facebook google twitter tumblr instagram linkedin
  • Home
  • Tentang Kami
  • Portofolio
    • Griya Manggis
    • House of Shalom
    • Itok House
    • Joglo Kasatrian
  • Liputan Media
  • Kontak
  • Tips

Kontraktor Murah Jogja

CV Aditya Utama Kontraktor Murah Jogja | Kontraktor Yogyakarta | Jasa Bangun Rumah Yogyakarta




Jenis rangka atap baja ringan kini booming, bersanding setara dengan rangka kayu. Kayu kelas premium makin mahal, sementara kelas bawah diragukan keawetannya. 

Rangka atap baja ringan terbuat dari bahan dasar baja dengan campuran zinc dan aluminium (zinc-alum) dengan komposisi 55 % alumunium, 43,5 % zinc dan 1,5 % silikon. Baja ini dikenal dengan cold form steel (dibentuk setelah dingin). Profilnya berkisar antara 0,4 – 1 mm. 

Meski tipis, baja ringan memiliki derajat kekuatan tarik tinggi sekitar 550 Mpa, sedangkan baja biasa sekitar 370 Mpa. Kualitasnya yang baik membuat harganya juga tinggi. Apalagi jika model atap semakin rumit.

Keunggulan baja ringan sebagai rangka atap adalah sebagai berikut: 

  1. Bobotnya lebih ringan dibanding rangka kayu. Beban yang harus ditopang struktur bangunan di bawahnya lebih rendah, sehingga hemat biaya. 
  2. Bersifat non-combustible atau tidak membesarkan api saat terjadi kebakaran. 
  3. Anti karat, anti rayap, anti bocor/rembes, anti pecah/retak, awet hingga puluhan tahun. 
  4. Nilai muai dan susutnya sangat kecil, tahan terhadap perubahan cuaca dan kelembaban. 
  5. Dirancang stabil terhadap tekuk dan puntir. 
  6. Terdapat banyak pilihan jenis kuda-kuda: 6 – 8 m (bentang pendek), 8 – 10 m (bentang menengah), 10 – 12 m (bentang besar), dan lebih dari 12 m (bentang khusus). 
  7. Pemasangan lebih cepat dan praktis, karena dilengkapi pengunci khusus dan ditangani oleh profesional. 

Kekurangannya, dari segi estetika, baja ringan masih kalah dibanding kayu sehingga jarang diekspos. Selain itu, strukturnya saling berhubungan. Jika satu bagian salah perhitungan, akan berpengaruh pada bagian yang lain.

Dalam pemasangan rangka atap baja ringan, perlu memperhatikan beberapa hal, sebagai berikut: 

  • Buat perhitungan akurat atas data pembebanan: jenis penutup atap yang digunakan dan beban tambahan apa saja yang ada: lampu gantung, pemanas air, tandon air, dll. Petugas terlatih akan melakukan perhitungan struktur dengan bantuan perangkat lunak khusus sehingga munculah gambar desain secara keseluruhan.
  • Pakailah rangka atap baja ringan berkualitas, jangan asal murah. Sebaiknya tidak mencampur beberapa merk, termasuk baut-bautnya.
  • Pasang dengan benar. Serahkan pada ahli yang memiliki sertifikat. Jangan asal pasang tanpa perhitungan struktur yang jelas. Struktur rangka baja ringan dihitung secara tiga dimensi sebagai satu kesatuan. Sedikit kesalahan akan melemahkan struktur lainnya 
  • Dudukan rangka mempengaruhi kinerja atap baja ringan. Jika dudukan miring atau tidak sesuai, kuat tekan baja ringan tidak akan tersalur sempurna. Lambat laun akan mempengaruhi kekuatan konstruksi. Jika terjadi ketidakseimbangan, kemungkinan ambruk sangat besar. 
  • Untuk menghindari karat, rangka atap baja ringan perlu dilapisi (coating) dengan galvanum (zinc-aluminium, disebut juga zincalum) atau galvanis (zink). Lapisan ini akan membuat rangka atap lebih awet dibanding dibanding baja biasa. Profil jangan sampai tergores, baik karena jatuhan adukan semen saat memplester dinding atau ketika memasang genteng.
  • Lokasi sangat mempengaruhi kualitas. Baja ringan di wilayah normal mampu bertahan hingga puluhan tahun, sedang di daerah pantai hanya bertahan belasan tahun karena hawa air laut yang korosif. Meski demikian, kita pasti makin tidak tega untuk terus membabati pohon, menggunduli hutan. Maka, baja ringan sebagai rangka atap layak jadi pilihan.

Sumber : Riau24.com


22.19 No komentar
Older Posts

About me

About Me





Admin Perusahaan CV Aditya Utama. Informasi, Saran, Kritik silahkan hubungi kontak yang tertera di website ini. Terimakasih ^_^.

Labels

Artikel Artikel Arsitektur Artikel Dekorasi Artikel Gaya Hidup Artikel Interior Artikel Unik Artikel eksterior Tips

Pengunjung

Postingan Populer

  • Tips Membuat Pot Bambu Yang Menyatu Dengan Alam
    Seorang ibu mengeluh, rumahnya yang sempit tidak memungkinkan ia menyalurkan hobinya yaitu mengoleksi tanaman hias.  Padahal sebetulnya ia t...
  • Tips Mengatasi Tembok Rumah Yang Retak
    Retak-retak pada dinding yang biasanya halus itu sering disebut 'retak rambut.' Ada berbagai faktor penyebabnya. Di antaranya muai s...
  • Membuat Taman di Atap
    Tinggal di perkotaan dengan lahan terbatas? Bukan alasan untuk melakukan penghijauan di lingkungan rumah. Tapi, kalau lahan memang terbatas,...
  • Tanaman Penyerap Polusi Udara
    Semakin menyempitnya lahan untuk hunian membuat kebanyakan orang mengorbankan ruang terbuka hijau di rumahnya. Dengan lahan rumah yang terba...
  • Semakin Asri dengan Pot Gantung
    Banyak cara untuk menciptakan rumah yang sejuk dan asri karena banyak juga cara untuk menanam tanaman hias di kebun rumah sendiri. Salah sat...
  • 7 Jenis Tanaman Pagar
    Membangun rumah yang "lebih dekat dengan alam" seringkali diterjemahkan sebagai rumah yang memiliki banyak tanaman hijau. Padahal,...
  • Konsep Rumah Hijau "Travessa do Patrocínio"
    Inilah salah satu inspirasi rumah modern berkonsep "rumah hijau" untuk Anda. Rumah dengan luas 248 meter persegi ini memiliki tama...
  • Mempercantik Rumah Dengan Pagar Tanaman
    Gerakan kembali ke alam sudah menjadi gaya hidup. Salah satu wujudnya adalah pembuatan pagar tanaman. Apa yang menarik? Di samping alami dan...
  • Konsep Green House Dengan Vertical Garden
    Vertical Garden atau kebun vertikal seperti menyalahi kodrat dimana tanaman umumnya tumbuh secara horisontal. Namun, solusi ini menjadi jawa...
  • 3 Tipe Pencahayaan Ruangan
    Pencahayaan yang sempurna untuk ruangan adalah hal yang terpenting. Sayangnya, kita tidak bisa membuat pencahayaan yang stabil di sepanjang ...
FOLLOW ME @INSTAGRAM

Created with by ThemeXpose | Distributed By Gooyaabi Templates