facebook google twitter tumblr instagram linkedin
  • Home
  • Tentang Kami
  • Portofolio
    • Griya Manggis
    • House of Shalom
    • Itok House
    • Joglo Kasatrian
  • Liputan Media
  • Kontak
  • Tips

Kontraktor Murah Jogja

CV Aditya Utama Kontraktor Murah Jogja | Kontraktor Yogyakarta | Jasa Bangun Rumah Yogyakarta




Bambu adalah sejenis rumput dan anda mungkin berpikir bahwa bambu bersifat lembut dan rapuh sebagaimana spesies rumput lain. Selama ini, yang kita tahu dan seperti anggapan masyarakat kebanyakan, bambu tak akan bisa digunakan sebagai bahan bangunan modern. 

Namun ternyata bambu telah membuktikan sebagai satuan bahan bangunan yang sangat tangguh, ringan dan fleksibel, sehingga layak untuk dipertimbangkan sebagai pilihan untuk bahan bangunan bagi gedung modern. Sebagai bahan lantai misalnya, di samping indah dari segi bentuk, lantai bambu juga memilki ketahanan yang awet.

Harga bambu relatif lebih murah dibanding harga kayu. Dan jangan salah, meskipun mulanya sulit membayangkan bagaimana bambu bisa dijadikan bahan lantai, mengingat bentuknya yang acak-kadul, tak seragam ukurannya, tapi dengan pimilihan jenis yang baik dan pengolahan tepat, bambu bisa dijadikan bahan lantai yang cantik.

Faktor kemudahan instalasi lantai bambu tidak memerlukan teknik khusus. Ada beberapa cara yang anda dapat lakukan untuk menjadikan bambu sebagai lapisan lantai, antara lain: anda bisa langsung menatanya setelah dibelah dengan ukuran yang sama, tentunya dengan seni peletakan yang baik, rapi berjaajar dan saling mengunci pemasangannya, sehingga hasil akhir lapisan lantainya menjadi pas tanpa ada bagian yang bisa bergeser. Atau jka diperlukan, anda juga bisa memaku atau memasangnya dengan lem untuk hasil yang lebih stabil.

Dari segi ketersediaan, bambu lebih mudah didapatkan dibanding dengan kayu, apalagi kayu jati, karena siklus tanam bambu lebih pendek hanya perlu sekitar 3 tahun untuk siap ditebang dan digunakan. Sedangkan kayu jati butuh puluhan waktu 30 tahun untuk sepenuhnya siap digunakan.

Untuk membuat bentuk lantai bambu yang datar dan padat, ruas bambu dikerat menjadi potongan-potongan pendek sesuai ukuran yang dikehendaki, kemudian direndam larutan pengawet bahan kayu yang banyak beredar di pasaran, setelah itu dilanjutkan ke proses pengeringan dan laminasi. 

Ada pilihan cara untuk mendapatkan hasil yang lebih rapi dan presisi sudut-sudutnya, bambu kemudian di pres sebelum menjadi produk akhir papan lantai. Proses ini menyerupai cara membuat papan lantai dari kayu keras pada umumnya. Pada tahap akhir, potongan-potongan lantai bambu tersebut diberikan pengawet tambahan untuk memperlambat pelapukan dan pembusukan.

Kesan etnik yang cantik dari lantai bambu bukan saja menunjukkan kesahajaan, akan tetapi juga bisa benar-benar hemat biaya dan tetap mencerminkan kualitas. Dibanding lantai kayu yang kebanyakan berwarna gelap kecoklatan, lantai bambu dengan warna lebih beragam dan khas akan membuat ruangan menjadi lebih terang. 

Sungguh patut mulai disosialisasikan penggunaan bambu sebagai pengganti lantai kayu, karena di samping harganya relatif lebih murah dan mudah didapatkan dibanding lantai kayu, penggunaan lantai bambu searah dengan tujuan pelestarian lingkungan.

Sumber : Riau 24 


23.44 No komentar


Mengecat lantai kayu solid dapat memberikan lantai tersebut "kehidupan baru" tanpa harus menggantinya dengan lantai yang baru. Selain itu, mengecat lantai kayu Anda juga dapat membuat Anda berkreasi dengan pola-pola menarik.

Berikut ini cara mengecat lantai kayu yang tepat untuk Anda.

Persiapkan permukaan lantai

Menurut Christopher Comer dari Noble Pro Painting di Chicago, Anda bisa memulai proses persiapan pengecatan dengan mengamplas lantai dengan amplas 150-grit. Mengamplas dengan tangan seperti ini tidak akan membuat lantai benar-benar halus, namun cukup untuk membuat primer menempel dengan baik pada permukaan lantai.


Bersihkan lantai

Hilangkan debu sisa-sisa amplas dari lantai kayu Anda. Seka menggunakan air jika perlu, kemudian cuci dengan pembersih lantai kayu. Bagian terpenting dari langkah ini adalah membiarkan lantai kering setelah dibersihkan.

Idealnya, Anda membiarkan lantai mengering selama dua hari atau lebih. Jika masih lembab, primer dan cat yang menempel pada permukaan kayu akan bergelombang.


Pakaikan primer

Phillip Storey dari Redhill Painting di San Francisco, Amerika Serikat, mengatakan bahwa pihaknya merekomendasikan senyawa yang mampu masuk ke dalam primer berbasis minyak yang dapat menyegel permukaan lantai kayu.

"Namun, primer berbahan dasar lateks juga dapat bekerja dengan baik," ujarnya.

Untuk itu, kata Storey, Anda perlu menyesuaikan antara cat yang akan Anda gunakan dengan primer. Jika akan menggunakan cat lateks, gunakan juga primer lateks. Begitu juga jika Anda ingin menggunakan cat berbahan dasar minyak.

Setelah itu, biarkan mengering setidaknya semalam. Untuk produk berbahan dasar minyak, usahakan Anda membiarkannya selama lebih dari 24 jam.


Amplas sekali lagi

Kali ini, gunakan amplas 220-grit yang akan menciptakan debu lebih halus. Setelah mengamplas, gunakan pembersih vakum untuk membersihkan sisa-sisa debu. Hindari penggunaan lap katun atau kertas untuk membersihkan sisa debu. Bahan ini akan meninggalkan serat di lantai sehingga bisa merusak proses pengecatan Anda.


Berikan warna

Untuk memberikan pola baru atau membuat lantai beraneka warna, gunakan selotip khusus mengecat. Gunakan kuas atau roller, namun pastikan Anda menggunakan perangkat yang tepat.

"Anda tidak akan mendapatkan gelombang udara sama sekali dengan menggunakan kuas, namun mengecat dengan kuas membutuhkan kerja yang intensif," ujar Comer.


Biarkan kering

Mengecat lantai kayu hampir sama dengan menggunakan cat kuku. Dalam pemakaian cat kuku, Anda butuh menggunakan base coat, color coat, kemudian top-coat. Setiap lapisan harus tipis, tidak menggumpal, dan harus benar-benar kering sebelum lapisan selanjutnya Anda gunakan. Setelah lapisan pertama, tunggu setidaknya 24 jam sebelum lapisan selanjutnya.


Berikan pelapis

Setelah dua kali memberikan warna pada lantai Anda, kini tiba waktunya memberikan top-coat. Top-coat akan memberikan ketahanan bagi cat Anda. Berikan satu atau dua lapis pelapis polyeurethanebening, kemudian biarkan selama 24 jam setiap satu lapisan.


Jangan buru-buru berjalan di atasnya

Usahakan melapisi lima atau enam kali kayu Anda dengan top-coat. Semakin lama Anda membiarkan lantai kayu, semakin kuat lantai kayu Anda. Setidaknya, biarkan dulu selama satu hari.


Sumber : houzz.com


21.12 No komentar



Inovasi dapat muncul dari tradisi turun-temurun yang sudah sangat lekat dengan kehidupan kita sehari-hari. Begitulah cara firma arsitektur asal Jepang, 403architecture membuat aksen unik bagi klien mereka, pasangan muda Jepang yang ingin agar firma ini membenahi kamarnya.

Proyek tersebut berada di Hamamatsu, Jepang. Hampir sama seperti kamar khas Jepang lainnya, kamar di Hamamatsu tersebut juga beralaskan kayu yang diamplas tanpa dipernis.

Sampai tahap ini, kamar tersebut sebenarnya masih dapat digunakan dengan nyaman. Sayangnya, langit-langit kamar ini terlalu rendah.

Demi membuatnya lebih tinggi, 403architecture melepas langit-langit kamar yang terbuat dari kayu. Langit-langit tersebut kemudian mereka biarkan "terbuka". Langit-langit semen dan pipa menggantung memberikan kesan industrial pada kamar yang tengah digarap firma ini.

Bagi mereka, jawaban untuk membuat aksen sederhana dan bergaya rustic dari bahan-bahan hasil daur ulang sudah ada di depan mata. Firma ini memanfaatkan lembaran kayu dari langit-langit untuk memberikan karakter pada lantai kamar.

Kayu yang "hijrah" dari langit-langit kamar tersebut menjadi alternatif cerdas untuk karpet tatami. Firma ini membuat potongan-potongan kecil kayu dan mengaturnya di lantai.

Potongan-potongan kayu ini memiliki bentuk, warna, dan ketebalan berbeda. Maka, siapa pun yang berjalan di atasnya akan merasakan tekstur unik pada telapak kaki mereka.

Hasilnya bukan hanya tekstur unik. Firma ini juga telah membuat lantai tinggi insulasi dengan kemampuan meredam suara.

Sumber : dezeen.com


22.03 No komentar


Bagi sebagian orang, kayu masih menjadi favorit untuk mempercantik lantai. Karakternya yang kuat selalu memberikan kehangatan, kesan alami, dan estetika tersendiri.

Ada beragam jenis dan motif yang ditawarkan untuk lantai kayu.Hal ini sangat memudahkan Anda untuk menyamakan rancangan dan penerapan untuk interior rumah. Penutup lantai nan alamiah ini dapat diterapkan dalam berbagai gaya rumah, mulai yang klasik hingga kontemporer. Melihat semakin berkembangnya teknologi pembuatan lantai kayu, lebih memudahkan untuk proses pemasangan dan perawatannya. Begitu juga dengan penyamaan karakter lantai dengan gaya rumah.

Sebelum menerapkan material ini sebagai penutup lantai, ada baiknya Anda mengenal lebih dekat dulu seluk-beluk bahannya. Biasanya produk lantai kayu lebih menonjolkan kekuatan permukaan, seperti scratch resistance, stain resistance, dan antibacterial.Walaupun demikian, yang paling terpenting adalah, Anda jangan melupakan sisi kesehatannya dan pilih produk yang ramah terhadap lingkungan.

Lantai kayu yang baik adalah yang tidak menggunakan bahan kimia berbahaya seperti formalin. Mengingat banyak aktivitas yang dilakukan di atasnya, jadi unsur kesehatan harus diutamakan.

Beragam jenis lantai kayu sudah banyak ditawarkan di pasaran, seperti lantai kayu solid (solid wood floor), lalu ada juga lantai kayu dengan teknologi layer (engineer atau veneer wood floor), dan lantai kayu laminasi (laminate wood floor).

Tentu semua bahan lantai kayu yang ditawarkan tadi memiliki karakter masing-masing. Bila Anda menginginkan tampilan penutup lantai yang berkesan alami, indah, sekaligus hangat, tak ada salahnya mengaplikasikan jenis lantai kayu solid. Kayu tipe ini memang memiliki kualitas yang baik dibandingkan dengan jenis kayu lain. Tapi, jenis kayu ini juga memiliki kelemahan, salah satunya mudah susut lantaran kelembapan dan perubahan suhu. Lebarnya maksimal 15 cm dengan ketebalan tidak lebih dari 2 cm.

Biasanya lantai kayu solid tidak dijual tanpa pelapis akhir sehingga dibutuhkan sedikit trik khusus saat Anda hendak melakukan pemasangan dan pelapisan akhir. Satu hal lagi yang harus Anda ingat, material kayu solid bukan hanya lemah akan kelembapan, juga rawan terhadap goresan, api, dan keretakan.

Karenanya, saat ingin memasang jenis kayu ini, terlebih dahulu beri dia pelindung. Ada baiknya jenis lantai solid digunakan untuk ruang tertentu seperti ruang tamu, keluarga, dan bisa juga menjadi pelapis di setiap anak tangga. Tapi, jangan gunakan material lantai ini untuk dapur, mengingat jenis kayu solid sangat rentan terhadap goresan dan api.

Bukan hanya kayu solid yang bisa Anda pilih sebagai penutup sekaligus pemanis lantai. Anda pun boleh menggunakan lantai kayu dengan teknologi layer atau veneer wood floor yang tak kalah memiliki kesan alami seperti halnya kayu solid. Jenis lantai ini mengurangi pemakaian kayu solid, namun untuk tampilan, jenis kayu ini tidak kalah alami dengan kayu asli. Untuk jenis material kayu layer, biasanya terdiri atas 2-3 lapis atau lebih.

Kemudian kayu ini di-press dengan menggunakan suhu bertekanan tinggi agar tidak mudah menyusut saat dipasang. Untuk pengaplikasiannya, material kayu berbahan layer dapat diterapkan di ruang keluarga maupun ruang makan. Bila Anda menginginkan tampilan lantai kayu yang sedikit berbeda, tak ada salahnya mencoba menggunakan material kayu bekas bantalan kereta api.

Material kayu ini bisa memberikan kesan yang sedikit unik dan etnik, terlebih lagi bila Anda mengikutsertakan pula murnya sebagai pengikat. Ruang bermain si buah hati juga bisa Anda hias dengan pelapis kayu, tetapi sebaiknya gunakan jenis kayu laminasi. Material kayu ini memang jauh lebih ekonomis dibandingkan dengan jenis kayu solid. Jenis kayu ini merupakan hasil cetakan dari serat kayu yang dilapisi plastic coating.Keunggulan lantai kayu ini adalah sangat mudah dibongkar pasang. Untuk pemasangannya, ada yang menggunakan locking system sehingga tidak memerlukan lem.

Sumber : Harian Seputar Indonesia 

21.12 No komentar


Memilih lantai yang tepat dapat memberikan rasa nyaman dan mampu memberikan estetika pada hunian Anda. Saat ini terlihat penggunaan lantai kayu atau parket pun bukan sesuatu hal yang sulit diterapkan pada hunian modern.

Pemakaian lantai parket memang dapat dijadikan solusi alternatif bagi Anda yang bosan dengan penggunaan lantai keramik. Saat ini, lantai parket banyak diminati dibandingkan lantai keramik biasa.

Pemakaian lantai parket terbilang lebih aman dibandingkan lantai keramik biasa sehingga sangat digemari. Teksturnya yang tidak terlalu licin mengurangi resiko terjatuh.

Selain itu, cedera akibat lantai parket pun lebih rendah karena sifat materialnya yang empuk. Bagi kita yang tinggal di daerah tropis, lantai parket dapat menghangatkan di saat musim hujan datang dan memberikan kesejukan di saat panas.

Namun, sebelum memutuskan untuk memilih lantai parket atau keramik, Anda harus memperhatikan fakta-fakta mengenai lantai parket. Hal itu perlu karena merawat lantai parket bukan perkara mudah. Anda harus telaten merawat lantai satu ini, khususnya bagi kita yang tinggal di daerah tropis seperti di Indonesia. Simak tipsnya:

Mudah pudar

Warna kayu parket akan mudah pudar jika sering terpapar sinar matahari. Dengan demikian, Anda harus rajin-rajin merubah posisi lantai agar tidak pudar di salah satu sisinya.

Lembab dan busuk

Gunakan lap yang tidak terlalu basah untuk mengepel lantai parket. Ini perlu diperhatikan, sebab jika terlalu basah lantai parket akan cepat lembab dan menjadi busuk.

Ada baiknya Anda memang tidak perlu terlalu sering mengepel lantai. Anda hanya cukup membersihkannya memakai lap kering.

Mudah tergores

Anda pun harus berhati-hati ketika memindahkan barang-barang Anda, karena parket mudah tergores. 

Selamat mencoba!

Sumber : Kompas 
19.02 No komentar
Older Posts

About me

About Me





Admin Perusahaan CV Aditya Utama. Informasi, Saran, Kritik silahkan hubungi kontak yang tertera di website ini. Terimakasih ^_^.

Labels

Artikel Artikel Arsitektur Artikel Dekorasi Artikel Gaya Hidup Artikel Interior Artikel Unik Artikel eksterior Tips

Pengunjung

Postingan Populer

  • Tips Membuat Pot Bambu Yang Menyatu Dengan Alam
    Seorang ibu mengeluh, rumahnya yang sempit tidak memungkinkan ia menyalurkan hobinya yaitu mengoleksi tanaman hias.  Padahal sebetulnya ia t...
  • Tips Mengatasi Tembok Rumah Yang Retak
    Retak-retak pada dinding yang biasanya halus itu sering disebut 'retak rambut.' Ada berbagai faktor penyebabnya. Di antaranya muai s...
  • Membuat Taman di Atap
    Tinggal di perkotaan dengan lahan terbatas? Bukan alasan untuk melakukan penghijauan di lingkungan rumah. Tapi, kalau lahan memang terbatas,...
  • Tanaman Penyerap Polusi Udara
    Semakin menyempitnya lahan untuk hunian membuat kebanyakan orang mengorbankan ruang terbuka hijau di rumahnya. Dengan lahan rumah yang terba...
  • Semakin Asri dengan Pot Gantung
    Banyak cara untuk menciptakan rumah yang sejuk dan asri karena banyak juga cara untuk menanam tanaman hias di kebun rumah sendiri. Salah sat...
  • 7 Jenis Tanaman Pagar
    Membangun rumah yang "lebih dekat dengan alam" seringkali diterjemahkan sebagai rumah yang memiliki banyak tanaman hijau. Padahal,...
  • Konsep Rumah Hijau "Travessa do Patrocínio"
    Inilah salah satu inspirasi rumah modern berkonsep "rumah hijau" untuk Anda. Rumah dengan luas 248 meter persegi ini memiliki tama...
  • Mempercantik Rumah Dengan Pagar Tanaman
    Gerakan kembali ke alam sudah menjadi gaya hidup. Salah satu wujudnya adalah pembuatan pagar tanaman. Apa yang menarik? Di samping alami dan...
  • Konsep Green House Dengan Vertical Garden
    Vertical Garden atau kebun vertikal seperti menyalahi kodrat dimana tanaman umumnya tumbuh secara horisontal. Namun, solusi ini menjadi jawa...
  • 3 Tipe Pencahayaan Ruangan
    Pencahayaan yang sempurna untuk ruangan adalah hal yang terpenting. Sayangnya, kita tidak bisa membuat pencahayaan yang stabil di sepanjang ...
FOLLOW ME @INSTAGRAM

Created with by ThemeXpose | Distributed By Gooyaabi Templates