facebook google twitter tumblr instagram linkedin
  • Home
  • Tentang Kami
  • Portofolio
    • Griya Manggis
    • House of Shalom
    • Itok House
    • Joglo Kasatrian
  • Liputan Media
  • Kontak
  • Tips

Kontraktor Murah Jogja

CV Aditya Utama Kontraktor Murah Jogja | Kontraktor Yogyakarta | Jasa Bangun Rumah Yogyakarta




Desain-desain interior modern umumnya melibatkan warna solid, kuat, dan terang. Namun, tidak ada salahnya Anda memilih warna-warna lain yang lebih lembut.

Anda dapat menggunakan warna-warna lembut itu dan mendekor rumah Anda tanpa terkesan membosankan. Berikut ini beberapa cara mendekor rumah dengan warna-warna pastel yang lembut itu

Padukan dengan putih

Anda bisa menyandingkan perabot, perlengkapan, atau wallpaper berwarna pastel dengan unsur warna putih. Strategi ini merupakan strategi paling aman yang bisa Anda lakukan dengan warna pastel.

Anda juga bisa menggunakan wallpaper berwarna pastel, contohnya merah muda. Warna ini bisa Anda aplikasikan hanya untuk satu sisi dinding saja. Selebihnya, Anda bisa menggunakan warna putih.

Gunakan kembali warna merah muda untuk lampu, kursi, atau hiasan lain. Batasi jumlah penggunaan warna pastel. Pasalnya, meski memiliki warna yang cenderung lembut, dan warna pastel sebenarnya dapat cukup menonjol.



Kombinasi dengan warna terang

Meskipun tidak dalam jumlah banyak, sedikit saja warna terang dapat membuat interior pastel Anda tampak unik. Sebagai contoh, sebuah ruang penuh dengan warna hijau pastel akan tampak seru dengan penyertaan warna oranye di beberapa titik di ruangan tersebut.


Biarkan benar-benar lembut

Tidak ada salahnya membiarkan ruangan pastel Anda sangat lembut. Sebagai contoh, Anda dapat menggunakan warna putih, abu-abu muda, atau hijau pastel dalam satu ruangan. Warna-warna ini dapat memberikan kesan modern dan menenangkan dalam waktu bersamaan.

Anda juga dapat memilih satu warna pastel tertentu. Sebagai contoh, jika Anda menyukai warna ungu pastel, gunakan warna tersebut pada dinding, perabot, dan aksen pada salah satu ruang di rumah Anda.

Selamat mendekorasi!


Sumber : decoist.com
21.44 No komentar



Bagi pasangan pengantin baru, mendekor interior rumah merupakan salah satu tantangan tersendiri. Pasangan tersebut harus saling berkompromi dalam menentukan desain yang paling tepat. 

Bekerja dengan gaya dua orang yang benar-benar berbeda menjadi hal sulit. Namun, hal tersebut juga bisa menjadi kesempatan menciptakan satu desain dan tampilan baru yang mencampurkan elemen dari sang pria maupun sang wanita. 

Apakah kesulitan tersebut juga Anda hadapi? Berikut ini cara mudah mendekor rumah baru bagi Anda dan pasangan.

Pertama, buat "jembatan" dari gaya Anda dan pasangan lewat berbagai bentuk, material, dan tekstur. Cobalah mengerti alasan di balik ketertarikan Anda dan pasangan atas tampilan sebuah ruangan. Anda dan pasangan berbagi selera yang sama, meski selama ini Anda memilih produk berbeda. 

Misalnya, Anda dan pasangan menyukai alas lantai yang lembut. Namun, pasangan Anda enggan menggunakan lantai karpet karena khawatir dengan kebersihannya. Solusinya, Anda dan pasangan bisa menggunakan rug area yang tampak seperti bulu domba nan lembut. Rug area tetap memberikan kelembutan, namun mudah dibersihkan.

Kedua, berkompromilah. Jika Anda menyukai tampilan klasik, sementara pasangan menyukai desain modern, cobalah mendesain dengan konsep "tidak terlalu klasik dan tidak terlalu modern". Konsep "tengah-tengah" ini menjadi penyelesaian yang baik bagi kedua selera. Namun, jika Anda dan pasangan sama-sama tidak ingin tampilan yang "setengah-setengah", maka cobalah menata interior rumah dengan konsep baru.

Ketiga, perbarui perabotan. Ketidaksukaan seseorang terhadap sebuah perabotan kemungkinan besar disebabkan karena corak atau warnanya yang terlalu mencolok. Jika Anda tidak menyukai sofa atau ottoman yang dimiliki pasangan, mintalah pengganti pelapis sofa tersebut dengan warna yang lebih lembut.

Keempat, tambahkan sesuatu yang "mengejutkan". Tidak selamanya "mengurangi" gaya klasik atau gaya modern dapat menjadi jawaban. Tonjolkan warna atau corak tertentu di satu ruangan. Tentu, batasi penggunaan corak dan warna tersebut agar ruangan tidak terasa "berat". 

Kelima, ulangi desain dan relasikan berbagai barang di ruangan. Repetisi bisa menyatukan seluruh barang di dalam ruangan. Repetisi tidak selalu berarti Anda harus mengulang beberapa corak terus-menerus. Anda bisa mengulang bentuk geometris dalam corak, warna, bahkan materialnya. Cobalah memadupadankan berbagai perabotan kesukaan Anda dan pasangan, tentu dengan mencari kesamaan dalam tiap perabotan

Sumber : KOMPAS.com


22.23 No komentar



Wallpaper atau kertas dinding merupakan salah satu penunjang dekorasi ruangan yang cukup berperan dalam menciptakan keindahan ruangan. Dibanding tahun 1970-an, saat ini wallpaper memang tak begitu banyak digunakan orang. Padahal disain dan bahannya telah jauh berkembang dibanding puluhan tahun lalu. 

Dekorasi dengan wallpaper memiliki keunggulan tersendiri dibanding dinding plontos. Jika punya anak kecil yang suka menjadikan dinding rumah sebagai ajang eksperimen alat menggambarnya, maka wallpaper dapat memanipulasi maha karya si kecil ini.

Wallpaper juga mencegah dinding cepat kotor karena noda. Saat ini di pasaran terdapat banyak model dan corak wallpaper yang bisa disesuaikan dengan perangkat kursi dan perabotan lainnya. Selain itu, pemasangannya pun tak serumit yang dikira.

Wallpaper yang ada di pasaran kebanyakan bercorak kayu vinyl, corak bunga-bunga berkelompok dan motif timbul yang mudah pemasangannya. 

Langkah-langkah pemasangan wallpaper:


Bahan yang dibutuhkan:
  • Pisau 
  • Spons 
  • Gunting 
  • Rol cat 
  • Ember 
  • Air 
  • Pensil 
  • Penggaris 
  • Tali pengukur tegak lurus 
  • Pisau semen 
  • Tangga 
  • Penampung air 

Cara memasang wallpaper 

1. Ukurlah berapa banyak wallpaper yang Anda butuhkan. Biasanya tergantung ukuran ruangan. Toko wallpaper biasanya bisa menentukan berapa banyak wallpaper yang Anda butuhkan dari ukuran tinggi dan keliling ruangan.

2. Baca instruksi yang terdapat pada gulungan wallpaper dengan seksama. Singkirkan semua perabotan yang ada di ruangan yang akan dipasangi wallpaper. 

3. Siapkan bagian yang akan dipasangi wallpaper. Bila dinding rumah pernah dipasangi wallpaper, bukalah wallpaper lama dengan cara menarik potongannya. Wallpaper usang biasanya mudah dikelupas dengan tangan. Namun bila sukar, dapat dipakai pemanas untuk mengelupas. Jangan lupa kenakan sarung tangan karet untuk menghindari panas. Setelah pengelupasan selesai, bersihkan sisa-sisa lem pada dinding dengan bantuan spons dan air. Lem yang masih menempel akan merusak kehalusan pekerjaan dan kerapian wallpaper yang baru dipasang. 

4. Setelah dinding kering dan licin lapisi dinding dengan pelindung latex atau akrilik dan biarkan kering selama 24 jam. 

5. Sebelum mulai menggantung wallpaper, ukurlah terlebih dulu letak wallpaper. Gunakan pengukur tegak lurus dan penggaris untuk menetapkan letak dan ketepatan wallpaper. Buatlah garis samar dengan pensil dengan jarak 48 cm dari pojok dinding. Mulailah pekerjaan dari bagian yang ditandai ini. 

6. Buka gulungan wallpaper dan potong sesuai tinggi dinding, tambahkan 10 cm ke atas dan ke bawah. Jika wallpaper tak dilengkapi perekat, celupkan gulungan dalam penampung air. Goyang-goyangkan gulungan dengan memegang kedua ujung wallpaper. 

7. Tempelkan wallpaper sesuai garis batas yang telah ditandai pensil. Ratakan dengan spons mulai dari tengah ke ujung. Ratakan lagi wallpaper di bagian ujung dinding dan potong sisa kelebihannya. Untuk meratakan hasil potongan, gunakan pisau semen sebagai alas dan potonglah bagian yang tidak rata dengan pisau. 

Selamat memasang wallpaper baru.

Sumber : republika

23.02 No komentar

Beberapa orang berpikir bahwa kamar tidur adalah area pribadi dan hanya akan ditempati oleh pemilik rumah sehingga diabaikan ketika merancang tumah. Bagi beberapa orang yang benar-benar berpikir seperti itu, mereka akan meninggalkan kamar tidur mereka dalam keadaan berantakan dan tidak terorganisir.

Namun, masih ada orang-orang yang ingin memiliki kamar tidur yang dirancang dengan baik untuk menciptakan suasana tidur dan santai yang berkualitas. Sebenarnya itu semua tergantung pada pola pikir masing-masing orang. Tapi tetap saja kebersihan dan sikap teratur adalah pola pikir yang benar. Jadi, jika Anda membuat kamar tidur Anda lebih teratur, sekaranglah saatnya.

Untuk hasil maksimal memang dianjurkan untuk meminta bantuan seorang desainer interior untuk merancang kamar tidur Anda, tetapi jika Anda bisa melakukannya sendiri, mengapa tidak? Anda dapat menghemat banyak uang jika Anda merancang kamar tidur Anda sendiri. Ada beberapa hal yang harus Anda pertimbangkan jika Anda memang benar-benar memutuskan untuk melakukannya sendiri. 

Berikut ini tips-tips yang pasti bisa menjadi referensi untuk Anda :

Tentukan desain dan minat yang Anda sukai

Hal pertama yang harus Anda tentukan sebelum memulai merancang kamar tidur Anda adalah desain dan minat yang Anda sukai. Pikirkan baik-baik apa yang Anda inginkan berada dalam kamar tidur dan tema yang ingin Anda buat. Anda dapat melakukan apapun yang Anda inginkan selama hal itu membuat Anda merasa nyaman. Sebagian besar desain kamar tidur menunjukkan minat dan favorit dari orang yang menghuninya. Biarkan kamar tidur Anda menunjukkan kepribadian Anda. Dengan demikian akan membuat Anda senang tinggal di dalamnya.

Pilih palet warna

Warna merupakan salah satu faktor yang sangat penting karena akan menciptakan jenis suasana untuk kamar tidur Anda. Pilihlah warna yang cocok di kamar tidur dengan mempertimbangkan faktor-faktor dalam ruangan. Salah satu hal yang harus Anda pertimbangkan ketika memilih warna adalah ukuran kamar tidur Anda. Jika kamar tidur Anda kecil, gunakan warna yang lebih ringan agar terlihat lebih besar. Anda juga dapat menambahkan beberapa aksen sehingga akan terlihat lebih menarik. Jika kamar tidur Anda besar, Anda bisa mencoba menggunakan warna-warna mencolok dan menambahkan pola di dinding.

Pertimbangkan ukuran ruangan

Ukuran ruangan adalah satu hal yang perlu diperhatikan. Semua yang Anda butuhkan untuk desain kamar tidur Anda nantinya akan tergantung pada ukuran kamar tidur Anda. Jangan mengisinya dengan terlalu banyak interior jika kamar Anda berukuran kecil. Selain itu, pastikan ada cukup ruang untuk bergerak bebas.

Pilih pola dan tekstur

Menggunakan pola dan tekstur adalah salah satu cara untuk menambah kehidupan ke dalam kamar tidur Anda. Anda dapat menggunakan pola untuk dinding kamar tidur Anda dan benda-benda lain di dalamnya. Pola ini juga dapat digunakan pada tempat tidur. Misalnya, tempatkan karpet di dekat tempat tidur untuk menambahkan tekstur yang lembut. Anda juga dapat menambahkan dekorasi lain yang memiliki tekstur yang berbeda seperti bulu atau beberapa aksen kayu.

Pencahayaan

Cahaya tentu saja sangat penting untuk setiap ruangan. Kamar tidur dengan penerangan yang baik akan membantu melakukan semua kegiatan dalam kamar tidur. Usahakan untuk memasang lampu yang memiliki dimmer, yaitu alat yang mampu mengatur intensitas cahaya. Sebuah kamar tidur yang baik memiliki beberapa jenis pencahayaan karena Anda akan menggunakan cahaya yang berbeda ketika tidur. Anda dapat memberikan kap lampu di samping tempat tidur atau dinding di bagian header sehingga Anda dapat mematikan lampu dan menggunakannya untuk memberikan cahaya yang redup.

Kreatif dan unik

Kreativitas merupakan salah satu hal yang akan membantu Anda mendapatkan desain kamar tidur pribadi Anda sendiri. Perhatikan kembali barang-barang Anda yang dapat digunakan kembali. Anda juga dapat mencoba untuk membuat sendiri dekorasi untuk kamar tidur Anda. Ketika mendekorasi kamar tidur Anda tidak harus mengeluarkan banyak biaya. Yang Anda butuhkan adalah menjadi kreatif.

Tambahkan beberapa aksesoris

Pilihlah aksesoris yang cocok dengan tema kamar tidur Anda. Anda tetap bisa menggunakan kembali benda-benda yang sudah Anda miliki. Cobalah untuk memperbaikinya jika memang rusak. Atau Anda juga bisa pergi berkeliling mencari barang-barang unik dan murah. Aksesoris yang baik adalah aksesoris yang Anda sukai dan cocok dengan suasana kamar tidur.

Pilih furnitur dengan cermat

Kamar tidur Anda akan kosong jika tanpa perabotan. Pertama-tama pilihlah tempat tidur yang baik. Carilah desain tempat tidur yang cocok dengan tema kamar tidur Anda. Kemudian tambahkan meja di samping tempat tidur, tempat duduk, tempat penyimpanan dan barang-barang lain yang Anda butuhkan. Tapi ketika memilih furnitur, jangan hanya melihat desain tetapi pertimbangkan juga ukuran dan kualitas bahan.

Tempat penyimpanan

Semua orang pasti menginginkan kamar tidur yang selalu teratur. Anda dapat memilikinya jika Anda memiliki area penyimpanan yang cukup untuk menyimpan semua barang-barang Anda sehingga tidak berserakan. Ada banyak cara cerdas untuk memiliki banyak ruang penyimpanan di dalam kamar tidur. Perhatikan baik-baik kamar Anda dan temukan tempat yang tepat sebagai area penyimpanan selain lemari pakaian Anda.

Tambahan lain untuk kamar tidur

Jika Anda akan menggunakan kamar tidur untuk tujuan lain, maka Anda harus mempertimbangannya ketika membuat rancangan desain. Ada orang yang menggunakan kamar tidur sebagai ruang kerja. Ada juga yang memiliki area untuk alat seni dan musik. Pertimbangkan semua hal tersebut sebelum terlambat. Hasil yang baik berasal dari perencanaan yang baik pula.

Merancang kamar tidur Anda sendiri sangat bergantung pada ukuran dan bentuk ruangan. Anda juga harus memperhatikan kondisi anggaran. Biaya yang Anda keluarkan tergantung pada jenis kamar yang Anda inginkan. Hal penting lainnya adalah selalu berpikir kreatif sepanjang waktu, yang nantinya pasti dapat menghemat pengeluaran. Semoga tips merancang desain kamar tidur di atas bermanfaat bagi Anda.



22.55 No komentar



Caba ingat kembali, kapan terakhir kali kita mengubah penataan dekorasi atau furnitur di rumah? Atau mengecat kembali dinding kamar atau ruang keluarga dengan warna yang lebih cerah? Bila sulit mengingat waktu yang tepat, berarti sudah saatnya kita melakukan beberapa perubahan untuk membuat rumah terasa lebih segar, sejuk, dan menyenangkan.

Erica Elliott, MD, salah satu penulis buku Prescriptions for a Healthy House mengatakan, pengaturan cahaya dan pemilihan warna dinding di rumah akan mempengaruhi perilaku, kebiasaan, pola tidur, tingkat energi, hingga kesehatan kita sehari-hari. Lalu, apa saja faktor yang perlu kita perhatikan untuk ‘menyulap’ rumah menjadi lebih nyaman?


JAGA KEBERSIHAN

- Taruh Keset. Sebuah riset mengungkapkan, sebanyak 85 persen kotoran yang ada di rumah kita berasal dari sepatu atau sandal. Untuk mengatasi masalah ini, para ahli menyarankan kita untuk meletakkan keset di bagian luar dan dalam pintu rumah. Tindakan ini terbukti dapat mengurangi kotoran masuk ke dalam rumah hingga 60 persen.

- Taruh tanaman. Meletakkan tanaman di dalam area rumah dapat membantu menjaga udara tetap bersih. Jenis palem bambu, sri rejeki, lidah mertua, dan beringin adalah beberapa yang dapat kita pilih. Semua tanaman itu dapat menyaring formaldehida dari karpet dan furnitur.


BUAT LEBIH NYAMAN

- Perbanyak elemen berwarna kalem, seperti biru muda, abu-abu serta hijau. Bisa dengan mengecat dinding atau membeli dekorasi dengan warna-warna tersebut. Jayne Pelosi, ahli makeover rumah sehat mengungkapkan, warna-warna kalem terbukti dapat menurunkan tekanan darah dan membuat hati lebih tenang.

- Tata sesuai kepribadian. Meski ada panduan menata rumah, jangan sampai rumah kehilangan sentuhan personal kita. Menurut Sarah Susanka, penulis buku The Not So Big House, kita akan merasa nyaman di tempat yang sesuai dengan kepribadian kita. Maka itu, pastikan tatanan rumah juga merefleksikan kepribadian kita.


BERI PENERANGAN YANG TEPAT

- Perbanyak akses cahaya alami, karena dapat menyegarkan tubuh, pikiran, dan jiwa. Hal ini diutarakan Richard Hobday, PhD, penulis buku The Light Revolution: Health, Architecture, and the Sun. Buka jendela di setiap ruangan selama 15-30 menit di pagi hari. Bila perlu, pasang kaca yang dilengkapi filter cahaya, sehingga eksposur yang masuk tidak terlalu keras.

- Atur sesuai kebutuhan. Misalnya, untuk dapur harus dilengkapi penerangan yang maksimal, agar proses mengolah dan memasak makanan tetap aman. Sebaliknya, di kamar tidur sebaiknya disediakan lebih dari satu sumber cahaya. Saat tidur, kita dapat menyalakan sumber cahaya yang redup agar hormon melatonin diproduksi tubuh.


Sumber : Preventionindonesia
21.43 No komentar



Bagi umat Islam, mushala merupakan bagian penting di dalam rumah. Jika lahan hunian Anda cukup luas, tak ada salahnya membangun mushala di dalam rumah agar ibadah Anda, keluarga, dan tamu yang berkunjung semakin khusyuk.

Buat sebagian orang, mushala dianggap sebagai bagian penting yang tidak bisa dipisahkan dari ruangan lain di rumah. Biasanya, desain mushala dibuat lebih khusus atau berbeda dengan desain ruangan lain. Tak ada salahnya jika saat ini Anda ingin mempercantik mushala agar Anda merasa lebih nyaman dalam beribadah.

Mushala di dalam rumah tidak harus ditempatkan di bagian utama ruangan. Pemanfaatan sudut kecil, seperti tempat transisi pun bisa dijadikan ruang beribadah yang nyaman.

Pada tahap awal, mungkin Anda bisa memulai “dekorasi” dengan memperbarui cat lama Anda atau diganti dengan bahan penghias dinding yang lain. Karpet tidak bisa dipisahkan dari bagian dalam mushala . Karpet harus selalu dibersihkan, termasuk peralatan shalatnya.

Ada beberapa desain yang dapat dijadikan konsep dalam menata mushala di rumah. Model mushala skylight bisa menjadi pilihan alternatif bagi Anda yang memiliki hunian cukup luas. Mushala skylight tidak selalu ditempatkan di ruang utama. Desain mushala dengan permainan atap ini lebih baik menggunakan plafon berbentuk bulat untuk memberikan nuansa yang lain pada ruang ibadah tersebut.

Sensasi yang berbeda bisa Anda rasakan saat beribadah di dalam mushala  skylight. Selain karena adanya cahaya alami, Anda pun dapat melihat langit saat duduk di sana. Kondisi ini seakan mampu menambah kedekatan Anda dengan Sang Pencipta. Mushala dengan desain tersebut dapat dibangun di bagian depan atau belakang rumah. Bisa juga dibuat dengan menyatukan fungsi ruangan lain, seperti ruang perpustakaan. Merancang mushala bergaya skylight tidak memerlukan lahan yang luas.

Dalam pengaplikasiannya, Anda boleh menggabungkannya ke dalam satu ruangan tertentu. Selain dapat dimanfaatkan oleh penghuni rumahuntuk tujuan khusus, mushala juga bisa dijadikan tempat pengajian bersama keluarga. Tidak hanya itu, Anda pun dapat menjamu tamu saat berbuka puasa bersama. Hal yang mungkin perlu Anda ingat untuk membedakan fungsi mushala  dengan ruangan lain, Anda boleh meletakkan area wudu di antara mushala dan ruang keluarga.

Selain model skylight, mushala gantung juga menawarkan sensasi tersendiri di dalam hunian Anda. Mushala gantung dapat dijadikan alternatif yang tepat untuk diletakkan di lantai dua rumah.

Desain mushala gantung biasanya hampir menyerupai teras yang dipagari kayu. Ruang mushala gantung umumnya dihadirkan dengan desain terbuka, tanpa pintu dan tanpa dinding pembatas. Hal ini dimaksudkan agar udara tetap mengalir vertikal dari atas ke bawah atau bahkan sebaliknya.

Lantai pada mushala  gaya gantung sebaiknya dibuat dengan pemasangan yang sedikit lebih rendah sekitar 30 sentimeter dibandingkan dengan lantai ruangan lain. Efek perbedaan tinggi lantai ini dapat mempertegas fungsi ruangan.Jika mushala dilihat dari lantai satu, maka efek menggantungnya akan terlihat dengan jelas.

Jika hunian Anda memiliki lahan cukup luas, mushala beratap bisa Anda coba untuk menambah kekhusyukan beribadah di rumah. Selain bentuk atap yang dibuat dengan bentuk kubah, pemasangan lantai pada mushala beratap lebih baik menggunakan jenis lantai kayu. Penggunaan lantai kayu di mushala beratap bertujuan memberikan suasana nyaman.

Sumber : Koran Sindo




22.05 No komentar

Motif garis-garis merupakan motif "rendah" risiko. Setidaknya, hal ini adalah pandangan subyektif dari desainer interior asal Kota New York, Elaine Griffin, lewat artikelnya di Realsimple.com.

Sebenarnya, motif ini memang "menyenangkan" bagi dekorator. Pasalnya, motif ini dapat dengan mudah disandingkan dengan berbagai tipe dan peruntukkan ruangan. Di sisi lain, motif garis-garis bukan hanya "mudah", namun juga memberikan "hantaman grafis" pada ruangan manapun.

Dengan dekorasi sederhana dari corak garis-garis, ruangan akan tampak menonjol dengan segera. Bahkan, dekorator Dorothy Draper pernah mengatakan lebih dari itu.

"Semakin lebar garisnya, semakin cerdas efeknya," kata Draper. 

Nah, tahukah Anda, motif garis-garis yang dapat Anda gunakan dalam ruangan bukan hanya garis horizontal dan garis vertikal? Ada beberapa jenis garis dapat Anda bawa sebagai aksen dekorasi interior rumah Anda. Berikut ini beberapa jenis garis tersebut:

Garis chevron

Garis-garis zig-zag ini mampu memberikan efek dalam sekejap. Hanya dengan menyertakan corak ini, Anda dapat menciptakan stimulan visual dan memberikan "kedalaman" pada barang-barang Anda. Anda dapat mengintegrasikannya dengan dinding, bantal, vas, atau bahkan dengan elemen-elemen konstruksi seperti pagar.

Garis horizontal

Garis horizontal mampu "memperbesar" ruangan. Cobalah menggunakan garis-garis ini pada backsplash dapur Anda, atau bahkan kamar Anda.

Garis vertikal

Jika garis horizontal mampu menipu mata Anda dan menjadikan ruangan tempat Anda berada terasa lebih besar, garis vertikal juga mampu melakukannya. Bedanya, garis ini membuat ruangan Anda terasa lebih tinggi.

Bukan garis, namun memiliki efek hampir serupa

Beberapa corak lain memberikan efek hampir sama dengan motif garis-garis. Motif zebra dan kotak-kotak, misalnya, juga dapat memberikan efek yang dramatis pada ruangan Anda.

Trik mendekor dengan garis

Ketika Anda cukup berani untuk memutuskan akan menggunakan garis-garis dalam dekorasi rumah, sebaiknya Anda memperhatikan beberapa hal berikut ini. Pertama, gunakan garis-garis berkontras tinggi untuk ruangan-ruangan yang seringkali "tidak dihiraukan" orang. Salah satu contohnya adalah jalan masuk rumah atau area di belakang pintu masuk rumah Anda.

Namun, pastikan dulu ukuran garis yang Anda tentukan serasi dengan ukuran ruangan. Artinya, semakin besar ruangan Anda, semakin besar pula lebar garis yang dapat Anda gunakan.

Anda juga dapat menggunakan motif ini pada barang-barang yang berukuran lebih kecil. Salah satu contohnya adalah menggunakan motif garis-garis untuk bantal. Anda bisa memadukannya pada beberapa desain yang tampak berbeda, namun memiliki warna senada. Cobalah memadukan garis-garis lebar, tipis, corak paisley, dan sebuah bantal tanpa corak. 

Sumber: Decoist.com
20.16 No komentar


Tak perlu bingung mencari ide warna untuk mendekorasi ulang rumah Anda. Pada pertengahan 2012 lalu, pengamat tren asal Belanda, Lidewij Edelkoort, telah mengemukakan tren yang akan terjadi pada 2013, bahkan hingga 2014 mendatang.

Berdasarkan perkiraan Edelkoort, warna kuning adalah warna merah muda yang baru. Warna ini akan mendominasi interior dan membuat ruangan tersebut lebih "hidup".

Selain itu, warna kuning juga akan menstimulasi warna-warna lain dalam warna palet. Namun, untuk jenis warna kuning yang seperti apa, saat itu, Edelkoort tidak menjelaskannya.

Sementara itu, Martyn Lawrence Bullard dan Jeffrey Alan Marks, "bintang" dari acara Million Dollar Decorators, juga mengatakan dalam situs Glo.msn.com, bahwa warna-warna metalik akan menjadi tren di tahun depan. Nah, mungkinkah, "kuning" yang dimaksud Edelkoort sama dengan "emas" yang dimaksud oleh Bullard dan Marks?

Sumber : Kompas
19.42 No komentar
Older Posts

About me

About Me





Admin Perusahaan CV Aditya Utama. Informasi, Saran, Kritik silahkan hubungi kontak yang tertera di website ini. Terimakasih ^_^.

Labels

Artikel Artikel Arsitektur Artikel Dekorasi Artikel Gaya Hidup Artikel Interior Artikel Unik Artikel eksterior Tips

Pengunjung

Postingan Populer

  • Tips Membuat Pot Bambu Yang Menyatu Dengan Alam
    Seorang ibu mengeluh, rumahnya yang sempit tidak memungkinkan ia menyalurkan hobinya yaitu mengoleksi tanaman hias.  Padahal sebetulnya ia t...
  • Tips Mengatasi Tembok Rumah Yang Retak
    Retak-retak pada dinding yang biasanya halus itu sering disebut 'retak rambut.' Ada berbagai faktor penyebabnya. Di antaranya muai s...
  • Membuat Taman di Atap
    Tinggal di perkotaan dengan lahan terbatas? Bukan alasan untuk melakukan penghijauan di lingkungan rumah. Tapi, kalau lahan memang terbatas,...
  • Tanaman Penyerap Polusi Udara
    Semakin menyempitnya lahan untuk hunian membuat kebanyakan orang mengorbankan ruang terbuka hijau di rumahnya. Dengan lahan rumah yang terba...
  • Semakin Asri dengan Pot Gantung
    Banyak cara untuk menciptakan rumah yang sejuk dan asri karena banyak juga cara untuk menanam tanaman hias di kebun rumah sendiri. Salah sat...
  • 7 Jenis Tanaman Pagar
    Membangun rumah yang "lebih dekat dengan alam" seringkali diterjemahkan sebagai rumah yang memiliki banyak tanaman hijau. Padahal,...
  • Konsep Rumah Hijau "Travessa do Patrocínio"
    Inilah salah satu inspirasi rumah modern berkonsep "rumah hijau" untuk Anda. Rumah dengan luas 248 meter persegi ini memiliki tama...
  • Mempercantik Rumah Dengan Pagar Tanaman
    Gerakan kembali ke alam sudah menjadi gaya hidup. Salah satu wujudnya adalah pembuatan pagar tanaman. Apa yang menarik? Di samping alami dan...
  • Konsep Green House Dengan Vertical Garden
    Vertical Garden atau kebun vertikal seperti menyalahi kodrat dimana tanaman umumnya tumbuh secara horisontal. Namun, solusi ini menjadi jawa...
  • 3 Tipe Pencahayaan Ruangan
    Pencahayaan yang sempurna untuk ruangan adalah hal yang terpenting. Sayangnya, kita tidak bisa membuat pencahayaan yang stabil di sepanjang ...
FOLLOW ME @INSTAGRAM

Created with by ThemeXpose | Distributed By Gooyaabi Templates