facebook google twitter tumblr instagram linkedin
  • Home
  • Tentang Kami
  • Portofolio
    • Griya Manggis
    • House of Shalom
    • Itok House
    • Joglo Kasatrian
  • Liputan Media
  • Kontak
  • Tips

Kontraktor Murah Jogja

CV Aditya Utama Kontraktor Murah Jogja | Kontraktor Yogyakarta | Jasa Bangun Rumah Yogyakarta


Vertical Garden atau kebun vertikal seperti menyalahi kodrat dimana tanaman umumnya tumbuh secara horisontal. Namun, solusi ini menjadi jawaban penghijauan di lahan-lahan terbatas akibat pertumbuhan kota.

Jauh sebelum dikenal di Indonesia, masyarakat dari negara-negara yang memiliki lahan terbatas sudah memanfaatkan solusi ini, contohnya di Jepang. Pemerintah Singapura menunjukkan dukungan dengan memberikan insentif kepada masyarakat atau bangunan yang menggunakan vertical garden. Di negara-negara yang lahannya mahal, vertical garden bukan lagi pilihan tapi sebuah keharusan.

Vertical Garden mulai dikenalkan pada tahun 1994 oleh ahli botani Perancis bernama Patrick Blanc. Blanc berpendapat tak semua tumbuhan membutuhkan tanah dalam keadaan tertentu. Dengan pengaturan dan perancangan khusus, tanaman menjelma indah menjadi kebun di seluruh bangunan.

Menurut Asroel Alamsjah dari Tropica Greeneries, masyarakat di Indonesia dapat menggunakan solusi ini untuk menghadirkan nuansa segar dan hijau di rumah. Juga membantu menghasilkan udara segar di antara pekatnya polusi kota. "Untuk vertical garden, Indonesia beruntung karena memiliki banyak tanaman tropis," katanya.

Diakui oleh Asroel untuk membuat vertical garden masih terganjal tingginya biaya. Biaya yang tinggi dikarenakan teknik pemasangan juga media tanam yang masih impor. Kisaran harganya, kata Asroel Rp 1 juta - Rp 4 juta per meter persegi, itu termasuk sistem penggantungan di dinding.

Mewujudkan vertical garden seperti tertera pada gambar pastinya membutuhkan biaya sangat tinggi. Namun, tetap ada beberapa teknik penghijauan di dinding yang disebut Vertical Greenery. Tekniknya antara lain, Green Fasade, Sling system , Wire Mess System, Rack System , Pipe System, Kawat Loket, dan Geo Bag System.




Sumber : Berbagai Sumber
21.00 No komentar


Setelah seharian penuh berada di bawah tekanan stres pekerjaan, tidak ada hal lebih menenangkan dan menyenangkan selain menghabiskan waktu di taman rumah yang asri. Sayangnya, saat ini tak banyak orang yang cukup beruntung memiliki rumah tinggal di atas tanah luas dengan taman menghijau.

Banyak orang harus melupakan mimpinya memiliki taman dalam huniannya, lantaran mereka tidak memiliki lahan cukup luas. Salah satu solusinya, seperti pernah dituliskan di Kompas.com beberapa waktu lalu, adalah menciptakan vertical garden atau taman vertikal. Dengan lahan terbatas, Anda tetap mampu mendapatkan suplai oksigen dengan mekanisme mudah, murah, tanpa memerlukan perawatan ekstra.

Memang, berada di tengah-tengah taman yang asri bukan lagi sekedar mimpi. Namun, tahukah Anda, bahwa konsep vertical garden ini dapat Anda gunakan untuk keperluan lain di rumah mungil Anda?

Menggabungkan konsep vertical garden dan grafiti, misalnya. Dengan konsep tersebut, Anda dapat menghias rumah dengan tanaman hijau.

Green grafitti adalah teknik "menggambar" dinding dengan lumut. Dengan bahan-bahan relatif mudah ditemukan, Anda dapat menghilangkan lumut yang menganggu dan mengubahnya menjadi sesuatu yang lebih nyeni dan informatif. Karena dapat dibentuk sesuai dengan kemauan, Anda dapat memanfaatkan green grafitti ini untuk membuat nomor rumah Anda, misalnya.

Caranya, Anda hanya membutuhkan lumut, yoghurt natural (atau dadih), setengah sendok teh gula,blender, pot plastik dengan tutup, kuas, dan semprotan air manual. Kemudian, bersihkan lumut dari lumpur. Setelah itu, campurkan dadih (bisa juga menggunakan yoghurt), lumut yang telah dibersihkan, dan gula ke dalam blender. Campurkan terus sampai Anda mendapatkan milkshake berwarna hijau.

Selanjutnya, masukkan milkshake hijau itu ke dalam wadah pot plastik. Dengan menggunakan kuas dan cat dari campuran lumut yang ditampung di dalam pot plastik, gambarlah sesuatu di dinding rumah Anda. Anda dapat membuat bermacam bentuk, menuliskan nama Anda, atau seperti yang tadi sudah disinggung sebelumnya, menulis nomor rumah Anda.

Namun, setelah jadi dibuat, pastikan hasil karya Anda ini selalu lembab dengan menyemprotkan air dengan semprotan manual secukupnya. Setelah beberapa bulan, Anda akan melihat dinding Anda dihiasi green grafitti dari lumut.

Selamat berkreasi!

Sumber: environmentalgraffiti.com
22.35 No komentar
Older Posts

About me

About Me





Admin Perusahaan CV Aditya Utama. Informasi, Saran, Kritik silahkan hubungi kontak yang tertera di website ini. Terimakasih ^_^.

Labels

Artikel Artikel Arsitektur Artikel Dekorasi Artikel Gaya Hidup Artikel Interior Artikel Unik Artikel eksterior Tips

Pengunjung

Postingan Populer

  • Tips Membuat Pot Bambu Yang Menyatu Dengan Alam
    Seorang ibu mengeluh, rumahnya yang sempit tidak memungkinkan ia menyalurkan hobinya yaitu mengoleksi tanaman hias.  Padahal sebetulnya ia t...
  • Tips Mengatasi Tembok Rumah Yang Retak
    Retak-retak pada dinding yang biasanya halus itu sering disebut 'retak rambut.' Ada berbagai faktor penyebabnya. Di antaranya muai s...
  • Membuat Taman di Atap
    Tinggal di perkotaan dengan lahan terbatas? Bukan alasan untuk melakukan penghijauan di lingkungan rumah. Tapi, kalau lahan memang terbatas,...
  • Tanaman Penyerap Polusi Udara
    Semakin menyempitnya lahan untuk hunian membuat kebanyakan orang mengorbankan ruang terbuka hijau di rumahnya. Dengan lahan rumah yang terba...
  • Semakin Asri dengan Pot Gantung
    Banyak cara untuk menciptakan rumah yang sejuk dan asri karena banyak juga cara untuk menanam tanaman hias di kebun rumah sendiri. Salah sat...
  • 7 Jenis Tanaman Pagar
    Membangun rumah yang "lebih dekat dengan alam" seringkali diterjemahkan sebagai rumah yang memiliki banyak tanaman hijau. Padahal,...
  • Konsep Rumah Hijau "Travessa do Patrocínio"
    Inilah salah satu inspirasi rumah modern berkonsep "rumah hijau" untuk Anda. Rumah dengan luas 248 meter persegi ini memiliki tama...
  • Mempercantik Rumah Dengan Pagar Tanaman
    Gerakan kembali ke alam sudah menjadi gaya hidup. Salah satu wujudnya adalah pembuatan pagar tanaman. Apa yang menarik? Di samping alami dan...
  • Konsep Green House Dengan Vertical Garden
    Vertical Garden atau kebun vertikal seperti menyalahi kodrat dimana tanaman umumnya tumbuh secara horisontal. Namun, solusi ini menjadi jawa...
  • 3 Tipe Pencahayaan Ruangan
    Pencahayaan yang sempurna untuk ruangan adalah hal yang terpenting. Sayangnya, kita tidak bisa membuat pencahayaan yang stabil di sepanjang ...
FOLLOW ME @INSTAGRAM

Created with by ThemeXpose | Distributed By Gooyaabi Templates