3 Tipe Pencahayaan Ruangan

by - 07.02



Pencahayaan yang sempurna untuk ruangan adalah hal yang terpenting. Sayangnya, kita tidak bisa membuat pencahayaan yang stabil di sepanjang musim. Mungkin di musim panas kita bisa menciptakan ruangan dengan cahaya yang pas, namun ketika beralih ke musim hujan, cahaya otomatis menjadi lebih redup dan sulit untuk membuatnya kembali cerah.

Michael Murphy, seorang desainer interior mengatakan bahwa rahasia dari pencahayaan yang tepat adalah keseimbangan yang pas antara tiga hal: ambient, task, dan accent. Dikutip dari Elledecor.com, berikut ini penjelasan yang lebih rinci mengenai tiga tipe pencahayaan tersebut:


Ambient Lighting (Pencahayaan untuk menentukan suasana)

Sesuai namanya, Ambient lighting gunanya untuk menentukan suasana ruangan secara keseluruhan. Untuk menciptakan pencahayaan dengan suasana nyaman, coba bayangkan pencahayaan tersembunyi seperti dari lilin. “Suasana pencahayaan bisa memberikan penerangan menyeluruh di setiap sudut ruangan,” jelas Murphy.

Menggunakan peredup cahaya untuk mengontrol tingkat pencahayaan yang pas bisa memberikan Anda banyak kemudahan.

“Makan malam bersama keluarga dan teman-teman bisa menjadi momen yang cerah dan bahagia, namun jika Anda menambahkan peredup cahaya Anda bisa lebih mudah menciptakan suasana makan malam remang-remang yang romantis,” katanya.

Tips: Ketika memasang kabel untuk kamar Anda, pasang juga sirkuit bercabang. Hal ini bisa membantu Anda ketika ingin meredupkan beberapa lampu, sementara membuat area lain tetap cerah. Ini adalah solusi praktis untuk mereka yang ingin menciptakan suasana yang sempurna dalam sekejap.

Task Lighting (Pencahayaan untuk membantu pekerjaan/aktivitas)

Pencahayaan ini sangat penting ketika Anda hendak melakukan aktivitas di dalam rumah. Seperti memasak, melakukan pekerjaan rumah, atau hendak bersiap-siap ke kamar mandi. Di dapur, Anda bisa memasang pencahayaan dibawah kabinet untuk menerangi daerah persiapan memasak. Sementara itu Anda bisa memasang lampu lantai stylish untuk bertugas memberi pencahayaan sempurna di ruang tamu atau kamar tidur.

Task lighting ini juga berguna di kamar mandi dengan memasang sconce (luminair hias dekoratif yang dipajang di dinding – berguna untuk memberi pencahayaan yang menyebar). Untuk tampilan bergaya kontemporer, Murphy menyarankan untuk menambah lampu gantung. “Memasang lampu gantung di kamar mandi kini mulai menjadi tren,” katanya.

Tips: Penyebaran cahaya menjadi begitu penting bahkan ketika Anda hendak memasang penerangan di kamar mandi. Salah satu cara mudahnya adalah dengan memastikan jumlah cahaya yang sama dari satu sisi ruangan. Pastikan pasokan cahaya ini bisa mengganti lampu yang biasa terpasang di atas ruangan. Pencahayaan ini juga bisa membantu mencegah hadirnya bayangan dan cocok ketika Anda hendak bercukur di kamar mandi.

Accent Lighting (pencahayaan untuk mempertegas dekorasi/aksen)

Murphy merekomendasikan untuk memberi aksen pencahayaan agar menampilkan objek tertentu, seperti seni patung atau rak buku. “Hal ini juga dapat digunakan untuk menyoroti dinding bertekstur atau fitur arsitektur dengan nilai artistik lainnya,” katanya.

Biasanya orang akan memasang pencahayaan dibelakang objek dengan lampu sorot, namun pencahayaan dengan lilin juga bisa menjadi pilihan. “Cahaya redup yang diciptakan ini cenderung menciptakan suasana yang menyenangkan,” namun jangan memilih lilin wewangian, terutama ketika hendak menerangi area meja makan.

Tips: Untuk menciptakan ruang yang sempurna menampilkan koleksi seni, coba gunakan lampu sorot yang dioperasikan dengan baterai dan remote control.


Sumber : Okezone

You May Also Like

0 komentar