.

Namun, persegi bukan bentuk geometris alami. Benda-benda di alam tidak memiliki bentuk seteratur persegi, namun justru memiliki bentuk melingkar.

Bisa jadi, ketidakalamian bentuk persegilah yang menjadi daya tarik ketika kita membawanya dalam desain taman. Pasalnya, kita merelasikan bentuk persegi tersebut dengan ruang-ruang dan bangunan tempat kita beraktivitas setiap hari.

Penggunaan persegi di taman yang paling mencolok adalah hardskap. Hardskap adalah bagian dari lanskap yang dikerjakan setelah penanaman, meliputi pot, batu-batu, jalan setapak, lampu, bangku taman, dinding dekoratid, dan berbagai hal lain untuk melengkapi taman.

Menciptakan Kohesi Desain
Pada taman-taman kontemporer, taman tersebut memiliki "misi" untuk merefleksikan gaya bangunan di dekatnya. Karena itulah, bentuk-bentuk seperti persegi memegang peranan penting.

Untuk rumah maupun gedung-gedung modern, taman dengan aksen "kotak-kotak" dapat menjadi aksen menarik sekaligus menampilkan modernitas gedung itu sendiri. Anda juga dapat membuat taman semacam ini dengan membentuk "kotak-kotak" dari ubin, kerikil, dan tanaman Soleirolia soleirolii.

Adanya Keteraturan
Persegi memberikan Anda kesempatan untuk mendapatkan keteraturan di dalam taman. Sebagai contoh, gunakan jalan setapak berbentuk persegi yang dibatasi dengan rumput atau kerikil. Jalan setapak semacam ini bukan hanya cantik, namun juga membuat area terasa lebih besar.

Cara lain membuat taman terasa lebih besar adalah membiarkan rumput tumbuh di dalam beberapa area besar berbentuk persegi. Pembatas sempit persegi-persegi rumput tersebut dapat Anda manfaatkan sebagai jalan setapak.

Membuat Efek Yang Mengantarkan Mata
Jalan setapak berbentuk persegi juga dapat "mengantarkan" mata Anda dan pengunjung rumah Anda ke sebuah titik. Titik tersebut bisa berupa pintu rumah atau justru pagar Anda.

Selain itu, jika teras rumah lebih tinggi daripada taman, Anda bisa juga memanfaatkan tangga yang mengantarkan teras ke taman Anda untuk memberikan aksen berbentuk persegi.

Keteraturan Yang Tidak Membosankan
Memberikan sentuhan "kotak-kotak" ke dalam taman Anda bukan hanya membuat taman menjadi lebih teratur. Dengan menggunakan pola repetitif ini, mata Anda juga akan dimanjakan olehnya.




Sumber : Berbagai Sumber
04.00 No komentar

Dengan tujuan keamanan, penggunaan pagar sudah umum digunakan. Ketika akan memasang pagar rumah, Anda harus jeli dalam memutuskan jenis pagar apa yang akan Anda pasang. Bila pagar tidak sesuai dengan rumah secara keseluruhan, hal ini dapat merusak penampilan rumah secara keseluruhan.

Walaupun kebanyakan orang akan memilih pagar berdasarkan model yang disukai, tetapi ada hal lain yang harus Anda pertimbangkan saat menentukan pagar untuk rumah Anda. Berikut beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum memilih pagar:

Bahan Pagar
Bahan untuk membuat pagar sekarang ini sudah bermacam-macam. Ada yang terbuat dari bahan kayu, logam, batu, maupun tanaman. Untuk menentukan jenis bahan apa yang akan digunakan, perhatikan model rumah Anda. Bila Anda salah memilih pagar, hasilnya tidak terasa kesatuan dalam model rumah.

Desain Pagar
Pagar yang berdesain garis lurus cocok untuk rumah bergaya minimalis. Sedangkan rumah yang bergaya klasik, Anda dapat memilih pagar yang berlekuk dan memberi kesan mewah pada rumah Anda.

Tinggi Rendah Pagar
Hal ini umumnya tergantung dengan lingkungan Anda berada. Bila salah satu tujuan Anda menggunakan pagar untuk keamanan, maka tinggi rendah tanaman dapat Anda sesuaikan dengan lingkungan Anda berada. Apakah lingkungan rumah Anda merupakan lingkungan yang aman atau tidak.

Warna Pagar
Untuk warna, pilih yang sesuai dengan warna rumah Anda dan citra apa yang ingin Anda tampilkan. Sesuaikan warna pagar dengan warna tembok depan secara keseluruhan. 




Sumber : Berbagai Sumber
19.00 No komentar

Batu alam selalu menarik dijadikan elemen dekoratif di bagian rumah, terutama taman. Aplikasi batu alam yang berpadu dengan rimbunnya tanaman membuat taman lebih natural.

Dekorasi batu alam pada taman bisa diterapkan untuk taman dengan berbagai gaya desain. Baik taman bergaya natural, tropis, mediterania, hingga taman modern dan minimalis sekali pun. Penerapan batu alam bisa pada dinding taman, kolam, jalan setapak, batu pijakan dan sebagainya.

Pilihan batu alam sangat beragam
Masing-masing batu memiliki karaktristik yang berbeda. Misalnya batu kali berwarna hitam memiliki kesan kuat, kokoh, tapi sangat alami dan berkesan dingin. Sedangkan batu paras dari Yogyakarta yang berwarna putih gading memberikan kesan lebih hangat dan bernuansa tropis. Batu-batu ini biasanya dijual berupa lempengan. Ada yang bentuknya alami, ada pula yang berbentuk geometris kotak-kotak.Lempengan batu yang berbentuk alami proses pemasangannya lebih sulit. Jika pemasangannya tak tepat, hasilnya kurang menyatu. Lempengan batu yang berbentuk kotak-kotak aplikasinya lebih variatif. Bisa dipasang rata atau pun maju mundur sehingga dinding terlihat lebih bertekstur.

Sedangkan untuk penghias jalan setapak atau menutupi tanah, biasanya digunakan batu koral kecil-kecil. Batu koral pun pilihannya bermacam-macam. Ada yang berwarna hitam atau putih seukuran biji salak, ada pula yang sangat kecil seukuran kacang tanah. Biasanya batu koral dijual dalam kemasan kantung plastik. Selain indah, batu koral ini juga bisa menjadi alat refleksi untuk telapak kaki Anda.

Perawatan
Agar batu alam dekoratif lebih awet, Anda tentu harus melakukan perawatan khusus. Karena letaknya yang bersentuhan dengan udara luar, batu alam rawan kusam dan mudah ditumbuhi lumut.

Supaya bebas lumut dan jamur, lapisi batu alam dengan cairan vernis. Cairan itu akan mencegah pori-pori batu menyerap terlalu banyak air. Perhatikan juga saat pemasangan. Jangan sampai celah di antara batu telalu besar. Dan bersihkan sisa semen secepatnya supaya lapisan batu tak berkerak.



Sumber : Berbagai Sumber
17.00 No komentar

Motif-motif yang menjurus kembali ke alam kini tengah digemari. Tidak hanya di busana, tetapi juga di dunia interior. Misalnya saja motif ikan-ikanan dan penghuni laut lainnya. Lantas di mana motif seperti ini cocok Anda letakkan? Simak tips berikut.

TIANG GORDEN
Ujung tiang gorden juga bisa diseragamkan dengan tatanan rumah. Seperti pada gambar, terlihat motif kerang, ikan, atau kuda laut. Tak sulit, lo, membuatnya. Anda tinggal membentuk motif yang Anda sukai dari kayu lalu menyekrupkannya ke dalam tiang gorden Anda.

KESET HANDUK
Tak sulit mencari keset atau karpet kecil yang bermotf ikan sekarang ini karena tengah digemari. Anda bisa meletakkan keset ini di depan kamar mandi atau kalau berupa karpet, di tempat-tempat tertentu yang penataannya sejenis.

LEMARI KECIL
Jangan abaikan penampilan lemari kecil. Meski sepele, lemari serupa ini dapat juga, lo, memberi aksen memikat. Toh, Anda cuma tinggal memberi gambar dan mewarnainya sesuai warna sekitarnya.

BINGKAI CERMIN
Masih ada benda lain yang bisa pula Anda padukan dengan motif ikan. Misalnya, bingkai cermin. Gunakan saja kayu tipis yang sudah diampelas. Gambari dengan motif yang Anda inginkan lalu beri warna. Agar tampak alami, jangan gunakan kuas untuk mewarnainya. Spons kasar untuk cuci perabot, lebih tepat untuk menghasilkan teknik cat serupa ini.




Sumber : Berbagai Sumber
00.00 No komentar
Older Posts

About me

About Me





Admin Perusahaan CV Aditya Utama. Informasi, Saran, Kritik silahkan hubungi kontak yang tertera di website ini. Terimakasih ^_^.

Labels

Artikel Artikel Arsitektur Artikel Dekorasi Artikel Gaya Hidup Artikel Interior Artikel Unik Artikel eksterior Tips

Pengunjung

Postingan Populer

  • Tips Membuat Pot Bambu Yang Menyatu Dengan Alam
    Seorang ibu mengeluh, rumahnya yang sempit tidak memungkinkan ia menyalurkan hobinya yaitu mengoleksi tanaman hias.  Padahal sebetulnya ia t...
  • Tips Mengatasi Tembok Rumah Yang Retak
    Retak-retak pada dinding yang biasanya halus itu sering disebut 'retak rambut.' Ada berbagai faktor penyebabnya. Di antaranya muai s...
  • Membuat Taman di Atap
    Tinggal di perkotaan dengan lahan terbatas? Bukan alasan untuk melakukan penghijauan di lingkungan rumah. Tapi, kalau lahan memang terbatas,...
  • Tanaman Penyerap Polusi Udara
    Semakin menyempitnya lahan untuk hunian membuat kebanyakan orang mengorbankan ruang terbuka hijau di rumahnya. Dengan lahan rumah yang terba...
  • Semakin Asri dengan Pot Gantung
    Banyak cara untuk menciptakan rumah yang sejuk dan asri karena banyak juga cara untuk menanam tanaman hias di kebun rumah sendiri. Salah sat...
  • 7 Jenis Tanaman Pagar
    Membangun rumah yang "lebih dekat dengan alam" seringkali diterjemahkan sebagai rumah yang memiliki banyak tanaman hijau. Padahal,...
  • Konsep Rumah Hijau "Travessa do Patrocínio"
    Inilah salah satu inspirasi rumah modern berkonsep "rumah hijau" untuk Anda. Rumah dengan luas 248 meter persegi ini memiliki tama...
  • Mempercantik Rumah Dengan Pagar Tanaman
    Gerakan kembali ke alam sudah menjadi gaya hidup. Salah satu wujudnya adalah pembuatan pagar tanaman. Apa yang menarik? Di samping alami dan...
  • Konsep Green House Dengan Vertical Garden
    Vertical Garden atau kebun vertikal seperti menyalahi kodrat dimana tanaman umumnya tumbuh secara horisontal. Namun, solusi ini menjadi jawa...
  • 3 Tipe Pencahayaan Ruangan
    Pencahayaan yang sempurna untuk ruangan adalah hal yang terpenting. Sayangnya, kita tidak bisa membuat pencahayaan yang stabil di sepanjang ...
FOLLOW ME @INSTAGRAM

Created with by ThemeXpose | Distributed By Gooyaabi Templates