facebook google twitter tumblr instagram linkedin
  • Home
  • Tentang Kami
  • Portofolio
    • Griya Manggis
    • House of Shalom
    • Itok House
    • Joglo Kasatrian
  • Liputan Media
  • Kontak
  • Tips

Kontraktor Murah Jogja

CV Aditya Utama Kontraktor Murah Jogja | Kontraktor Yogyakarta | Jasa Bangun Rumah Yogyakarta




Setiap rumah memiliki bukaan sebagai jalur sirkulasi udara dan cahaya, salah satunya dengan membuat jendela. Agar jendela tampil lebih manis, padukan dengan tirai yang serasi.

Fungsi utama tirai adalah sebagai penutup jendela untuk menghalangi pandangan dari luar rumah. Tirai juga berfungsi untuk menghalangi cahaya masuk secara berlebihan. Dengan tirai, kita bisa mengatur banyaknya cahaya yang masuk ke rumah.

Sekarang ini tirai tak lagi dipasang secara fungsional. Tirai juga telah menjadi elemen penting sebagai dekorasi untuk penataan interior. Desain tirai pun makin variatif. Pilihan bahan, warna, dan motif kian menggoda mata. Sesuaikan saja dengan gaya tatanan hunian Anda.

Sebelum menentukan tirai seperti apa yang akan Anda pasang untuk menghias jendela, kenali terlebih dahulu jenis-jenisnya.


• Curtain

Tirai model ini paling banyak digunakan. Tirai yang sering juga disebut gorden ini berupa kain yang digantung pada gantungan dengan rel atau ring. Cara membuka menutupnya dengan cara digeser ke kanan dan kiri. Jika tidak dibuka secara maksimal, curtain bisa dibuka dengan cara diikat di bagian tengah atau diikat ke sisi jendela.

Pilihan motif, warna dan bahan curtain sangat memikat dan bisa disesuaikan dengan interior rumah. Motif bunga-bunga atau floral sangat pas untuk rumah bergaya Victorian atau country. Motif garis-garis atau kotak-kotak yang ceria menciptakan suasana lebih kasual. Tapi jika lebih suka curtain polos tanpa motif, tirai tetap dapat membawa ceria dengan permainan warna.

Penggantung curtain pun banyak pilihan ragamnya. Untuk gaya klasik yang elegan, Anda bisa memilih gantungan berupa besi dengan hiasan di ujungnya. Bahan lain yang juga banyak disukai adalah besi tempa dan kayu. Kedua bahan ini sangat pas untuk tirai bergaya tradisional.


• Blinds

Tirai model blinds lebih simpel daripada curtain. Blinds dibuka dengan cara ditarik ke atas dan bawah. Namun bentuknya lebih kaku dan tidak menghasilkan kesan lembut dan jatuh seperti curtain. Agar tidak terkesan terlalu kaku, Anda harus lebih kreatif mengolah motif dan bahan. Motif garis-garis atau bunga-bunga bisa dipilih untuk menyiasati kesan kaku.

Ada jenis blinds yang tampil mirip tirai, yaitu Austrian blinds. Tirai model ini, saat dibuka akan membentuk lengkung-lengkung di bagian bawah, sehingga tampil lebih lembut.

Salah satu jenis blinds yang populer di Indonesia adalah kerai bambu. Kerai ini cukup simpel namun berhasil memberi sentuhan natural berkat bahan bambu.


• Vitrage atau sheers

Tirai ini lebih tipis daripada dua jenis tirai sebelumnya. Vitrage atau sheers berfungsi untuk menghalangi pandangan, namun bisa membiarkan sinar matahari tetap masuk ke dalam ruangan. Biasanya vitagre digunakan bersamaan dengan curtain. Saat curtain dibuka,vitrage tetap ditutup untuk menghalangi pandangan dan mengurangi intensitas cahaya yang masuk.

Bahan vitrage yang tipis banyak ragamnya. Ada yang terbuat dari katun tipis, kain kasa,lace, organdi dan sebagainya. Vitrage yang tipis dan melayang memberi kesan lembut dan romantis pada ruangan.

Tirai juga memiliki elemen-elemen pelengkap dekoratif. Ada kanopi untuk penutup rel, poni atau tirai tambahan yang menjuntai, dan sebagainya. Tirai Anda juga bisa tampil cantik dengan pengikat unik. Anda bisa menggunakan tassel, pita, kancing batok kelapa, kerang-kerangan dan sebagainya.

Selamat mendandani hunian anda :) 

Sumber : Viva

22.15 No komentar
Older Posts

About me

About Me





Admin Perusahaan CV Aditya Utama. Informasi, Saran, Kritik silahkan hubungi kontak yang tertera di website ini. Terimakasih ^_^.

Labels

Artikel Artikel Arsitektur Artikel Dekorasi Artikel Gaya Hidup Artikel Interior Artikel Unik Artikel eksterior Tips

Pengunjung

Postingan Populer

  • Tips Membuat Pot Bambu Yang Menyatu Dengan Alam
    Seorang ibu mengeluh, rumahnya yang sempit tidak memungkinkan ia menyalurkan hobinya yaitu mengoleksi tanaman hias.  Padahal sebetulnya ia t...
  • Tips Mengatasi Tembok Rumah Yang Retak
    Retak-retak pada dinding yang biasanya halus itu sering disebut 'retak rambut.' Ada berbagai faktor penyebabnya. Di antaranya muai s...
  • Membuat Taman di Atap
    Tinggal di perkotaan dengan lahan terbatas? Bukan alasan untuk melakukan penghijauan di lingkungan rumah. Tapi, kalau lahan memang terbatas,...
  • Tanaman Penyerap Polusi Udara
    Semakin menyempitnya lahan untuk hunian membuat kebanyakan orang mengorbankan ruang terbuka hijau di rumahnya. Dengan lahan rumah yang terba...
  • Semakin Asri dengan Pot Gantung
    Banyak cara untuk menciptakan rumah yang sejuk dan asri karena banyak juga cara untuk menanam tanaman hias di kebun rumah sendiri. Salah sat...
  • 7 Jenis Tanaman Pagar
    Membangun rumah yang "lebih dekat dengan alam" seringkali diterjemahkan sebagai rumah yang memiliki banyak tanaman hijau. Padahal,...
  • Konsep Rumah Hijau "Travessa do Patrocínio"
    Inilah salah satu inspirasi rumah modern berkonsep "rumah hijau" untuk Anda. Rumah dengan luas 248 meter persegi ini memiliki tama...
  • Mempercantik Rumah Dengan Pagar Tanaman
    Gerakan kembali ke alam sudah menjadi gaya hidup. Salah satu wujudnya adalah pembuatan pagar tanaman. Apa yang menarik? Di samping alami dan...
  • Konsep Green House Dengan Vertical Garden
    Vertical Garden atau kebun vertikal seperti menyalahi kodrat dimana tanaman umumnya tumbuh secara horisontal. Namun, solusi ini menjadi jawa...
  • 3 Tipe Pencahayaan Ruangan
    Pencahayaan yang sempurna untuk ruangan adalah hal yang terpenting. Sayangnya, kita tidak bisa membuat pencahayaan yang stabil di sepanjang ...
FOLLOW ME @INSTAGRAM

Created with by ThemeXpose | Distributed By Gooyaabi Templates