facebook google twitter tumblr instagram linkedin
  • Home
  • Tentang Kami
  • Portofolio
    • Griya Manggis
    • House of Shalom
    • Itok House
    • Joglo Kasatrian
  • Liputan Media
  • Kontak
  • Tips

Kontraktor Murah Jogja

CV Aditya Utama Kontraktor Murah Jogja | Kontraktor Yogyakarta | Jasa Bangun Rumah Yogyakarta



Walk-in closet merupakan ruang tempat menyimpan perlengkapan pribadi seperti pakaian, tas, sepatu, dan lain-lain. Berbeda dengan lemari atau wardrobe, walk-in closet lebih kepada area penyimpanan yang disesuaikan dengan karakteristik barang tersebut, sehingga dapat terkoordinasi dengan baik dan mudah untuk disimpan dan dicari. 

Sesuai dengan namanya, maka walk-in closet memungkinkan pengguna melaluinya (walk in). Nah, jika pengguna dapat melaluinya, pastilah ukurannya lebih besar dibandingkan lemari biasa atau wardrobe. Walk-in closet menyatu dengan dinding dan tidak dapat dipindahkan atau diletakkan di mana saja. 

Ruang ini biasanya menjadi satu zona dengan kamar mandi yang terletak di dalam kamar tidur, sehingga menyatu dengan tempat berdandan. Proses mandi menjadi satu kesatuan dengan memilih busana dan berhias, sehingga keluar dari kamar tidur sudah dalam keadaan rapi. Untuk mendapatkan hasil dandan yang maksimal, walk-in closet dilengkapi dengan cermin besar dan lampu yang cukup terang. 

Walk-in closet juga perlu dilengkapi lampu yang menyala secara otomatis saat membuka pintu lemari dan mengambil pakaian, lampu mati setelah kita menutup lemari. Sebaiknya gunakan lampu halogen yang cahayanya terang atau lampu neon kecil dengan intensitas cahaya memadai, sehingga mampu memperlihatkan warna asli pakaian dalam lemari. Jadi, kita tidak keliru memilih atau melakukan kesalahan padu padan warna. 

Melihat bentuknya, walk-in closet dibuat mengikuti kebutuhan pengguna, bentuk ruangan, dan ukuran ruangan, sehingga pastilah walk-in closet dibuat berdasarkan pesanan (customized). Walk-in closet bukan hanya milik orang dewasa, bisa juga digunakan untuk anak-anak dan remaja. Tentunya ukuran yang dibuat juga memperhatikan keamanan dan kenyamanan dalam memakainya.

Kebutuhan Anda perlu dihitung dengan saksama sebelum memesan walk-in closet ini. Selain pakaian, perlu disiapkan tempat penyimpanan tas, sepatu, dan aksesoris, seperti ikat pinggang, syal, kerudung, jam tangan, topi, dan lainnya. Setelah mendata jenis barang yang akan disimpan, tentukan pula jumlahnya dan karakter barang. Apakah cara penyimpanannya perlu digantung, atau diletakkan dalam kardus. 

Untuk membuat ruang yang bersih, walk-in closet perlu menggunakan pintu yang tertutup agar terlindung dari kotoran dan debu. Bila ada bagian penyimpanan yang akan diexpose maka tidak ada salahnya pintu diberi kaca atau terbuka. Memang terkadang ada barang yang termasuk barang koleksi, yang setiap saat sedap dipandang, lemari ini bisa ditambahkan tata cahaya dan pintu dorong atau lipat dari kaca. 

Setelah kebutuhan dan karakteristik barang yang akan disimpan sudah diketahui, tinggal perhatikan volumenya. Dapat dirumuskan ukuran modul yang akan digunakan pada walk in closet, bentuk dan ukuran dari elemen walk-in closet seperti pintu, rak, laci, dan area gantung. Modul adalah ukuran setiap unit yang akan digunakan secara berulang. 

Contohnya modul rak berukuran lebar 40 cm kedalaman 60 cm, dan tinggi 40 cm. Modul rak ini dibuat beberapa buah, yang akan digunakan untuk menyimpan lipatan handuk, pakaian lipat, dan selimut. Laci dengan ukuran tertentu akan digunakan untuk menyimpan kaos kaki dan pakaian dalam. Dasi, selendang, kerudung, dan syal disimpan dengan cara menggantung.

Yang tidak kalah penting juga adalah jenis dan frekuensi pemakaian penggunaannya. Barang yang sering digunakan diletakkan pada lemari yang mudah dijangkau, sedangkan barang yang jarang digunakan disimpan dengan rapi. Gaya dan warna walk-in closet bisa beragam, menyesuaikan dengan gaya ruang tidur dan kamar mandi. Selain fungsional, walk-in closet juga bisa tampil cantik dengan hadirnya tata lampu yang tepat. 


Sumber : berbagai sumber 


23.45 No komentar



Tak sedikit orang menginginkan nuansa baru yang menyenangkan di rumah. Nuansa baru mampu memberikan semangat baru beraktivitas di tahun yang akan datang.

Nuansa baru di rumah dapat Anda hadirkan dengan mendekorasi ulang rumah Anda. Mungkin, mendekorasi ulang rumah terdengar sederhana dengan beranggapan Anda hanya perlu menggeser sofa, membuat lemari, dan memastikan ada ruang cukup untuk berjalan. Padahal, ada lebih banyak hal seharusnya Anda pertimbangkan seperti fungsi ruang, keterbatasan, perabotan, dan "mengalir" dalam ruangan. Untuk itu, sebelum mulai mendekor ulang rumah Anda, cobalah melakukan beberapa hal ini:


1. Menentukan fungsi

Pikirlah baik-baik mengenai kegunaan ruangan yang tengah Anda dekorasi ulang. Pastikan juga siapa yang akan menggunakan ruangan tersebut.

Namun, tanyakan pada diri Anda sendiri hal-hal yang sebenarnya dibutuhkan untuk ruangan tersebut. Jika berpikir untuk menggunakan ruang tersebut sebagai lokasi pesta, pastikan ruangan tersebut dapat menampung banyak orang. Selain itu, pastikan juga orang-orang yang beraktivitas di dalamnya dalam menghabiskan waktu dengan nyaman.

Semakin banyak Anda bertanya kepada diri Anda sendiri mengenai fungsi ruangan, Anda akan semakin mudah melewati proses ini. Marie Hebson, salah seorang desainer yang aktif di www.houzz.com mengatakan, semakin banyak Anda bertanya dan menjawab dengan jujur, pertanyaan tersebut dapat membantu Anda memastikan ruang tersebut direncanakan dengan baik dan akan berfungsi sesuai keinginan Anda.

"Juga dapat tampak menyenangkan. Setiap orang memiliki prioritas berbeda. Maka, jujurlah kepada diri Anda sendiri. Jadilah fleksibel jika diperlukan, sehingga ruangan tersebut dapat bertumbuh bersama keluarga Anda," ujarnya.


2. Ukurlah dengan detil

Beberapa orang merasa, pengukuran yang mendetil hanya buang-buang waktu. Sebenarnya, ketika Anda merencanakan sebuah ruang, akurasi adalah hal penting.

Buatlah floor plan atau rencana kerja atas ruangan yang akan Anda dekorasi ulang. Jangan lupa untuk mengukur dengan rinci setiap detilnya.

Menurut Hebson, dengan memiliki ukuran, Anda dapat memperluas pencarian Anda untuk mencari benda-benda dan perlengkapan yang pas secara proporsi dan estetika. Sementara menurut desainer Susan Lund, pengukuran sangat penting untuk memastikan ruang fungsional dan efisien.

"Seperti untuk merencanakan dapur, kamar mandi, dan ruang makan, semuanya harus benar-benar tepat. Jeda yang membuat Anda dapat berlalu-lalang di dalam rumah Anda juga penting," kata Lund.


3. Pertimbangkan ergonomis

Menurut desainer Robin Rigby Fisher, gaya perabotan akan mengikuti fungsinya. Ketika Anda sudah menentukan fungsi dan besar ruang yang tersedia, Anda dapat mulai mencari perabotan yang akan tepat di lokasi tersebut.

Namun, lanjut Fisher, meskipun fungsi dan ruang sangat penting, sebaiknya Anda tidak melupakan kenyamanan Anda. Untuk itu, ada baiknya Anda melontarkan pertanyaan sama mengenai perabotan dan furnitur yang telah Anda miliki, serta apa yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan kegunaan furnitur atau meningkatkan kenyamanan furnitur Anda.

Sementara itu, menurut Hebson, ketika berbicara mengenai ergonomis, Anda hanya perlu memikirkan hal yang akan Anda lakukan di ruang tersebut. Dia menyarankan, Anda perlu membuat pergerakan dan memperhatikan apa-apa saja yang membuat Anda tidak nyaman.

"Buang hal-hal yang membuat Anda tidak nyaman di ruangan tersebut. Ini sangat penting di ruang-ruang dengan banyak fungsi seperti kantor dan dapur. Kedua tempat ini umumnya menjadi tempat di mana Anda dapat terkena stres dengan mudah, dan terantuk sesuatu berulang kali," ujar Hebson.

David Arduini dari 3sixty Space Planning Design menambahkan, bahwa faktor ergonomis di masyarakat saat ini sangat penting. Pasalnya, hal itu sangat merefleksikan gaya hidup yang tengah dijalani oleh banyak orang.


4. Buat rumah Anda "mengalir"

Ruangan yang baru saja Anda dekorasi ulang ini sebaiknya memiliki perencanaan yang tidak hanya "mengalir" di dalam ruangan tersebut, namun juga di ruangan lain di dalam rumah Anda. "Aliran" dari satu ruang ke ruangan lain membuat Anda lebih mudah beraktivitas.

Anda dapat membuat ruang-ruang di rumah Anda "mengalir" dengan cara mendekatkan ruang-ruang dengan fungsi yang saling berhubungan. Selain itu, pertimbangkan juga penggunaan material dan warna yang kontinyu dari satu ruang ke ruang lain. Dengan begini, ruangan Anda juga akan "mengalir" secara visual.


Selamat mendekorasi ulang rumah Anda! 

Sumber : houzz.com

22.03 No komentar
Older Posts

About me

About Me





Admin Perusahaan CV Aditya Utama. Informasi, Saran, Kritik silahkan hubungi kontak yang tertera di website ini. Terimakasih ^_^.

Labels

Artikel Artikel Arsitektur Artikel Dekorasi Artikel Gaya Hidup Artikel Interior Artikel Unik Artikel eksterior Tips

Pengunjung

Postingan Populer

  • Tips Membuat Pot Bambu Yang Menyatu Dengan Alam
    Seorang ibu mengeluh, rumahnya yang sempit tidak memungkinkan ia menyalurkan hobinya yaitu mengoleksi tanaman hias.  Padahal sebetulnya ia t...
  • Tips Mengatasi Tembok Rumah Yang Retak
    Retak-retak pada dinding yang biasanya halus itu sering disebut 'retak rambut.' Ada berbagai faktor penyebabnya. Di antaranya muai s...
  • Membuat Taman di Atap
    Tinggal di perkotaan dengan lahan terbatas? Bukan alasan untuk melakukan penghijauan di lingkungan rumah. Tapi, kalau lahan memang terbatas,...
  • Tanaman Penyerap Polusi Udara
    Semakin menyempitnya lahan untuk hunian membuat kebanyakan orang mengorbankan ruang terbuka hijau di rumahnya. Dengan lahan rumah yang terba...
  • Semakin Asri dengan Pot Gantung
    Banyak cara untuk menciptakan rumah yang sejuk dan asri karena banyak juga cara untuk menanam tanaman hias di kebun rumah sendiri. Salah sat...
  • 7 Jenis Tanaman Pagar
    Membangun rumah yang "lebih dekat dengan alam" seringkali diterjemahkan sebagai rumah yang memiliki banyak tanaman hijau. Padahal,...
  • Konsep Rumah Hijau "Travessa do Patrocínio"
    Inilah salah satu inspirasi rumah modern berkonsep "rumah hijau" untuk Anda. Rumah dengan luas 248 meter persegi ini memiliki tama...
  • Mempercantik Rumah Dengan Pagar Tanaman
    Gerakan kembali ke alam sudah menjadi gaya hidup. Salah satu wujudnya adalah pembuatan pagar tanaman. Apa yang menarik? Di samping alami dan...
  • Konsep Green House Dengan Vertical Garden
    Vertical Garden atau kebun vertikal seperti menyalahi kodrat dimana tanaman umumnya tumbuh secara horisontal. Namun, solusi ini menjadi jawa...
  • 3 Tipe Pencahayaan Ruangan
    Pencahayaan yang sempurna untuk ruangan adalah hal yang terpenting. Sayangnya, kita tidak bisa membuat pencahayaan yang stabil di sepanjang ...
FOLLOW ME @INSTAGRAM

Created with by ThemeXpose | Distributed By Gooyaabi Templates