facebook google twitter tumblr instagram linkedin
  • Home
  • Tentang Kami
  • Portofolio
    • Griya Manggis
    • House of Shalom
    • Itok House
    • Joglo Kasatrian
  • Liputan Media
  • Kontak
  • Tips

Kontraktor Murah Jogja

CV Aditya Utama Kontraktor Murah Jogja | Kontraktor Yogyakarta | Jasa Bangun Rumah Yogyakarta



Meski Bangsa Indonesia dikenal sebagai bangsa yang ramah, kenyataan di lapangan tidak seratus persen menggambarkan hal tersebut. Penduduk kota saling tidak acuh, tetangga pun tidak saling mengenal. Padahal, kedekatan antar individu tidak selalu membawa hal negatif. 

Saling peduli antar tetangga, misalnya, terbukti dapat memberikan efek positif. Terutama, dalam menanggapi hal-hal taktis seperti penanggulangan bencana, serta menjaga lingkungan rumah dari tindak kejahatan. 

Salah satu cara yang bisa Anda lakukan untuk mulai membuka diri pada tetangga dan mengikutsertakan diri dalam kegiatan sosial bisa dimulai dengan mempercantik teras Anda. Sebagai permulaan, buatlah teras senyaman mungkin. Habiskan banyak waktu di teras untuk bersantai, membaca, atau mempercantik taman. 

Setelah itu, mulailah menghabiskan waktu bersama tetangga di teras Anda tersebut. Percakapan dapat mengalir sedikit demi sedikit antara Anda dan tetangga. 


Pembatas "see-through"

Salah satu cara paling efektif untuk mengurangi batasan dan ketidakpedulian antar tetangga adalah meruntuhkan pembatas-pembatas beton antar-rumah yang sangat tinggi. Alih-alih menggunakan beton tinggi, padukan beton dengan pembatas yang terbuat dari berbagai material see trough (tembus pandang). Gunakan rangkaian daun-daun merambat, anyaman rotan, atau kayu yang dibuat berlubang-lubang untuk "melanjutkan" beton tersebut. 

Tambahkan luas teras

Cobalah menambah luas teras. Pastikan Anda menggunakan material penutup lantai yang sama dengan penutup lantai pada teras Anda sebelumnya. Sebenarnya, Anda juga bisa bereksperimen dengan berbagai material untuk menciptakan kontras dengan teras yang sudah terbangun sebelumnya. Hanya saja, penambahan ini membutuhkan cukup banyak proses pengerjaan. Karena itu, jangan lupa meminta persetujuan pemerintah setempat sebelum Anda memutuskan untuk menambah dek di teras rumah.

Setelah ukuran teras dibuat lebih besar, Anda bisa menempatkan beberapa kursi dan meja. Cobalah menggunakan set meja dan kursi kafe ramping. Bila perlu, sertakan juga ayunan cantik sebagai tempat duduk ekstra.

Halaman mungil

Cara ketiga ini relatif lebih mudah ketimbang cara sebelumnya. Anda hanya perlu mengolah dan mempercantik halaman yang sudah ada, seberapa kecilpun ukurannya. Anda bisa menutup sebagian halaman dengan konblok atau batu-batuan berukuran besar. Setelah itu, letakkan meja dan kursi di atasnya. Anda juga bisa menghias halaman dengan menyertakan air mancur mungil atau kolam mungil.

Dua area berkumpul

Jika Anda memiliki halaman berukuran besar, tidak ada salahnya memperbesar area berkumpul. Buatlah "area duduk" yang berfungsi sebagai pelengkap dari area berkumpul sebelumnya. Anda bisa menyertakan lebih sedikit kursi pada "area duduk" pelengkap. 

Untuk memisahkan dua area berukumpul tersebut, cobalah membuat rug area dari kerikil. Batu-batu kerikil sudah digunakan pada halaman rumah-rumah tradisional Perancis dan Italia lantaran pemasangannya yang relatif mudah.

Buat ruang tamu Anda sebagai "sunroom" 

Terakhir, Anda juga bisa "membuka" ruang tamu dengan menggunakan jendela-jendela berukuran besar. Buatlah ruang berjemur atau sunroom agar Anda bisa berinteraksi dengan tetangga, meski berada di belakang kaca. Cara ini efektif, terlebih jika Anda enggan menghabiskan banyak waktu di udara terbuka karena alasan kesehatan. Karena itu, cara ini cocok bagi Anda yang tinggal di dekat jalan tol atau pabrik.

Sumber : Kompas


23.06 No komentar
Older Posts

About me

About Me





Admin Perusahaan CV Aditya Utama. Informasi, Saran, Kritik silahkan hubungi kontak yang tertera di website ini. Terimakasih ^_^.

Labels

Artikel Artikel Arsitektur Artikel Dekorasi Artikel Gaya Hidup Artikel Interior Artikel Unik Artikel eksterior Tips

Pengunjung

Postingan Populer

  • Tips Membuat Pot Bambu Yang Menyatu Dengan Alam
    Seorang ibu mengeluh, rumahnya yang sempit tidak memungkinkan ia menyalurkan hobinya yaitu mengoleksi tanaman hias.  Padahal sebetulnya ia t...
  • Tips Mengatasi Tembok Rumah Yang Retak
    Retak-retak pada dinding yang biasanya halus itu sering disebut 'retak rambut.' Ada berbagai faktor penyebabnya. Di antaranya muai s...
  • Membuat Taman di Atap
    Tinggal di perkotaan dengan lahan terbatas? Bukan alasan untuk melakukan penghijauan di lingkungan rumah. Tapi, kalau lahan memang terbatas,...
  • Tanaman Penyerap Polusi Udara
    Semakin menyempitnya lahan untuk hunian membuat kebanyakan orang mengorbankan ruang terbuka hijau di rumahnya. Dengan lahan rumah yang terba...
  • Semakin Asri dengan Pot Gantung
    Banyak cara untuk menciptakan rumah yang sejuk dan asri karena banyak juga cara untuk menanam tanaman hias di kebun rumah sendiri. Salah sat...
  • 7 Jenis Tanaman Pagar
    Membangun rumah yang "lebih dekat dengan alam" seringkali diterjemahkan sebagai rumah yang memiliki banyak tanaman hijau. Padahal,...
  • Konsep Rumah Hijau "Travessa do Patrocínio"
    Inilah salah satu inspirasi rumah modern berkonsep "rumah hijau" untuk Anda. Rumah dengan luas 248 meter persegi ini memiliki tama...
  • Mempercantik Rumah Dengan Pagar Tanaman
    Gerakan kembali ke alam sudah menjadi gaya hidup. Salah satu wujudnya adalah pembuatan pagar tanaman. Apa yang menarik? Di samping alami dan...
  • Konsep Green House Dengan Vertical Garden
    Vertical Garden atau kebun vertikal seperti menyalahi kodrat dimana tanaman umumnya tumbuh secara horisontal. Namun, solusi ini menjadi jawa...
  • 3 Tipe Pencahayaan Ruangan
    Pencahayaan yang sempurna untuk ruangan adalah hal yang terpenting. Sayangnya, kita tidak bisa membuat pencahayaan yang stabil di sepanjang ...
FOLLOW ME @INSTAGRAM

Created with by ThemeXpose | Distributed By Gooyaabi Templates