facebook google twitter tumblr instagram linkedin
  • Home
  • Tentang Kami
  • Portofolio
    • Griya Manggis
    • House of Shalom
    • Itok House
    • Joglo Kasatrian
  • Liputan Media
  • Kontak
  • Tips

Kontraktor Murah Jogja

CV Aditya Utama Kontraktor Murah Jogja | Kontraktor Yogyakarta | Jasa Bangun Rumah Yogyakarta



Karpet sudah menjadi kebutuhan untuk menghias interior. Lantai berlapis keramik atau marmer sekalipun akan terasa kosong jika dibiarkan tanpa hamparan karpet.


Penggunaan karpet sebagai alas lantai sudah lama dikenal dalam peradaban manusia. Diperkirakan karpet pertama kali dibuat pada 4 SM di daerah Turki dan Persia. Dua nama tersebut hingga kini masih menjadi jaminan mutu produk karpet.

Selain menjadi elemen pemanis interior, karpet juga telah menjadi barang berharga lambang prestise. Banyak kolektor karpet yang rela menghabiskan banyak uang hanya demi selembar karpet sutra antik buatan abad pertengahan.

Memilih karpet untuk memperindah interior bukan persoalan rumit. Tapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar penataan karpet tidak justru membuat ruangan jadi amburadul.

1. Luasan ruang
Sebelum membeli karpet, perhitungkan luas ruangan. Jangan memilih karpet besar untuk ruangan yang sempit. Demikian pula sebaliknya, untuk ruang yang luas, jangan letakkan karpet kecil karena akan terkesan kurang harmonis komposisinya.

2. Perletakan
Karpet sangat fleksibel diletakkan sebagai aksesori di berbagai ruangan misalnya ruang tamu, ruang duduk, dan kamar tidur. Tidak seperti beberapa dekade lalu, sekarang ini karpet tak lagi diletakkan memenuhi seluruh permukaan lantai. Karpet biasanya hanya diletakkan sebagai aksen di bawah meja dan ujung-ujung kursi saja. Sehingga tak terkesan sesak.

3. Bahan
Material karpet modern makin bervariasi. Mulai yang berbulu pendek, hingga berbulu panjang dan bergelombang yang biasa disebut shaggy. Bahan seperti wol, wol sintetis, bulu sintetis, katun hingga anyaman rami bisa jadi pilihan.

4. Motif dan warna
Pilihan motif karpet yang beragam tak perlu membuat Anda bingung. Sesuaikan saja dengan tema interior rumah. Motif dekoratif yang rumit atau sulur-suluran bisa Anda aplikasikan di rumah bergaya klasik, mediteranian, atau tradisional. Sedangkan karpet tanpa motif atau yang bermotif geometris lebih pas untuk rumah berdesain modern atau retro.

Pemilihan motif dan warna karpet bisa memberi kesan atau ilusi ruangan lebih luas atau lebih sempit. Jika ruangan Anda tidak terlalu luas, hindari karpet berwarna mencolok dan motif besar-besar karena akan membuat kesan ruang lebih sempit. Pilih warna terang dan motif kecil-kecil.

Sumber : Viva

22.54 No komentar


Tampilan karpet yang menarik dengan warna memesona dan beragam selalu nikmat untuk dipandang. Tak heran bila permadani pelapis lantai ini selalu dipilih untuk melengkapi tampilan ruangan agar semakin indah.

Untuk mempercantik satu ruangan di rumah, ada hal-hal yang harus menjadi pertimbangan bagi Anda,mulai furnitur, pencahayaan, hingga pengecatan. Kehadiran karpet pun terkadang bisa menjadi pertimbangan lantaran mampu memberi kesan hangat dan nyaman dalam ruangan.

Meskipun karpet bisa dikatakan sebagai aksesori yang simpel, namun sebaiknya Anda tidak melupakan perawatannya. Karpet yang dibiarkan kotor dapat memberikan pengaruh buruk untuk nilai ruangan Anda. Tentu Anda tidak mau membiarkan karpet kesayangan menjadi kusam dan tak cantik lagi bukan? Tidak hanya itu, baunya pun bakal mengakibatkan suasana di dalam ruangan menjadi tidak nyaman. Idealnya karpet dibersihkan setiap dua minggu sekali untuk mengurangi debu yang menempel di serat-seratnya. Yang harus diingat saat ingin membersihkan karpet, kenali terlebih dahulu bahan karpet karena tidak semua karpet baik dibersihkan dengan cara disikat atau dicuci.

Ambil contoh karpet yang terbuat dari wol, katun, bambu, atau rumput laut yang tidak bisa digunakan untuk mengalasi beban berat. Karpet jenis tersebut termasuk ke dalam jenis karpet berbahan alami. Kekurangan bahan alami ini adalah mudah rontok dan robek karena seratnya yang tipis serta tidak kuat menahan beban berat. Pengaplikasiannya bisa untuk kamar tidur atau ruang keluarga.

Bila Anda tertarik menjadikan karpet sebagai pelengkap di ruang tamu, karpet berserat sintetis sangat cocok untuk diaplikasikan. Penutup lantai ini memiliki kelebihan,seperti kuat menahan beban dan berdaya tahan cukup tinggi. Serat sintetis yang sering digunakan untuk karpet biasanya berbahan dasar polypropylene, poliester, nilon, dan akrilik. Ada cara mudah untuk merawat karpet agar tetap terlihat cantik dan menawan. Salah satunya dengan menggunakan penyedot debu. Selain itu, Anda juga dapat mengubah posisi karpet dalam jangka waktu 2–3 bulan sekali.

Tujuannya, supaya bagian yang sering terinjak atau dilewati orang bisa berganti posisi. Dengan melakukan perawatan yang rutin, pasti akan menambah keindahan serta kenyamanan pelapis lantai di dalam rumah Anda. 

Sumber : Harian Seputar Indonesia 

20.38 No komentar
Older Posts

About me

About Me





Admin Perusahaan CV Aditya Utama. Informasi, Saran, Kritik silahkan hubungi kontak yang tertera di website ini. Terimakasih ^_^.

Labels

Artikel Artikel Arsitektur Artikel Dekorasi Artikel Gaya Hidup Artikel Interior Artikel Unik Artikel eksterior Tips

Pengunjung

Postingan Populer

  • Tips Membuat Pot Bambu Yang Menyatu Dengan Alam
    Seorang ibu mengeluh, rumahnya yang sempit tidak memungkinkan ia menyalurkan hobinya yaitu mengoleksi tanaman hias.  Padahal sebetulnya ia t...
  • Tips Mengatasi Tembok Rumah Yang Retak
    Retak-retak pada dinding yang biasanya halus itu sering disebut 'retak rambut.' Ada berbagai faktor penyebabnya. Di antaranya muai s...
  • Membuat Taman di Atap
    Tinggal di perkotaan dengan lahan terbatas? Bukan alasan untuk melakukan penghijauan di lingkungan rumah. Tapi, kalau lahan memang terbatas,...
  • Tanaman Penyerap Polusi Udara
    Semakin menyempitnya lahan untuk hunian membuat kebanyakan orang mengorbankan ruang terbuka hijau di rumahnya. Dengan lahan rumah yang terba...
  • Semakin Asri dengan Pot Gantung
    Banyak cara untuk menciptakan rumah yang sejuk dan asri karena banyak juga cara untuk menanam tanaman hias di kebun rumah sendiri. Salah sat...
  • 7 Jenis Tanaman Pagar
    Membangun rumah yang "lebih dekat dengan alam" seringkali diterjemahkan sebagai rumah yang memiliki banyak tanaman hijau. Padahal,...
  • Konsep Rumah Hijau "Travessa do Patrocínio"
    Inilah salah satu inspirasi rumah modern berkonsep "rumah hijau" untuk Anda. Rumah dengan luas 248 meter persegi ini memiliki tama...
  • Mempercantik Rumah Dengan Pagar Tanaman
    Gerakan kembali ke alam sudah menjadi gaya hidup. Salah satu wujudnya adalah pembuatan pagar tanaman. Apa yang menarik? Di samping alami dan...
  • Konsep Green House Dengan Vertical Garden
    Vertical Garden atau kebun vertikal seperti menyalahi kodrat dimana tanaman umumnya tumbuh secara horisontal. Namun, solusi ini menjadi jawa...
  • 3 Tipe Pencahayaan Ruangan
    Pencahayaan yang sempurna untuk ruangan adalah hal yang terpenting. Sayangnya, kita tidak bisa membuat pencahayaan yang stabil di sepanjang ...
FOLLOW ME @INSTAGRAM

Created with by ThemeXpose | Distributed By Gooyaabi Templates