facebook google twitter tumblr instagram linkedin
  • Home
  • Tentang Kami
  • Portofolio
    • Griya Manggis
    • House of Shalom
    • Itok House
    • Joglo Kasatrian
  • Liputan Media
  • Kontak
  • Tips

Kontraktor Murah Jogja

CV Aditya Utama Kontraktor Murah Jogja | Kontraktor Yogyakarta | Jasa Bangun Rumah Yogyakarta





Semangat go green tengah dikumandangkan di seluruh penjuru dunia. Tak hanya membangkitkan kesadaran untuk lebih mencintai alam, tapi juga sampai ke gaya hidup. Termasuk pemilihan materi kayu untuk tempat tinggal agar lebih menyatu dengan alam.

Kini, setiap manusia harus menjadi bagian dari program "go green". Mulai dari isu yang global hingga ke hal yang paling dekat dengan kehidupan kita, sebut saja rumah. Material dan konsep yang kini mulai banyak dilirik dalam pembuatan rumah cenderung disesuaikan dengan tema go green atau semangat back to nature. Konsep rumah ini lalu dikenal dengan sebutan rumah ramah lingkungan.

Lantai, tiang-tiang penyangga, atap, pintu dan jendela, kisi-kisi rumah, furnitur, sampai pada hal yang sangat detail, bisa dibuat dengan semangat ini. Antara lain sejumlah ornamen pendukung di taman pada bagian depan atau belakang rumah, yang semuanya mulai banyak menggunakan material yang ramah lingkungan.

Lalu, apa sih sebenarnya efek dari pemilihan sejumlah material back to nature ini terhadap suasana rumah? Sudah barang tentu, kayu dapat memberi kesan hangat, membangun suasana alami, serta ramah lingkungan. Sehingga tak heran bila kini semakin banyak orang beralih dari konsep rumah minimalis ke konsep green house agar dapat sekaligus berpartisipasi dalam program go green.

Selain memanfaatkan material kayu di dalam bangunan rumah utama, sebenarnya ada cara lain untuk membangun semangat go green, terutama bila kondisi rumah sudah permanen dan sulit untuk diubah ke gaya rumah hijau. Salah satu caranya, dengan membuat rumah pohon atau gazebo di halaman rumah.

Imajinasi Si Kecil

Bagaimana dengan rumah pohon? Ya, semua anak pasti pernah bermimpi memiliki ‘rumah pohon'. Andai saja punya rumah di atas pohon, betapa menyenangkan, bukan? Si Kecil bisa berpetualang, memanjat pohon dan menikmati pemandangan dari atas sana. Meski ruang di dalamnya cenderung tak terlalu luas, namun pengalaman berada di dalamnya pasti akan memiliki kesan tersendiri buat Si Kecil.

Banyak sekali ragam desain rumah pohon, dan bahan yang digunakan tentu saja kayu. Salah satunya adalah rumah pohon yang terbuat dari bahan kayu dolken yang dikombinasi tripleks dan atap rumbia. Kayu yang digunakan untuk dinding rumah pohon sebaiknya dipilih yang masih bertekstur alami.

Agar tampak makin natural, pohon ini juga menjadi bagian dari rumah pohon, dengan batang yang masuk sebagian ke dalam rumah. Atapnya dari rumbia yang dipilin amat kuat sehingga tak tembus air. Model rumah pohon ini dibuat menyerupai balkon. Tanpa dinding disetiap sisinya, hanya pagar pembatas saja.

Namun, dalam pembuatan rumah pohon - yang lebih banyak dihuni anak-anak sebaiknya memperhatikan beberapa hal. Idealnya, ketinggian rumah pohon dari atas tanah tak lebih dari 2 meter, agar tak membahayakan anak-anak yang kerap naik turun menyambanginya. Pondasi baja dapat dipilih agar kondisi rumah pohon lebih kuat. Tentu saja ini demi keselamatan dan keamanan Si Kecil yang senang berimajinasi di rumah mungilnya.

Desain dan finishing-nya dapat dibuat lebih atraktif tapi tetap aman buat anak. Untuk lebih memenuhi jiwa petualang Si Kecil, tangganya dapat dibuat dari tali tambang, atau ‘fireman's pole' untuk turun naik lebih cepat. Tambahkan pula perosotan dan ayunan dibawahnya, pasti seru! Anak-anak jadi lebih dekat dengan alam, sekaligus berolah raga di alam terbuka.
22.41 1 komentar
Older Posts

About me

About Me





Admin Perusahaan CV Aditya Utama. Informasi, Saran, Kritik silahkan hubungi kontak yang tertera di website ini. Terimakasih ^_^.

Labels

Artikel Artikel Arsitektur Artikel Dekorasi Artikel Gaya Hidup Artikel Interior Artikel Unik Artikel eksterior Tips

Pengunjung

Postingan Populer

  • Tips Membuat Pot Bambu Yang Menyatu Dengan Alam
    Seorang ibu mengeluh, rumahnya yang sempit tidak memungkinkan ia menyalurkan hobinya yaitu mengoleksi tanaman hias.  Padahal sebetulnya ia t...
  • Tips Mengatasi Tembok Rumah Yang Retak
    Retak-retak pada dinding yang biasanya halus itu sering disebut 'retak rambut.' Ada berbagai faktor penyebabnya. Di antaranya muai s...
  • Membuat Taman di Atap
    Tinggal di perkotaan dengan lahan terbatas? Bukan alasan untuk melakukan penghijauan di lingkungan rumah. Tapi, kalau lahan memang terbatas,...
  • Tanaman Penyerap Polusi Udara
    Semakin menyempitnya lahan untuk hunian membuat kebanyakan orang mengorbankan ruang terbuka hijau di rumahnya. Dengan lahan rumah yang terba...
  • Semakin Asri dengan Pot Gantung
    Banyak cara untuk menciptakan rumah yang sejuk dan asri karena banyak juga cara untuk menanam tanaman hias di kebun rumah sendiri. Salah sat...
  • 7 Jenis Tanaman Pagar
    Membangun rumah yang "lebih dekat dengan alam" seringkali diterjemahkan sebagai rumah yang memiliki banyak tanaman hijau. Padahal,...
  • Konsep Rumah Hijau "Travessa do Patrocínio"
    Inilah salah satu inspirasi rumah modern berkonsep "rumah hijau" untuk Anda. Rumah dengan luas 248 meter persegi ini memiliki tama...
  • Mempercantik Rumah Dengan Pagar Tanaman
    Gerakan kembali ke alam sudah menjadi gaya hidup. Salah satu wujudnya adalah pembuatan pagar tanaman. Apa yang menarik? Di samping alami dan...
  • Konsep Green House Dengan Vertical Garden
    Vertical Garden atau kebun vertikal seperti menyalahi kodrat dimana tanaman umumnya tumbuh secara horisontal. Namun, solusi ini menjadi jawa...
  • 3 Tipe Pencahayaan Ruangan
    Pencahayaan yang sempurna untuk ruangan adalah hal yang terpenting. Sayangnya, kita tidak bisa membuat pencahayaan yang stabil di sepanjang ...
FOLLOW ME @INSTAGRAM

Created with by ThemeXpose | Distributed By Gooyaabi Templates