facebook google twitter tumblr instagram linkedin
  • Home
  • Tentang Kami
  • Portofolio
    • Griya Manggis
    • House of Shalom
    • Itok House
    • Joglo Kasatrian
  • Liputan Media
  • Kontak
  • Tips

Kontraktor Murah Jogja

CV Aditya Utama Kontraktor Murah Jogja | Kontraktor Yogyakarta | Jasa Bangun Rumah Yogyakarta




Setiap hunian yang memiliki lebih dari satu lantai pasti memerlukan setidaknya satu buah tangga. Mulai bentuk, bahan, desain, hingga metode pembuatannya selalu memiliki ciri khas tersendiri.

Jika Anda berniat untuk menambahkan sebuah tangga di dalam rumah, hal pertama yang perlu diperhatikan adalah jenis konstruksi yang sesuai dengan desainnya. Apakah itu berbahan beton bertulang, kayu, baja, atau konstruksi lain? Untuk mengetahuinya, Anda dapat menyesuaikan jenis konstruksi dengan material yang sudah digunakan sebelumnya. Jika hunian Anda banyak menggunakan konstruksi kayu, maka buatlah tangga dengan konstruksi kayu.

Demikian halnya jika Anda menggunakan konstruksi beton bertulang.Namun, apa pun jenis konstruksi tangga, baik kayu, baja, ataupun beton, untuk finishing dengan menggunakan keramik atau marmer, sebaiknya gunakan solusi bangunan yang bisa mengakomodasi pemasangan keramik di segala permukaan. Menata tangga tidak membutuhkan desain yang terlalu rumit. Pada dasarnya, tangga hanya memiliki bentuk umum, yaitu ‘L’ dan ‘U’.

Setelah memikirkan jenis konstruksi,hal lain yang harus dipertimbangkan adalah bentuk tangga. Tangga dapat memiliki beragam bentuk, seperti tangga yang berdenah melingkar, tangga di bangunan istana Eropa, juga tangga bentuk putar. Bentuk tangga “L”memiliki sebuah poros dan terbagi menjadi dua bagian dengan sudut 90 derajat.

Ada pula yang disebut tangga “U”, yang memiliki sebuah poros dan terbagi menjadi dua bagian dengan sudut 180 derajat, atau dua poros dengan masing-masing besar sudut 90 derajat. Biasanya, ada bagian tangga yang sedikit lebar tanpa ada undakan anak tangga. Bagian poros yang lebar ini biasanya difungsikan sebagai penyedia privasi bagi lantai atas. Itu karena dengan adanya pembagian arah tangga, orang yang berada di bagian bawah tidak dapat langsung melihat “isi” ruangan di lantai atas.

Bagian tangga yang berporos ini bisa juga dijadikan penahan jika terjadi kecelakaan, di mana orang yang jatuh dari tangga tidak langsung terus jatuh ke bawah. Selain itu, bagian ini dapat pula difungsikan sebagai ruang biorama di rumah dengan memberikan foto keluarga. Adapun bila desain tangga Anda dibuat besar dan panjang, pijakan poros ini bisa dijadikan tempat beristirahat sejenak sebelum menuju anak tangga yang bakal mengantarkan Anda ke lantai dua.

Tangga berbentuk ‘U’ dan ‘L’ cukup populer digunakan untuk desain rumah bergaya minimalis karena dapat dipadukan dengan gaya hunianrumah yang memiliki bentuk segi empat. Berbeda halnya dengan bentuk tangga melingkar. Biasanya,model tangga seperti ini memerlukan trik khusus agar bisa diletakkan di dalam rumah tinggal. Misalnya dengan membuat tangga berdiri sendiri di ruangan yang cukup luas.

Sisanya,tangga dapat diposisikan di tempat yang paling mudah dijangkau agar bisa digunakan semaksimal mungkin oleh si empunya rumah. Untuk desain rumah bergaya klasik, model tangga melingkar bisa diterapkan. Ditambah dengan lapisan anak tangga dari marmer bercorak cokelat, yang bisa semakin menegaskan ciri klasik pada hunian. 

Sumber : Koran Sindo 

21.26 No komentar
Older Posts

About me

About Me





Admin Perusahaan CV Aditya Utama. Informasi, Saran, Kritik silahkan hubungi kontak yang tertera di website ini. Terimakasih ^_^.

Labels

Artikel Artikel Arsitektur Artikel Dekorasi Artikel Gaya Hidup Artikel Interior Artikel Unik Artikel eksterior Tips

Pengunjung

Postingan Populer

  • Tips Membuat Pot Bambu Yang Menyatu Dengan Alam
    Seorang ibu mengeluh, rumahnya yang sempit tidak memungkinkan ia menyalurkan hobinya yaitu mengoleksi tanaman hias.  Padahal sebetulnya ia t...
  • Tips Mengatasi Tembok Rumah Yang Retak
    Retak-retak pada dinding yang biasanya halus itu sering disebut 'retak rambut.' Ada berbagai faktor penyebabnya. Di antaranya muai s...
  • Membuat Taman di Atap
    Tinggal di perkotaan dengan lahan terbatas? Bukan alasan untuk melakukan penghijauan di lingkungan rumah. Tapi, kalau lahan memang terbatas,...
  • Tanaman Penyerap Polusi Udara
    Semakin menyempitnya lahan untuk hunian membuat kebanyakan orang mengorbankan ruang terbuka hijau di rumahnya. Dengan lahan rumah yang terba...
  • Semakin Asri dengan Pot Gantung
    Banyak cara untuk menciptakan rumah yang sejuk dan asri karena banyak juga cara untuk menanam tanaman hias di kebun rumah sendiri. Salah sat...
  • 7 Jenis Tanaman Pagar
    Membangun rumah yang "lebih dekat dengan alam" seringkali diterjemahkan sebagai rumah yang memiliki banyak tanaman hijau. Padahal,...
  • Konsep Rumah Hijau "Travessa do Patrocínio"
    Inilah salah satu inspirasi rumah modern berkonsep "rumah hijau" untuk Anda. Rumah dengan luas 248 meter persegi ini memiliki tama...
  • Mempercantik Rumah Dengan Pagar Tanaman
    Gerakan kembali ke alam sudah menjadi gaya hidup. Salah satu wujudnya adalah pembuatan pagar tanaman. Apa yang menarik? Di samping alami dan...
  • Konsep Green House Dengan Vertical Garden
    Vertical Garden atau kebun vertikal seperti menyalahi kodrat dimana tanaman umumnya tumbuh secara horisontal. Namun, solusi ini menjadi jawa...
  • 3 Tipe Pencahayaan Ruangan
    Pencahayaan yang sempurna untuk ruangan adalah hal yang terpenting. Sayangnya, kita tidak bisa membuat pencahayaan yang stabil di sepanjang ...
FOLLOW ME @INSTAGRAM

Created with by ThemeXpose | Distributed By Gooyaabi Templates