facebook google twitter tumblr instagram linkedin
  • Home
  • Tentang Kami
  • Portofolio
    • Griya Manggis
    • House of Shalom
    • Itok House
    • Joglo Kasatrian
  • Liputan Media
  • Kontak
  • Tips

Kontraktor Murah Jogja

CV Aditya Utama Kontraktor Murah Jogja | Kontraktor Yogyakarta | Jasa Bangun Rumah Yogyakarta


Hanya dengan tanah seluas 36,95 meter persegi, Fujiwaramuro Architects dapat membangun sebuah rumah nyaman bagi keluarga kecil. Hasil karyanya di Nada, Hyogo, Jepang, ini terbilang lengkap dengan ruang parkir, ruang keluarga, kamar tidur utama, kamar anak, dapur, ruang makan, hingga ruang penyimpanan, balkon mungil, serta sebuah teras atap.

Dilihat dari depan, rumah ini tampak sangat ramping. Fasadnya penuh dengan deretan kayu yang dijejerkan secara vertikal. Di dalam, rumah ini juga penuh dengan aksen kayu. Selain lantai, lis pintu dan jendela, perabotan, serta aksen yang berfungsi ganda sebagai rak penyimpanan juga terbuat dari kayu. Namun, kesan lebih ringan justeru didapatkan dari penggunaan warna putih di seluruh dinding rumah ini.

Dengan tanah hanya seluas 36,95 meter persegi, tim Fujiwaramuro Architects hanya menggunakan 22,13 meter persegi tanah. Dari luas tersebut, mereka membangun sebuah rumah bertingkat dengan jumlah luas lantai sebesar 63,33 meter persegi.

Fujiwaramuro Architects terlihat berupaya "melawan" rasa tertekan dan terjebak dalam ruang sempit dengan membangun atrium di tengah-tengah rumah. Area terbuka tersebut memberikan sinar matahari langsung dari atap hingga mencapai lantai dasar rumah ini. Dengan cara tersebut, penghuni rumah dapat "bernapas" di dalam rumah tanpa merasa terpenjara.

Selain itu, cara lain ditempuh Fujiwaramuro Architects adalah membuat ruang-ruang di rumah ini tersembunyi tanpa adanya pintu. Meskipun minim jendela, cara ini mampu menciptakan ruang penuh dengan sinar matahari.

Selain itu, rumah ini tidak membuang banyak ruang. Bagian atrium di tengah rumah tidak dibiarkan kosong begitu saja. Bagian ini juga berfungsi sebagai ruang penyimpanan. Deretan kayu pada dinding dapat menjadi tempat menyimpan buku, hingga alat memasak.

Untuk mengakses seluruh lantai rumah ini, penghuninya harus menggunakan tangga-tangga kecil atau ladder. Tangga tersebut bukan hanya membuat penghuninya dapat mengakses seluruh rumah, namun juga mencapai teras atap. Meski rumah ini sangat cocok bagi gaya hidup urban sebuah keluarga muda, sayangnya dengan jenis tangga seperti ini, rumah ramping karya Fujiwaramuro Architects tidak ramah bagi lansia.





Sumber : Berbagai Sumber
17.00 No komentar

Kamar mandi masa kini tidak hanya dipandang sebagai tempat membersihkan diri, tetapi juga menjadi tempat yang didesain sedemikian rupa agar nyaman. Kamar mandi nyaman bisa membuat orang betah berlama-lama di dalamnya, entah untuk santai ataupun mencari inspirasi.

Salah satu desain atau konsep yang dipakai untuk membangun kenyamanan di dalam kamar mandi adalah kehadiran nuansa alam. Seperti beberapa cara berikut ini, misalnya: 

Lantai
Jika tidak ingin menggunakan batu alam asli karena tidak sesuai dengan selera atau dianggap terlampau mahal, lantai dari bahan keramik bisa jadi alternatif. Ukuran serta desain keramik kini memang banyak ditawarkan dalam varian begitu luas sehingga memberikan keleluasaan bagi siapa pun untuk berkreasi.

Sebutlah misalnya, corak alam bisa dihadirkan dengan menggunakan lantai keramik yang memiliki corak menyerupai batu alam dan berwarna gelap. Penggunaan batu koral di beberapa bagian kamar mandi pun bisa dipertimbangkan untuk menambah kesan alami.

Desain
Gaya alami kamar mandi bisa diterapkan dengan membuat kamar mandi setengah terbuka. Bisa dengan memberi bukaan langsung ke arah langit pada area basah, bisa juga dengan menggunakanskylight untuk membawa masuk sinar matahari, tetapi tetap terlindung dari hujan.

Tanaman
Faktor yang satu ini tidak bisa dilupakan bila ingin menghadirkah gaya alami. Demikian pula halnya di kamar mandi, bisa dengan menaruh beberapa jenis tanaman di bagian sudut kamar mandi.

Bak Mandi
Jenis bak mandi sangat bergantung pada luas area kamar mandi. Bath tub bisa dijadikan pilihan apabila kamar mandi cukup pas. Namun, bila tidak, gentong yang terbuat dari tanah hat bisa dijadikan pilihan.




Sumber : Berbagai Sumber
15.00 No komentar

Menyelimuti dinding dengan batu alam memang sedang tren. Tak cuma untuk dinding eksterior, juga interior. Kehadiran batu alam ini membuat suasana terasa natural. Sayangnya, keindahan batu alam itu acap kali tak bisa dinikmati dalam waktu lama terutama batu alam yang dipasang untuk menutup dinding eksterior. Hujan dan udara lembab membuat batu alam itu cepat tampak kusam dan berlumut. Jika sudah begitu, bukan lagi keindahan yang terlihat, tapi kesan kumuh yang menyebalkan. 

Anda yang kebetulan berniat mendandani interior maupun eksterior rumah dengan batu alam, tentu tak ingin hal itu terjadi bukan? Jika demikian, simaklah saran dari Rossa, marketing manager Wahana Batu Alam, salah satu supplier batu alam di Jakarta. 

Dia menyarankan, sebelum ditempel sebaiknya batu alam yang umumnya berwarna hijau dan cokelat itu direndam dan dicuci bersih terlebih dahulu. ''Setelah dipasang, sebaiknya juga diolesi cairan antilumut sampai tiga lapisan.'' 

Menurut dia, melapisi cairan antilumut merupakan perlakuan wajib yang tak boleh ditinggalkan oleh siapa saja yang hendak mendandani kediamannya dengan batu alam. ''Jenis cairan antilumut ini bermacam-macam, tersedia dari produk lokal maupun impor,'' aku Rossa yang berkantor di Jalan Pangeran Antasari, Jakarta Selatan. Setelah melapisi dengan cairan antilumut, hal selanjutnya yang tak kalah penting untuk dilakukan adalah perawatan. 

Menurut Rossa, perawatan batu alam tidak terlalu sulit. ''Cukup dilumuri cairan antilumut lagi setiap enam bulan sekali.'' Selain itu, jangan lupa pula untuk membersihkan batu alam ini seminggu sekali dengan cara disikat, dicuci, dan disikat kembali. ''Saat menyikat, bisa juga menggunakan pembersih keramik.'' Dan untuk mencegah kehadiran lumut yang membandel, bisa juga dilakukan pemernisan ulang dengan pelapis batu alam. Pernis ulang ini bisa dilakukan setiap enam bulan. ''Merk cairan pelapisnya macam-macam, misalnya Cahaya Paint, dan Movilix.'' 





Sumber : Berbagai Sumber
03.00 No komentar



Ingin menambahkan keindahan taman dengan kolam? Biarkan seputar kolam tetap bersih, namun tambahkan tanaman untuk mempercantik kolam. Anda memiliki kolam yang eye-catching sebagai fokal poin taman hunian.

Memilih tanaman kolam juga melibatkan beberapa pertimbangan. Berikut beberapa jenis tanaman berdasarkan klasifikasi yang dapat dipilih.

Tanaman Oxygenator
Beberapa tanaman dapat dimanfaatkan untuk memelihara kualitas air. Salah satunya adalah tanaman oxygenator atau sering dikenal sebagai hydra.

Seperti namanya, tanaman bernama asli anacharis ini bertujuan menambahkan oksigen dalam air kolam. Tanaman oksigenator berakar ke bawah, tetapi kebanyakan hanya mengapung di air. Tanaman ini bekerja menyerap karbon dioksida dan melepaskan oksigen seiring pertumbuhan mereka.

Umumnya tanaman oxygenator tumbuh dan berkembang biak cukup cepat. Dari beberapa buah saja, dengan tempo singkat berkembang hingga memenuhi kolam.

Bunga Teratai
Ada beberapa varietas lili air atau teratai, namun kebanyakan ideal ditanam dalam wadah yang duduk di dasar kolam. Seiring berjalannya waktu, mereka akan menghasilkan bunga yang menakjubkan dan daun di permukaan air.

Bunga teratai muda akan muncul setelah tanaman cukup subur dan mapan. Tanaman yang cukup tua dapat dilempar begitu saja di kolam, namun tanaman yang muda sebaiknya jangan lebih dari 15 atau 20 cm dari atas kerikil dasar kolam.

Tanaman Marjinal
Beberapa jenis tanaman yang berdaun atau sedikit batang dan cenderung tegak di pinggir kolam dapat ditanam dalam wadah dan ditempatkan di perairan dangkal. Bagi kolam tak bertepi, tanaman marjinal seperti, papirus, futoi, alang-alang dan bunga iris dapat diaplikasikan.

Sebaiknya jangan meletakkan tanaman marjinal langsung di bawah air, namun dapat dimulai dari tepian kolam. Begitu juga, jangan meletakkan tanaman marjinal di bawah air terjun karena dapat membuat mereka busuk dan mati.

Tanaman Mengapung
Beberapa tanaman mengapung seperti water soldier dan eceng gondok juga dapat memperindah kolam di taman Anda. Mereka memiliki fisik mengapung di atas air, begitu pula dengan bunga-bunga indah yang dihasilkan.

Selain itu, mereka juga memberikan keteduhan yang cukup sehingga suhu air juga ikut terjaga ketika cuaca panas. Dan, mereka juga dapat memperlambang pertumbuhan alga.





Sumber : Berbagai Sumber
21.00 No komentar

Membeli rumah seken bukan berarti Anda harus pasrah dengan keadaan rumah yang Anda taksir. Rumah seken juga dapat memberi keleluasaan mendekor dan menciptakan rumah impian Anda.

Namun, bila Anda masih memiliki beberapa pilihan, ada baiknmya perhatikan dahulu penerangan rumah tersebut sebelum menjatuhkan pilihan. Berikut ini beberapa hal yang sebaiknya Anda cek ulang:

Periksa arah hadap rumah
Cobalah mengecek arah hadap rumah Anda. Bukan soal fengsui, namun arah hadap rumah sangat menentukan jumlah cahaya yang dapat masuk ke rumah.

Selain melihat dari pintu utama, cek juga arah hadap jendela. Posisi jendela menentukan dari sisi mana cahaya dapat masuk ke rumah.

Sebagai contoh, pintu rumah Anda menghadap utara, namun rumah yang ingin Anda beli tersebut menghadap ke timur. Maka, setiap pagi rumah Anda akan memiliki banyak cahaya hangat.

Perhatikan juga konsep interior rumah dan ketersediaan jendela di tiap ruangan. Konsep open floormembuat cahaya dapat masuk ke dalam ruangan tanpa terhalang sekat. Dengan banyaknya jendela dan sedikit sekat, Anda tidak perlu khawatir akan ketersediaan cahaya matahari di dalam rumah.

Fungsi ruangan
Anda harus memperhatikan ruangan mana yang akan sering Anda gunakan. Kebutuhan banyaknya cahaya dalam satu ruangan sangat terpengaruh oleh fungsi ruangan yang bersangkutan.

Sebagai contoh, Anda akan lebih membutuhkan sinar matahari di dapur, ruang makan, dan ruang keluarga ketimbang di ruang tidur. Untuk itu, pastikan cahaya dapat mengakses ruang-ruang yang membutuhkannya.

Kondisi jendela
Setelah mematikan setiap ruang mendapat akses cahaya matahari cukup, cobalah mengecek kondisi jendela, kecukupan jumlah jendela, serta kondisi fisik jendela tersebut. Memiliki banyak jendela pun tidak serta-merta memberikan pancaran sinar matahari langsung masuk ke dalam rumah. Hal ini tergantung posisi, ukuran, serta ada dan tidaknya penghalang di luar jendela.

Di sisi lain, jika rumah yang ingin Anda beli memiliki banyak jendela, pertimbangkan juga apakah Anda membutuhkan anggaran besar untuk menutup jendela-jendela tersebut.

Penambahan lampu
Jika sangat menyukai rumah yang tengah dikunjungi, namun Anda merasa rumah tersebut kekurangan cahaya alami, Anda dapat menambahkan pencahayaan buatan. Menambahkan penerangan artifisial di rumah bukan hal sulit. Namun, menambah penerangan artifisial yang tepat dan rapih instalasinya merupakan cerita lain.

Untuk itu, mintalah bantuan profesional untuk hal ini. Pastikan para profesional mengetahui keinginan Anda pada ruangan yang tengah mereka garap.

Anda dapat memberikan beberapa tips bagi mereka, seperti suasana yang diinginkan, kegiatan di ruangan tersebut, atau hal teknis lainnya. Misalnya, pertimbangkan warna cahaya yang tepat untuk ruangan Anda. Setelah itu, cobalah mengeksplorasi kemungkinan jenis lampu untuk memberikan aksen tertentu di ruangan Anda. Jenis lampu ini akan sangat terpengaruh dengan jenis sorotan cahaya sesuai keinginan Anda, baik itu downlight, uplight, side light, atau lampu sorot.

Alternatif lain
Ada alternatif lain untuk membuat rumah terasa lebih terang, yaitu dengan membuat interior rumah Anda lebih cerah. Anda bisa memilih cat dan perabot dengan warna-warna yang mampu memantulkan cahaya. Bila perlu, Anda juga bisa memilih perabotan transparan.

Perabotan semacam ini tidak hanya dapat ikut memantulkan cahaya, namun juga membuat ruangan di dalam rumah Anda tidak terkesan sempit. Anda juga dapat memberikan pencahayaan tambahan berupa accent lighting untuk elemen desain di rumah Anda.





Sumber : Berbagai Sumber
19.00 No komentar

Material kaca banyak digunakan sebagai partisi ataupun pintu penutup kamar mandi. Karakternya ringan tapi berkesan modern, high-tech, bersih, dan memberi efek meluaskan ruangan.

Itulah yang menjadi alasan kaca disukai sebagai material partisi, terutama di kamar mandi. Sedangkan cermin, sudah pasti kita perlukan untuk mematut diri saat mandi.

Jika terlalu sering terkena cipratan air, bahan kaca dan cermin mudah ternoda. Bekas cipratan air meninggalkan bercak-bercak yang kadang sulit hilang jika hanya dibersihkan dengan lap basah saja. Belum lagi noda yang mengandung sabun, sampo, pasta gigi, dan sebagainya.

Semakin lama menempel, semakin sulit noda tersebut dibersihkan. Bahkan kotoran tersebut bisa menempel menjadi kerak.

Kotoran tersebut pastilah membuat tampilan kaca dan cermin menjadi semakin kusam dan buram. Tapi Anda tak perlu khawatir. Banyak produk pembersih kaca yang bisa membuat kaca dan cermin di kamar mandi Anda kembali kinclong.

Tapi Anda juga bisa memanfaatkan bahan-bahan di sekitar. Mudah, kok. Yuk, simak tipsnya!

Cuka Dan Jeruk Nipis
Larutan cuka dan jeruk nipis yang asam bisa mengangkat noda dari permukaan kaca atau cermin dengan baik. Mula-mula lap permukaan kaca dan cermin hingga kering. Lalu sapukan cuka dan air perasan jeruk nipis ke seluruh permukaannya dengan menggunakan lap. Lakukan hingga permukaan kaca bersih cemerlang. Lalu bilas dengan air.

Kapur Tulis
Rendam kapur dalam air hingga seluruhnya basah. Hancurkan hingga menjadi bubuk. Kemudian sapukan pada permukaan kaca dan cermin, terutama pada bagian yang kusam. Ratakan, biarkan kapur mengering. Kemudian bersihkan dengan lap kering. Gunakan lap yang betul-betul menyerap air misalnya kain flanel.

Sampo
Campurkan sampo secukupnya dengan sebaskom air. Basahi seluruh permukaan kaca dengan air hangat. Oleskan air sampo pada kaca, kemudian usap dengan lap bersih. Kotoran hingga, kaca pun kinclong kembali.

Pasta Gigi
Pembersih gigi ini juga bisa Anda manfaatkan untuk membuat kaca kembali berkilau. Oleskan pasta gigi tipis-tipis ke permukaan kaca yang buram. Biarkan sedikit mengering. Lalu lap dengan kain bersih.

Kertas Koran
Anda juga bisa mencoba membuat kaca lebih bersih dengan kertas koran. Setelah kaca dibersihkan dengan bahan-bahan di atas, sebagai sentuhan akhir, lap dengan kertas koran.





Sumber : Berbagai Sumber
01.00 No komentar
Older Posts

About me

About Me





Admin Perusahaan CV Aditya Utama. Informasi, Saran, Kritik silahkan hubungi kontak yang tertera di website ini. Terimakasih ^_^.

Labels

Artikel Artikel Arsitektur Artikel Dekorasi Artikel Gaya Hidup Artikel Interior Artikel Unik Artikel eksterior Tips

Pengunjung

Postingan Populer

  • Tips Membuat Pot Bambu Yang Menyatu Dengan Alam
    Seorang ibu mengeluh, rumahnya yang sempit tidak memungkinkan ia menyalurkan hobinya yaitu mengoleksi tanaman hias.  Padahal sebetulnya ia t...
  • Tips Mengatasi Tembok Rumah Yang Retak
    Retak-retak pada dinding yang biasanya halus itu sering disebut 'retak rambut.' Ada berbagai faktor penyebabnya. Di antaranya muai s...
  • Membuat Taman di Atap
    Tinggal di perkotaan dengan lahan terbatas? Bukan alasan untuk melakukan penghijauan di lingkungan rumah. Tapi, kalau lahan memang terbatas,...
  • Tanaman Penyerap Polusi Udara
    Semakin menyempitnya lahan untuk hunian membuat kebanyakan orang mengorbankan ruang terbuka hijau di rumahnya. Dengan lahan rumah yang terba...
  • Semakin Asri dengan Pot Gantung
    Banyak cara untuk menciptakan rumah yang sejuk dan asri karena banyak juga cara untuk menanam tanaman hias di kebun rumah sendiri. Salah sat...
  • 7 Jenis Tanaman Pagar
    Membangun rumah yang "lebih dekat dengan alam" seringkali diterjemahkan sebagai rumah yang memiliki banyak tanaman hijau. Padahal,...
  • Konsep Rumah Hijau "Travessa do Patrocínio"
    Inilah salah satu inspirasi rumah modern berkonsep "rumah hijau" untuk Anda. Rumah dengan luas 248 meter persegi ini memiliki tama...
  • Mempercantik Rumah Dengan Pagar Tanaman
    Gerakan kembali ke alam sudah menjadi gaya hidup. Salah satu wujudnya adalah pembuatan pagar tanaman. Apa yang menarik? Di samping alami dan...
  • Konsep Green House Dengan Vertical Garden
    Vertical Garden atau kebun vertikal seperti menyalahi kodrat dimana tanaman umumnya tumbuh secara horisontal. Namun, solusi ini menjadi jawa...
  • 3 Tipe Pencahayaan Ruangan
    Pencahayaan yang sempurna untuk ruangan adalah hal yang terpenting. Sayangnya, kita tidak bisa membuat pencahayaan yang stabil di sepanjang ...
FOLLOW ME @INSTAGRAM

Created with by ThemeXpose | Distributed By Gooyaabi Templates