facebook google twitter tumblr instagram linkedin
  • Home
  • Tentang Kami
  • Portofolio
    • Griya Manggis
    • House of Shalom
    • Itok House
    • Joglo Kasatrian
  • Liputan Media
  • Kontak
  • Tips

Kontraktor Murah Jogja

CV Aditya Utama Kontraktor Murah Jogja | Kontraktor Yogyakarta | Jasa Bangun Rumah Yogyakarta


Rumah dan seisinya memang berpotensi menyimpan alergen (bahan-bahan pencetus alergi). Untuk itu, gunakan jurus penghalau alergi yang paling ampuh. Apa gerangan? Jagalah rumah dalam kondisi bersih dari faktor pencetus alergi. Murni terbebas dari alergen mungkin sulit dicapai. ''Setidaknya, usahakan untuk minimalkan paparan alergen kepada penderita alergi,'' kata dr Elvie Zulka SpTHT. Berikut adalah jurus gampangnya:

Waspadai alergen umum
Bulu hewan, debu, kecoa, tungau, jamur, dan serbuk bunga merupakan alergen paling umum. Alergen hirup dan kontak tersebut sangat mungkin bertebaran di rumah Anda. Agar alergi tak datang berulang, banyak hal praktis yang bisa Anda lakukan. Anda dapat memulainya dengan mengkaji kembali furnitur yang ada di rumah seraya membersihkan rumah dengan seksama.

Lihat tirai
Penutup jendela ini kerap menyimpan debu dan terbilang jarang dicuci. Anda dapat mengganti bahan kain dengan material lain yang gampang dibersihkan. Seperti blind dari bahan plastik atau solid wood yang bisa dilap basah.

Singkirkan kecoa
American Academy of Allergy Asthma and Immunology (AAAAI) merekomendasikan pengendalian populasi kecoa di rumah tinggal. Caranya terbilang mudah, yaitu membersihkan rumah dan membuang sampah tiap hari.

Tumpas tungau
AAAAI juga menyarankan pengendalikan dust mite alias tungau. Melapisi bantal dan kasur dengan bahan antialergi merupakan salah satu jalannya. Lantas, cucilah seprei, sarung bantal, guling, selimut, serta bedcover dengan air panas seminggu sekali. 

Hewan peliharaan di luar rumah
Untuk memangkas risiko alergi, AAAAI menyerukan agar hewan peliharaan tak dibiarkan masuk ke rumah, terutama kamar tidur. Penggunaan penjernih udara yang dilengkapi dengan filter High Efficiency Particulate Air Filter (HEPA) dibarengi dengan pembersihan rumah bisa dilakukan jika ingin membiarkan binatang kesayangan berkeliaran di dalam rumah. Ini karena di samping bulunya, urine beberapa hewan juga bersifat alergen.

Area basah dan lembab
Pengendalian jamur juga penting dilakukan di area basah dan lembab. Seperti di kamar mandi, kusen jendela, dan area di bawah tempat cuci piring. Pemakaian pembersih yang mengandung desinfektan dan antibakteri ampuh melenyapkan jamur dari daerah-daerah tersebut. Sedangkan, untuk mengusir jamur yang menempel di filter AC, dehumidifier, serta humidifier, gantilah filter sesuai petunjuk pabrik.

Wadah penyimpan
Siapkan wadah simpan untuk boneka, krayon, dan mainan yang lain agar terhindar debu. Sedangkan boneka tetap harus dijaga kebersihannya dengan dicuci secara berkala.





Sumber : Berbagai Sumber
21.00 No komentar

Selain faktor keindahan, kesehatan juga menjadi aspek penting yang perlu diperhatikan dalam membangun rumah. Rumah yang sehat memenuhi beberapa kriteria, antara lain sirkulasi udara yang baik, ruangan yang mendapat cukup cahaya alami dari matahari, tata letak ruangan yang memudahkan pergerakan penghuni untuk beraktivitas, hingga tersedianya lahan terbuka hijau.

Berikut ini penataan rumah sehat yang menitikberatkan pada sirkulasi udara dan pencahayaan alami:

Pencahayaan
Pencahayaan pada ruangan sebaiknya bersumber pada cahaya matahari—selain sehat juga hemat energi. Untuk itu, setiap ruangan sebaiknya memiliki jendela kaca yang terhubung dengan bagian luar rumah.

Penentuan besar dan letak jendela, harus disesuaikan dengan arah matahari. Cahaya matahari yang langsung dari barat akan membuat ruangan sangat panas. Gunakan kanopi jendela untuk menaungi jendela dari cahaya matahari langsung dan menjaga jendela dari cipratan air saat hujan.

Bila satu ruangan tidak memungkinkan untuk dipasang jendela, Anda dapat menggunakan elemen lain, seperti void, skylight (atap genteng kaca), atau penggunaan bahan polycarbonat pada atap garasi. Penggunaan sekat dinding berbahan kaca (glass block) juga bisa membantu pencahayaan, sekaligus sebagai ornamen.

Sirkulasi Udara 
Ruangan yang berbatasan dengan tembok luar rumah dapat menggunakan ventilasi untuk mengalirkan udara, sementara untuk ruangan yang posisinya di tengah bangunan bisa menggunakan saluran penangkap angin.

Selain bentuk-bentuk jendela konvensional, Anda bisa juga membuat jendela bouvenlicht. Jendela ini terdiri dari dua bilah kaca terpisah yang memiliki celah di antara keduanya, yang memungkinkan pertukaran udara. Bouvenlicht umumnya dipasang di kamar mandi.

Selain itu, juga bisa dibuat ventilasi udara berbentuk lubang kisi-kisi angin dengan susunan horizontal pada dinding bangunan. Metode untuk membuat lubang ventilasi juga bervariasi mulai dengan membuat lubang dinding, kusen kayu dengan kisi-kisi arah horizontal , ataupun menggunakan rooster dari bahan beton, metal, aluminium atau kayu.

Sistem terbaik untuk merancang sirkulasi udara alami adalah ventilasi silang (cross ventilation). Pada sistem ini, sirkulasi udara diatur sedemikian rupa agar bisa mengalir dari satu titik ventilasi udara menuju titik ventilasi udara lain, dan sebaliknya. Dengan adanya perbedaan tekanan di dalam dan di luar bangunan, maka aliran udara tidak terjebak di dalam rumah, sehingga rumah bebas dari pengap dan panas.




Sumber : Berbagai Sumber
19.00 No komentar

Sinar matahari memang menjadi salah satu kunci rumah sehat. Namun, intensitas sinar matahari yang berlebihan bisa membuat rumah gerah dan tak nyaman.

Banyak orang mencari solusi instan, seperti dengan menggunakan pendingin ruangan. Akan tetapi, dengan perencanaan yang tepat, rumah bisa nyaman tanpa AC.

Untuk itu, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan, seperti menentukan posisi ruang dan bukaan rumah berdasarkan arah dan pergerakan sinar matahari.

Kamar Tidur
Agar sinar matahari pagi dapat masuk ke ruang ini, letakkan kamar tidur di sisi tenggara hingga timur laut. Selain baik buat kesehatan, sinar matahari yang masuk ke kamar membuat Anda tidak malas bangun pagi.

Disamping itu, sisi ini tidak menerima panas matahari sore, sehingga istirahat malam Anda menjadi nyaman.

Ruang Publik
Ruang publik, seperti ruang Keluarga, ruang tamu, dan ruang makan sebaiknya berada di sisi barat laut atau barat daya. Di posisi ini, ruang publik akan mendapatkan penerangan alami yang hangat.

Sebaliknya, untuk mengurangi panas matahari dari sisi barat, perlu digunakan material peredam panas. Buat juga ventilasi silang (cross ventilation) dengan membuat banyak lubang angin.

Kamar Mandi
Karena kamar mandi memiliki tingkat kelembapan tinggi, maka ruang ini sangat memerlukan sinar matahari langsung. Untuk itu, letakkan kamar mandi pada sisi barat atau timur.

Dapur
Digunakan sebagai tempat memasak, dapur umumnya memiliki suhu ruang tinggi. Oleh karena itu, sebaiknya letakkan dapur di posisi yang minim sinar matahari, yakni di sisi utara atau selatan.

Bukaan Rumah
Agar mengurangi paparan sinar matahari langsung, letakkan bukaan rumah, seperti seperti pintu atau jendela di sisi utara atau selatan. Jika kondisi tidak memungkinkan pintu atau jendela berada di utara atau selatan, solusinya bisa dengan memasang tirai atau kaca peredam panas.





Sumber : Berbagai Sumber
17.00 No komentar


Berikut ini beberapa hal yang bisa Anda pertimbangkan ketika ingin membangun rumah. Hal-hal logis berikut ini mampu membantu Anda membuat desain rumah lebih ramah lingkungan, dan yang pasti lebih efisien.

Pertama, cukup bangun rumah seluas yang Anda butuhkan. Meski memiliki lahan luas, membatasi ukuran rumah sesuai kebutuhan memiliki banyak keuntungan. 

Selain mampu menghemat biaya pembangunan, Anda akan merasa bahwa rumah berukuran lebih kecil juga lebih mudah dirawat, mudah dalam pengaturan perputaran udara, serta lebih mudah dibersihkan. Rumah juga menjadi lebih sehat dan terasa lebih segar.

Pertimbangkan juga kebutuhan Anda memiliki kamar tidur dan kamar mandi tambahan. Periksa masing-masing ruangan dan bila tidak terlalu diperlukan, hindari menggandakan berbagai barang. Anda tidak perlu menggandakan atau memiliki dua kompor, lemari es, dan sink bila Anda tidak benar-benar membutuhkannya. 

Kedua, usahakan hanya berinvestasi pada perlengkapan elektronik dengan tingkat efisiensi energi yang tinggi. Anda bisa mencari label berlogo SNI (untuk barang-barang buatan Indonesia), atau barang-barang berlabel Energy Star untuk barang-barang impor. Lemari es produksi terbaru akan jauh lebih efisien ketimbang lemari es yang diproduksi 20 tahun lalu. Dengan berinvestasi pada barang-barang hemat energi, pengeluaran bulanan Anda untuk listrik pun lebih murah. Selain itu, rumah Anda juga lebih aman.

Ketiga, selain mencari barang-barang elektronik hemat energi, pastikan juga Anda menggunakan material pembangun rumah yang mampu bertahan selama bertahun-tahun. Berkonsultasilah pada arsitek atau kontraktor Anda. Selalu dahulukan kualitas, meski anggaran Anda terbatas. Pasalnya, material berkualitas buruk hanya akan berpotensi menambah pengeluaran Anda.

Keempat, usahakan membeli material serta furnitur lokal. Ada beberapa pertimbangan penting dalam membeli material lokal. Pertama, jarak pengiriman yang relatif dekat dengan rumah Anda akan memotong banyak biaya. Kedua, barang-barang buatan lokal biasanya mempertimbangkan kebutuhan khusus atau karakteristik daerahnya.


Sumber : kompas 

22.29 No komentar


Meski dianggap tak tampak, tapi vital. Begitulah adanya septic tank di rumah. Walau tak terlihat, perannya sebagai penampung dan penyaring limbah cair rumah tangga membuat keberadaan septic tank menjadi suatu keharusan. Keberadaannya bahkan harus sudah direncanakan sejak awal masa pembangunan rumah.

Melengkapi septic tank konvensional, kini telah tersedia pilihan septic tank modern atau sering juga disebut septic tank biologis ramah lingkungan. Pada sistem konvensional, air limbah dari WC ditampung dalam sebuah bak, lalu disaring dan dibiarkan meresap ke dalam tanah. Air limbah dari septic tank tersebut tidak dibuang ke saluran air karena limbah ini masih berbau. Sekarang sistem peresapan limbah ke dalam tanah ini dianggap dapat mencemari air tanah yang menjadi sumber air kehidupan.

Septic tank modern tidak memerlukan lagi kehadiran sumur resapan karena prinsip kerjanya air dibuat menjadi bersih, lalu dibuang ke saluran air yang berakhir di sungai-sungai. Tentunya ini dilakukan setelah limbah ini mengalami suatu proses sehingga memenuhi syarat CoD dan BoD sesuai batas yang diberikan berdasarkan Peraturan Gubernur No. 122 tahun 2005. Ini dimungkinkan karena septic tank modern menggunakan teknologi biologis di dalam bak penampung untuk mengoptimalkan proses filterisasi.

Alhasil, limbah cairnya jadi aman untuk langsung dibuang ke saluran depan rumah sekalipun. Jadi dengan menggunakan septic tank tersebut, pencemaran air tanah jadi berkurang. Septic tank modern tersedia dalam bentuk sudah jadi. Ada yang terbuat dari fiber, ada pula yang berbahan dasar beton. 


Sumber : Wartakotalive
22.26 No komentar


Sadarkah Anda, kalau dua per tiga waktu yang ada selalu dihabiskan di dalam rumah? Apa pun gaya dan tipe rumah Anda, yang terpenting adalah kesehatannya. rumah yang sehat akan membuat Anda lebih tenang untuk beristirahat di dalamnya, walaupun ukurannya tidak terlalu besar.

Hunian sehat tentunya akan membuat penghuni yang berada di dalamnya menjadi sehat juga. Biasanya jika lahan tempat tinggal berukuran kecil, pastinya semua lahan yang ada dipergunakan untuk bangunan. Memang itu hak Anda sebagai pemilik rumah. Namun, yang perlu Anda ingat bila semua lahan yang ada di buat bangunan, berarti Anda menghilangkan kesempatan untuk pencahayaan masuk ke dalamnya dan itu membuat hunian Anda tidak sehat.

Walaupun ukuran rumah tidak luas alias sempit, namun Anda jangan sekali-kali mengabaikan faktor kesehatannya. Berbagi fungsi antarsesama ruangan sudah paling tepat Anda lakukan. Biasanya ada beberapa ruangan yang bisa Anda satukan, seperti ruang tamu dengan ruang keluarga dan ruang makan yang bergabung dengan dapur. Memberikan dua fungsi ke dalam satu ruangan memang cara yang paling efektif untuk menyiasati keterbatasan lahan.

Selain itu, penggabungan juga bisa memberikan manfaat yang baik, seperti sirkulasi di dalam ruangan menjadi baik dan penghawaannya pun bisa selalu dijaga. Jika Anda merasakan lahan mungil Anda kurang bisa memberikan manfaat ruang yang dibutuhkan, maka Anda bisa membuat dengan konstruksi dua lantai agar nantinya rumah Anda lebih bisa memenuhi segala kebutuhan.

Jika memang dirasa membutuhkan tambahan ruangan lain, kita bisa mengembangkan hunian tersebut ke atas. Artinya, dibuat dua lantai, bukan dengan menghabiskan sisa lahan yang ada di belakang. Sisa lahan yang ada bisa dibuat sebagai jalur sirkulasi dan penghawaan, jadirumah tidak sumpek dan pengap. Terkadang kehadiran penyekat untuk ruangan memang dibutuhkan, tetapi tidak bagi hunian mungil. Bisa jadi adanya penyekat akan menimbulkan kesan penuh dan sesak di dalam rumah.

Keberadaan sekat memang dibutuhkan untuk membatasi beberapa fungsi ruang atau membuat sebuah ruangan menjadi lebih privat. Namun, bila rumah mungil banyak menggunakan sekat, akan menjadi sumpek. Jika dirasa perlu, maka gunakan sekat yang tidak permanen sehingga bisa dengan mudah dipindahkan dari ruang yang satu ke tempat yang lainnya. Sebenarnya mudah saja membuat hunian kecil menjadi sehat, tinggal bagaimana Anda bisa memadupadankan beberapa fungsi ruang dengan penggunaan furniturnya. 

Sumber : Harian Seputar Indonesia



21.55 No komentar
Older Posts

About me

About Me





Admin Perusahaan CV Aditya Utama. Informasi, Saran, Kritik silahkan hubungi kontak yang tertera di website ini. Terimakasih ^_^.

Labels

Artikel Artikel Arsitektur Artikel Dekorasi Artikel Gaya Hidup Artikel Interior Artikel Unik Artikel eksterior Tips

Pengunjung

Postingan Populer

  • Tips Membuat Pot Bambu Yang Menyatu Dengan Alam
    Seorang ibu mengeluh, rumahnya yang sempit tidak memungkinkan ia menyalurkan hobinya yaitu mengoleksi tanaman hias.  Padahal sebetulnya ia t...
  • Tips Mengatasi Tembok Rumah Yang Retak
    Retak-retak pada dinding yang biasanya halus itu sering disebut 'retak rambut.' Ada berbagai faktor penyebabnya. Di antaranya muai s...
  • Membuat Taman di Atap
    Tinggal di perkotaan dengan lahan terbatas? Bukan alasan untuk melakukan penghijauan di lingkungan rumah. Tapi, kalau lahan memang terbatas,...
  • Tanaman Penyerap Polusi Udara
    Semakin menyempitnya lahan untuk hunian membuat kebanyakan orang mengorbankan ruang terbuka hijau di rumahnya. Dengan lahan rumah yang terba...
  • Semakin Asri dengan Pot Gantung
    Banyak cara untuk menciptakan rumah yang sejuk dan asri karena banyak juga cara untuk menanam tanaman hias di kebun rumah sendiri. Salah sat...
  • 7 Jenis Tanaman Pagar
    Membangun rumah yang "lebih dekat dengan alam" seringkali diterjemahkan sebagai rumah yang memiliki banyak tanaman hijau. Padahal,...
  • Konsep Rumah Hijau "Travessa do Patrocínio"
    Inilah salah satu inspirasi rumah modern berkonsep "rumah hijau" untuk Anda. Rumah dengan luas 248 meter persegi ini memiliki tama...
  • Mempercantik Rumah Dengan Pagar Tanaman
    Gerakan kembali ke alam sudah menjadi gaya hidup. Salah satu wujudnya adalah pembuatan pagar tanaman. Apa yang menarik? Di samping alami dan...
  • Konsep Green House Dengan Vertical Garden
    Vertical Garden atau kebun vertikal seperti menyalahi kodrat dimana tanaman umumnya tumbuh secara horisontal. Namun, solusi ini menjadi jawa...
  • 3 Tipe Pencahayaan Ruangan
    Pencahayaan yang sempurna untuk ruangan adalah hal yang terpenting. Sayangnya, kita tidak bisa membuat pencahayaan yang stabil di sepanjang ...
FOLLOW ME @INSTAGRAM

Created with by ThemeXpose | Distributed By Gooyaabi Templates