facebook google twitter tumblr instagram linkedin
  • Home
  • Tentang Kami
  • Portofolio
    • Griya Manggis
    • House of Shalom
    • Itok House
    • Joglo Kasatrian
  • Liputan Media
  • Kontak
  • Tips

Kontraktor Murah Jogja

CV Aditya Utama Kontraktor Murah Jogja | Kontraktor Yogyakarta | Jasa Bangun Rumah Yogyakarta




Apa saja yang sudah Anda lakukan dalam mengekplorasi material bambu? Kunto Anggoro, mahasiswa arsitektur ITB, bereksplorasi secara total di rumah hasil renovasi ini.

“Pemilihan material bambu sebagai jawaban atas desain yang ramah lingkungan didasari beberapa hal. Salah satunya adalah jumlahnya yang sangat banyak di Indonesia,” jelas Kunto.

“Selain itu, bambu juga termasuk tumbuhan yang cepat tumbuh sehingga gampang tergantikan di alam.”

Di bangunan, bambu digunakan sebagai elemen arsitektural. Material ini bisa dilihat di railing tangga, koridor, dan bukaan seperti pintu dan jendela. Dinding penyekat antarruang juga terbuat daribambu. Bambu juga dipakai untuk elemen struktural.

Penggunaannya adalah untuk pengganti baja yang biasanya digunakan sebagai tulangan. Keputusan itu diambil karena keduanya memiliki sifat yang sama, yaitu tahan terhadap gaya tarik. Selain penggunaan material bambu yang murah, Kunto juga menggunakan beton bekas sisa bangunan lama. beton lama dicampur dengan beton baru dan digunakan untuk mengecor kolom.

“Desain saya ini saya anggap cukup menjawab masalah dan tuntutan dalam mendesain. Salah satu kekuatan desain saya adalah penggunaan material lokal yang murah dan material bekas,” tutup Kunto.

Sumber :  TRIBUNNEWS.COM 
05.05 No komentar

Batu alam selalu menarik dijadikan elemen dekoratif di bagian rumah, terutama taman. Aplikasi batu alam yang berpadu dengan rimbunnya tanaman membuat taman lebih natural.

Dekorasi batu alam pada taman bisa diterapkan untuk taman dengan berbagai gaya desain. Baik taman bergaya natural, tropis, mediterania, hingga taman modern dan minimalis sekali pun. Penerapan batu alam bisa pada dinding taman, kolam, jalan setapak, batu pijakan dan sebagainya.

Pilihan batu alam sangat beragam. Masing-masing batu memiliki karaktristik yang berbeda. Misalnya batu kali berwarna hitam memiliki kesan kuat, kokoh, tapi sangat alami dan berkesan dingin. Sedangkan batu paras dari Yogyakarta yang berwarna putih gading memberikan kesan lebih hangat dan bernuansa tropis.

Batu-batu ini biasanya dijual berupa lempengan. Ada yang bentuknya alami, ada pula yang berbentuk geometris kotak-kotak.Lempengan batu yang berbentuk alami proses pemasangannya lebih sulit. Jika pemasangannya tak tepat, hasilnya kurang menyatu.

Lempengan batu yang berbentuk kotak-kotak aplikasinya lebih variatif. Bisa dipasang rata atau pun maju mundur sehingga dinding terlihat lebih bertekstur.

Sedangkan untuk penghias jalan setapak atau menutupi tanah, biasanya digunakan batu koral kecil-kecil. Batu koral pun pilihannya bermacam-macam. Ada yang berwarna hitam atau putih seukuran biji salak, ada pula yang sangat kecil seukuran kacang tanah. Biasanya batu koral dijual dalam kemasan kantung plastik. Selain indah, batu koral ini juga bisa menjadi alat refleksi untuk telapak kaki Anda.


Perawatan

Agar batu alam dekoratif lebih awet, Anda tentu harus melakukan perawatan khusus. Karena letaknya yang bersentuhan dengan udara luar, batu alam rawan kusam dan mudah ditumbuhi lumut.

Supaya bebas lumut dan jamur, lapisi batu alam dengan cairan vernis. Cairan itu akan mencegah pori-pori batu menyerap terlalu banyak air. Perhatikan juga saat pemasangan. Jangan sampai celah di antara batu telalu besar. Dan bersihkan sisa semen secepatnya supaya lapisan batu tak berkerak.


Sumber : VivaNews


01.50 No komentar


Taman rumah merupakan salah satu bagian ruang terbuka hijau yang memiliki berbagai manfaat. Taman ini juga menjadi bagian rumah yang sangat asyik untuk berkumpul. Dengan dihiasi berbagai tanaman cantik tentunya akan membuat para penghuni merasa teduh. Salah satu item yang menjadikan tanaman lebih natural, yaitu adanya taman air.

Anda bisa membuat sebuah taman air yang unik menurut selera dan kebutuhan lahan Anda sendiri. Tidak perlu harus mengikuti pakem jika Anda ingin mengeksploitasi kreativitas bertaman. Anda juga mengisi taman tersebut dengan ikan hias, yangmana ikan hias tersebut tidak hanya berfungsi sebagai hiasan namun juga menjaga kolam dari jentik nyamuk.

Ada banyak kreasi taman air yang bisa anda adopsi dan gabungkan dengan kreasi Anda sendiri. Sebagaimana layaknya sebuah taman air tentunya tak lepas dari bunga-bunga air seperti lotus, teratai atau bunga lain yang biasa tumbuh di air, rumput rawa serta batuan koral. Jika lahan anda terbatas, anda bisa memiliki sebuah taman air yang hanya berbentuk seperti bak yang bisa dibuat dari gentong batu atau kayu. Bentuknya yang simpel ini bisa dipindah-pindahkan tempatnya sesuai keinginan anda. Hasilnya sebuah taman yang mewakili jiwa anda yang sesungguhnya.

Jangan lupa menambahkan air mancur dan lampu taman untuk menguatkan aksen taman yang Anda bentuk agar terlihat lebih romantis dan dramatis di waktu malam. Konon kehadiran unsur air di sekitar rumah dan taman mempengaruhi irama psikologis penghuninya.

Jadi :) keluarkan seluruh imajinasi tentang sebuah taman air impian anda dan wujudkan di akhir minggu ini. 

Sumber : berbagai sumber


22.25 No komentar

Tahukah anda bahwa garden path (jalan setapak) selain fungsional sebagai lalu lintas penghuni juga bisa meningkatkan estetika taman. Secara fungsional, jalan setapak memungkinkan anda bisa mencapai seluruh bagian taman tanpa perlu menginjak-injak rumput atau tanah. Agar menjadi elemen yang menarik dan memperindah taman, jalan setapak membutuhkan perencanaan khusus. Perencanaan tersebut meliputi peletakan, pemilihan bentuk, serta bahan/ material yang digunakan.

Sebagai patokan, jalan setapak biasanya digunakan untuk menghubungkan taman dengan bangunan di rumah seperti carport atau teras. Perhitungkan posisi jalan setapak yang memungkinkan anda mencapai seluruh bagian taman, terutama saat menyiram tanaman. Jika anda ingin tampilan jalan setapak anda berselingan dengan rumput, usahakan jaraknya jangan terlalu jauh agar anda tidak terpelesat. Jangan pula terlalu dekat, karena akan mengurangi kenyamanan anda berjalan. Di samping itu jarak yang terlalu dekat juga mengurangi estetika taman anda.

Untuk bentuk, anda bisa memilih pola geometris atau natural. Bentuk geometris ditandai dengan bentuk persegi teratur serta peletakan material batu yang berulang pada interval tertentu. Sementara bentuk natural lebih kepada pola yang membentuk lengkung atau kurva yang tak beraturan.

Anda bisa memilih beragam bahan/ material untuk jalan setapak ini. Umumnya digunakan lempengan batu kali, batu gunung pipih yang dipasang terpisah atau paving blok yang disusun dengan pola tertentu. Anda bisa menciptakan ornamen khas yang natural dengan membiarkan lumut dan rumput tumbuh mencuat di sela-sela paving blok.

Selain bahan-bahan di atas, batako, bata merah dan keramik bisa anda gunakan untuk jalan setapak. Sebaiknya gunakan material yang bertekstur kasar agar tidak licin saat musim hujan. Perawatannya pun mudah dengan hanya disikat untuk menghindari tumbuhnya lumut.

Sebetulnya tidak ada batasan soal pemilihan material untuk jalan setapak ini. Yang diperlukan hanyalan kreatifitas anda. Bahkan anda bisa menciptakan kreasi jalan setapak yang memadukan beberapa jenis material.

Sekedar tips agar pijakan jalan setapak anda stabil dan sejajar dengan rumut atau tanah di sekitarnya, gali terlebih dahulu tanah yang akan dipasangi material jalan setapak sedalam 10 cm. Pada lubang galian tersebut letakan adukan semen dan pasir setebal 3 cm, kemudian pasanglah material jalan setapak.

Sumber : berbagai sumber 
22.57 No komentar


Kini semakin banyak orang ingin lebih simpel dengan menerapkan penggunaan bata ekspos sebagai dinding rumahnya. Dinding tampil lebih berkesan etnik dan eksotis.

Sebetulnya, tidak terlalu sulit menata dinding dari bata ekspos. Beberapa hal patut diperhatikan adalah tingkat kerapian pemasangannya. Selain itu, yang perlu diingat juga ialah ketepatan pemilihan batu bata berbentuk sempurna.

Memang, penataan batu bata memerlukan keahlian dan ketelitian tukang. Untuk itu, perlu dikoordinasikan dengan baik agar membentuk pola yang seirama. Salah pemasangan atau peletakkan dapat mempengaruhi keseluruhan tampilan ekspos dinding.

Dinding bata ekspos memiliki kesan natural, unik, dan etnik, dan sederhana. Biayanya pun relatif lebih murah karena tidak memerlukan plester seperti halnya dinding semen atau cor.

Agar hasilnya maksimal, padukan dengan furnitur natural berbahan batu alam atau kayu. Namun, dinding dengan batu bata ekspos mudah ditumbuhi jamur dan lumut, sehingga membutuhkan coating.

Perlu diingat, karena berada di negara beriklim tropis, dinding bata ekspos cepat lembab sehingga perawatan dinding ini sangat disarankan.

Sumber : Kompas 
19.23 No komentar
Older Posts

About me

About Me





Admin Perusahaan CV Aditya Utama. Informasi, Saran, Kritik silahkan hubungi kontak yang tertera di website ini. Terimakasih ^_^.

Labels

Artikel Artikel Arsitektur Artikel Dekorasi Artikel Gaya Hidup Artikel Interior Artikel Unik Artikel eksterior Tips

Pengunjung

Postingan Populer

  • Tips Membuat Pot Bambu Yang Menyatu Dengan Alam
    Seorang ibu mengeluh, rumahnya yang sempit tidak memungkinkan ia menyalurkan hobinya yaitu mengoleksi tanaman hias.  Padahal sebetulnya ia t...
  • Tips Mengatasi Tembok Rumah Yang Retak
    Retak-retak pada dinding yang biasanya halus itu sering disebut 'retak rambut.' Ada berbagai faktor penyebabnya. Di antaranya muai s...
  • Membuat Taman di Atap
    Tinggal di perkotaan dengan lahan terbatas? Bukan alasan untuk melakukan penghijauan di lingkungan rumah. Tapi, kalau lahan memang terbatas,...
  • Tanaman Penyerap Polusi Udara
    Semakin menyempitnya lahan untuk hunian membuat kebanyakan orang mengorbankan ruang terbuka hijau di rumahnya. Dengan lahan rumah yang terba...
  • Semakin Asri dengan Pot Gantung
    Banyak cara untuk menciptakan rumah yang sejuk dan asri karena banyak juga cara untuk menanam tanaman hias di kebun rumah sendiri. Salah sat...
  • 7 Jenis Tanaman Pagar
    Membangun rumah yang "lebih dekat dengan alam" seringkali diterjemahkan sebagai rumah yang memiliki banyak tanaman hijau. Padahal,...
  • Konsep Rumah Hijau "Travessa do Patrocínio"
    Inilah salah satu inspirasi rumah modern berkonsep "rumah hijau" untuk Anda. Rumah dengan luas 248 meter persegi ini memiliki tama...
  • Mempercantik Rumah Dengan Pagar Tanaman
    Gerakan kembali ke alam sudah menjadi gaya hidup. Salah satu wujudnya adalah pembuatan pagar tanaman. Apa yang menarik? Di samping alami dan...
  • Konsep Green House Dengan Vertical Garden
    Vertical Garden atau kebun vertikal seperti menyalahi kodrat dimana tanaman umumnya tumbuh secara horisontal. Namun, solusi ini menjadi jawa...
  • 3 Tipe Pencahayaan Ruangan
    Pencahayaan yang sempurna untuk ruangan adalah hal yang terpenting. Sayangnya, kita tidak bisa membuat pencahayaan yang stabil di sepanjang ...
FOLLOW ME @INSTAGRAM

Created with by ThemeXpose | Distributed By Gooyaabi Templates