facebook google twitter tumblr instagram linkedin
  • Home
  • Tentang Kami
  • Portofolio
    • Griya Manggis
    • House of Shalom
    • Itok House
    • Joglo Kasatrian
  • Liputan Media
  • Kontak
  • Tips

Kontraktor Murah Jogja

CV Aditya Utama Kontraktor Murah Jogja | Kontraktor Yogyakarta | Jasa Bangun Rumah Yogyakarta




Rotan merupakan salah satu alternatif material furnitur yang sangat digemari. Terutama karena bahan nomor satu yaitu kayu semakin langka dan harganya kian melangit. Dibandingkan dengan kayu, rotan lebih fleksibel diolah menjadi berbagai bentuk furnitur misalnya kursi, sofa, meja, rak, peti, hingga tempat tidur.

Furnitur rotan juga lebih efisien untuk rumah mungil karena cukup ringan dan kesannya tidak seberat kayu. Desainnya yang khas dengan anyaman membuat rotan membawa kesan natural dalam hunian.

Saat ini desain rotan makin beragam. Tak hanya desain-desain bergaya natural atau country, rotan juga sering diaplikasikan untuk interior bergaya modern, minimalis, dan juga kontemporer.

Rotan juga sangat digemari pasar luar negeri termasuk Eropa. Di Italia misalnya, rotan dibentuk menjadi beragam desain furnitur yang up to date. Warnanya pun tak lagi identik coklat tua. Rotan bisa tampil lebih gaya dengan finishing warna krem, hitam, putih, dan sebagainya

Agar tampilan lebih modern, pilih furnitur rotan dengan bentuk yang simpel. Rotan juga bisa dipadukan dengan material lainnya, misalnya untuk bagian kaki. Bisa menggunakan besi tempa atau bahkan stainless steel yang menimbulkan kesan high-tech.

Untuk sofa rotan, tambahkan bantalan busa dengan pelapis bermotif sesuai gaya interior agar lebih chic dan nyaman.

Sumber : VIVAnews













12.58 No komentar


SIAPA yang tidak ingin mempunyai kamar tidur yang cantik dan nyaman? Dalam menciptakan kamar tidur yang cantik dan nyaman, Anda tidak hanya terpaku pada luas ruangan atau desain dan pemilihan furnitur kamar tidur yang mahal. Asalkan Anda bisa memilih ragam furnitur kamar yang menarik dan sesuai, Anda sudah bisa mendapatkan kamar tidur yang nyaman.

Desain interior Ade Lesmana menuturkan langkah awal yang harus diperhatikan dalam mendesain kamar tidur adalah konsep. Apakah kamar tidur hanya dibuat untuk ruang beristirahat dan menghabiskan waktu luang, atau sekaligus untuk ruang bekerja. 

Pernak- pernik furnitur kamar tidur tidak perlu mahal, yang penting dapat memenuhi kebutuhan kamar tidur. Terkadang sering kali Anda terjebak dalam penggunaan furnitur kamar tidur yang terkesan memakan tempat di ruang kamar tidur. Kondisi ini menyebabkan Anda tidak leluasa bergerak karena kamar tidur terasa sesak.

Untuk menghindarinya, pemilihan furnitur kamar tidur harus dilakukan secara tepat. Caranya pilih furnitur yang penting-penting saja. Salah satu furnitur yang terpenting di dalam kamar adalah tempat tidur. Ada berbagai pilihan model tempat tidur yang bisa dipilih dan disesuaikan dengan desain kamar tidur Anda. 

Bila ruang tidur tidak terlalu besar dan hanya untuk satu orang bisa menggunakan jenis tempat tidur yang berukuran single, bentuk dari furnitur bisa disesuaikan dengan selera Anda. Bisa dengan menggunakan tiang penyangga atau dipan biasa.

Untuk kamar tidur yang besar bisa menggunakan double bed. Tempat tidur yang digunakan berukuran kingyang terbuat dari kayu dengan lapis plastik imitasi. Bentuknya pun bisa dipilih dengan headboard tinggi atau yang rendah. 

Sumber : berbagai sumber


12.52 No komentar


Cara mudah membuat interior rumah lebih terang, tentu saja dengan menambah akses masuk sinar matahari ke dalam rumah. Anda bisa membuat lebih banyak jendela, skylight atau “jendela” di plafon. Jika tidak mungkin menambah jendela, Anda bisa melakukan beberapa alternatif lain. Berikut ini contohnya.

Pertama, pilih warna dinding yang terang. Warna putih memiliki nuansa yang berbeda-beda. Cari nuansa (shade) yang paling cocok untuk rumah Anda. Jangan lupa, warnai juga plafon dengan warna putih.

Setelah melapisi sebagian besar dinding rumah dengan warna putih, hias dinding tersebut. Daripada memajang lukisan, gambar, atau foto bernuansa kelam, pilih karya-karya bertema dan berwarna menyenangkan seperti tema pantai.

Selanjutnya, gunakan lemari-lemari tanpa pintu untuk menambahkan “kedalaman” di dapur. Namun, dengan meniadakan pintu lemari, Anda membuat siapa pun bisa melihat isi lemari dapur. Jika ingin membuat dapur tetap bernuansa terang, gunakan alat-alat makan berwarna putih atau tembus pandang.

Keempat, gunakan cermin. Cermin bisa memantulkan cahaya dan membuat ruangan lebih terang. Di saat yang sama, cermin juga bisa membuat ruangan terasa lebih besar.

Kelima, gunakan keramik bergaya subway di dapur Anda sebagai backsplash. Pilih warna putih agar ruangan tidak tampak semakin kecil. Jika ingin lebih menarik, gunakan warna abu-abu. Finishing keramik yang mengilap juga membuat dapur Anda menyebarkan lebih banyak cahaya.

Terakhir, hiaslah rumah Anda dengan furnitur akrilik. Furnitur semacam ini tembus pandang, jadi ruangan tidak terasa sempit. Akrilik pun tidak menutup cahaya. Selain itu, tambahkan pula hiasan di dalam rumah dengan bahan mengilap. Lampu bertudung kuningan, misalnya, sangat menarik sebagai aksen.

Sumber : berbagai sumber
12.43 No komentar


Sebuah rumah bernama Mohican Hills House, mengusung konsep desain ramah lingkungan terbaru dengan teknik surya pasif. Terlepas dari itu, bila dilihat dari luar, bentuk keseluruhan rumah ini seolah membentuk beberapa potongan dari sebuah game populer, Tetris.

Dilansir dari laman In Habitat,seperangkat properti yang indah ini terletak di dalam hutan di Glen Echo, Maryland di luar Washington DC.

Hamparan besar dari kaca Energy Star menyelimuti interior hunian sepanjang tahun dan bingkai pemandangan cahaya alami dari lanskap dan berjarak dari Potomac River. Dikelilingi oleh rerimbunan pohon-pohon, lokasi rumah ini terbilang cukup strategis guna meminimalkan gangguan pada lahan dan memaksimalkan tampilan yang diinginkan.

Interior diatur dengan tinggi sekitar dua kali lipat pada ruang terbuka hidup yang bercabang ke dalam empat kamar tidur, kantor, dan kamar lainnya. Sementara rumah memiliki kaca di semua sisi, sebagian besar panel kaca menghadap ke selatan dan menghadap ke Potomac River dan rumput-rumput besar tumbuh di lereng menghadap ke selatan. Penempatan jendela memastikan agar rumah penuh dengan cahaya alami selama siang hari di sepanjang tahun.

Untuk meminimalkan konsumsi bahan bakar fosil, rumah dirancang dengan prinsip surya pasif. Lantai beton berwarna gelap pun membantu meningkatkan surya dan menghilangkan hawa panas pada malam hari, sedangkan isolasi maksimal guna memberikan hawa kehangatan.

Nuansa rumah ini penuh akan cahaya matahari, ventilasi alami, dan efisiensi tinggi peralatan HVAC membantu menjaga bangunan dingin secara alami. Sedangkan kayu digunakan di seluruh bangunan dan arsitek memilih untuk menghindari penggunaan kayu keras eksotis dan mahal dalam memodifikasi termal kayu hutan, guna menjaga agar kayu tetap non-toksik dan berkualitas tahan lama.

13.47 No komentar



Kehadiran taman di rumah, selain bisa mempercantik hunian juga bisa menghadirkan kesegaran tersendiri. Selain ditanami dengan berbegai tanaman hijau, taman pun bisa diberikan elemen tambahan berupa air mancur. Untuk membuat air mancur di taman, dibutuhkan perhitungan yang pas dan tidak asal-asalan.

Arsitek lanskap Herlin Wibowo mengatakan, hal yang harus diperhatikan saat membuat air mancur adalah segi sirkulasinya. Dengan sirkulasi yang baik, air mancur akan semakin tahan lama dan selalu terjaga keindahan gemericiknya. Supaya lebih menarik, pompa air bisa disembunyikan di dalam konstruksi. Namun, jika sulit melakukannya, pompa air bisa juga disembunyikan di antara tanaman air.

“Agar jatuhnya air terlihat lebih menarik, bisa menggunakan kaca di pinggir tiap undakan atau dengan membuat beberapa lubang di pipa paralon atasnya,” ujar I Mata Wayan, salah seorang penjual dekorasi taman.


Anda juga bisa berkreasi dengan membuat air mancur sendiri di rumah. Konstruksinya bisa Anda buat dari batu bata yang disusun dan direkatkan dengan menggunakan adukan trasram. Tentunya dengan komposisi yang pas, seperti semen dan pasir dengan perbandingan 1:2. Untuk pelapis luarnya Anda bisa mengombinasikan beberapa jenis batu alam yang bisa dipakai untuk kolam air.

Wayan juga menambahkan, beberapa jenis batu alam bisa juga digunakan sebagai elemen penyusun air mancur, yaitu andesit, palimanan, batu candi, dan batu relief yang ditata sehingga membentuk alur. Supaya batu tersebut tidak mudah berlumut, sebaiknya diberi coating atau pelapis khusus batu alam. “Pelapisnya bisa menggunakan yang natural dan mengkilap atau polished,” ujarnya.

Memiliki air mancur di rumah tentunya Anda juga harus rutin membersihkan airnya. Untuk menjaga kejernihan airnya bisa disiasati dengan penggunaan filter yang dibuat di bawah dasar kolam. Biasanya, penggunaan filter ini cocok untuk Anda yang memiliki kolam cukup luas. 


16.43 No komentar


Dinding rumah dapat dapat mewakili anda sebagai penghuni sekaligus tuan rumah. Karena kreatifitas anda sangguh menghasilkan harmonisasi antara lantai, dinding, plafon atap, tirai jendela dan perabotan yang senada pada tampak luar bangunan rumah hingga ruang dalam akan membuat rumah anda tampil elegan.

Dinding rumah berbahan batu alami memberi kesan rumah lebih alami dengan dominasi warna abu-abu kehitaman memberi kesan berat, padat dan kokoh, namun menciptakan suasana yang aman, dingin dan menenangkan. Dinding ekspos batu bata berwarna oranye kemerahan (merah bata) atau dinding kayu kecoklatan menampilkan kesan lebih ringan, hangat, dan ceria.

Sedangkan untuk dinding yang dicat memberikan banyak pilihan karakter rumah dan ruang sesuai citra penghuni. Namun, pemilihan material bangunan harus hati-hati dengan memperhatikan kandungan bahan kimia yang ada untuk menghindari zat-zat beracun terhadap penghuni rumah dalam jangka panjang. Pemakaian cat dinding, misalnya, harus memperhatikan tanda yang tercantum pada kaleng cat, seperti no added mercury atau free toxic.

Penataan dinding rumah dapat melibatkan seluruh anggota keluarga, seperti pemilihan warna dinding sesuai kebutuhan masing-masing ruang. Sebelum menentukan warna pilihan, pertimbangkan siapa yang akan menggunakan ruang tersebut, berapa usia rata-rata pengguna dan bagaimana karakter umum masing-masing anggota keluarga. Pemilihan warna dinding rumah, baik untuk ruang luar maupun ruang dalam, akan menghadirkan suasana apa yang ingin anda wujudkan.

Melalui eksplorasi warna dinding, penghuni rumah dapat menerapkan terapi warna (colour therapy) dengan menciptakan karakter ruang yang tenang, tenteram, cerah, stimulasi penyembuhan dan spiritual.

Warna netral atau putih, tampaknya tetap merupakan warna favorit seluruh rumah yang ingin tampil bersih, simbol kesucian dan kebeningan jiwa, jika dipadukan dengan hijau dapat meningkatkan terapi penyembuhan spiritual. Warna-warna tersebut biasa digunakan ruang bermeditasi diri, mulai dari ruang shalat, kamar tidur, hingga kamar mandi pribadi. Namun, tren, gaya rumah, dan ragam suasana yang diinginkan penghuni rumah juga turut mempengaruhi pemilihan warna dinding.


Warna-warni bumi (earth tones), seperti coklat tanah, merah bata, abu-abu pasir atau batu, hijau daun, atau biru air, sangat selaras menciptakan kesan alami yang membumi dan menyatu dengan ruang terbuka. Warna alami tentu lebih sesuai dengan penghuni rumah bergaya tropis alami, country, dan tradisional, seperti warna coklat krem muda, hijau, abu-abu, atau merah bata. Pemilihan genteng tanah liat, pagar dari batu kali, dan dinding rumah dari batu bata ekspos atau dicat warna unsur alam, seperti coklat tanah atau hijau muda, ekspos bahan bangunan kayu pada pintu, jendela, tangga, kerangka kuda-kuda, dan perabotan akan memperkuat keharmonisan kesan alami rumah yang mampu menghilangkan stres.


Jika keluarga anda yang membutuhkan ketenangan dan kenyamanan, warna lembut tampaknya lebih tepat. Gradasi hijau daun dan biru laut dengan perpaduan pot-pot tanaman, vas bunga di meja, warna lantai hijau daun, dan dinding hijau tosca dapat menciptakan efek suasana rumah yang tenang dan nyaman.

Sementara untuk anda yang mendambakan kehangatan dan keceriaan, warna cerah merupakan pilihan utama. Gradasi kuning, oranye, dan merah pada kombinasi lantai merah bata, dinding ekspos bata, atau dicat oranye, plafon kuning gading, serta pot tanaman bunga berwarna-warni membuat rumah terasa lebih hangat dan dinamis. Pemakaian merah, oranye, dan ungu pada ruang tamu dan ruang keluarga juga dapat menciptakan suasana romantis, eksotik, dan misterius, yang memancing imajinatif siapa saja yang memasuki ruang tersebut.

Perpaduan merah, oranye, dan kuning, serta diselingi putih akan menghangatkan ruang dapur bersih (pantry) yang menyatu dengan ruang makan dan mengundang penghuni datang menyantap makanan bersama keluarga. Dinding rumah bergaya mediteranean biasanya memakai warna-warna pastel, seperti ungu, oranye dan merah.

Kreasi dinding beraroma hendaknya diselaraskan dengan tujuan terapi kesehatan penghuni rumah. Dinding cat beraroma terapi di dalam rumah adalah sistem perawatan dan penatalaksanaan kesehatan dengan menggunakan esensial aroma dari saripati tumbuhan aromatik. Aroma terapi memiliki empat fungsi utama, yaitu pewangi alami, purifikasi udara, regulasi dan penyeimbang, serta penyembuhan (terapi) kesehatan.


Dinding juga dapat membantu menciptakan ruang imajiner yang lebih luas dan lega, seperti penempatan cermin lebar yang cerdik pada ruang keluarga. Untuk ukuran ruang dalam yang kecil, dapat dikamuflase dengan membuat dinding kaca yang lebar ke arah luar dan menyatukan suasana rumah secara keseluruhan. Rumah terasa lega dan luas. Komposisi desain tersebut sangat membantu kelancaran sirkulasi udara segar dan siraman sinar matahari yang menghangatkan rumah hingga ke ruang dalam, ini penting bagi terciptanya rumah sehat. Dinding kaca pun kini sudah ada yang dirancang menyatu dengan air mancur sehingga dinding-dinding terlihat lebih hidup oleh "tirai air".

Jangan biarkan dinding rumah kosong karena ternyata dinding juga bermanfaat membantu terapi kejiwaan penghuni rumah. Aksen warna biasa digunakan sebagai titik fokus pandangan dalam suatu ruang. Warna yang dipilih merupakan warna kontras dari warna dominan di dalam ruangan tersebut. Konsep ini dapat digunakan sebagai latar belakang dinding yang akan dipasangi berbagai macam bingkai foto maupun lukisan. Teknik pemasangan pajangan dinding dapat asimetris atau simetris. Pilihlah bingkai atau pigura yang sesuai dengan konsep gaya rumah.

Pemasangan foto-foto peristiwa keluarga (piknik, wisuda, ulang tahun, perkawinan), lukisan pemandangan atau karya lukis/fotografi anggota keluarga sendiri yang dibingkai cantik, sertifikat khusus, topeng, atau patung etnik/modern yang selaras gaya rumah pada dinding rumah ternyata mampu memotivasi hidup penghuni rumah, terutama di kala sedih, kesulitan maupun kesusahan.

Selain itu, dinding juga dapat dilubangi berbentuk segi empat (sesuai selera) sebagai tempat memajang patung, vas bunga, atau pot tanaman. Hiasan dinding ini dapat dinikmati dari dua arah, depan dan belakang sekaligus.

Dinding pun dapat difungsikan sebagai pembatas sekaligus lemari tanam (built in storage) berbahan kayu yang ternyata cantik juga, sebagai tempat pajangan benda-benda koleksi maupun buku-buku perpustakaan pribadi. Kreativitas anda dan keluarga dalam meng-eksplorasi dinding akan terus berlanjut, selama kreatifitas itu masih tetap ada.


13.19 No komentar


Ruang makan ada di ujung lahan. Ruang ini memiliki view taman belakang. Rumput dan tanaman menjadi pemandangan menyegarkan.

Lahan berkontur dipertahankan. Batu koral ditebar untuk mencegah tanah turun saat musim hujan. Suasana ini membuat kita serasa makan di luar rumah.

Sungguh asyik makan yang hangat-hangat dengan minuman hangat pula sembari dihembus sepoi-sepoi segarnya udara taman. Inspirasi untuk bikin betah berlama-lama menyantap makanan di meja makan

Sumber :  TRIBUNNEWS.COM
06.33 No komentar



MEMILIKI rumah yang bertipe sederhana maupun mewah mengharuskan pemilik rumahnya membuat sebuah pagar supaya tingkat keamanan rumahnya semakin lebih terjamin. Selain manfaat keamanan, pagar rumah juga bisa memberikan nilai lain dari rumah anda sendiri.

Tidak banyak orang yang memiliki kemampuan untuk memilih pagar yang baik untuk rumahnya. Karena pada umumnya pemilik rumah hanya mengukur pagar rumah dari segi keamanannya saja dan cenderung mengabaikan sisi seni yang bisa mempengaruhi penampilan rumah anda secara keseluruhan. Jika pun ada, mereka biasanya juga melupakan hal-hal yang sebenarnya sangat penting di dalam pemilihan pagar rumah.


Berikut ini adalah tips memilih pagar rumah yang patut anda lakukan juga saat akan membangun sebuah pagar

Komposisi dan Bahan Pagar yang digunakan

Untuk hal ini sangatlah penting anda perhatikan dan pikirkan secara matang-matang. Jangan sampai susunan komposisi pagar yang anda pakai nantinya justru akan membuat penampilan rumah anda terlihat buruk hanya karena orang memandang pagar depan rumah anda. Tapi harus diingat, dalam memilih dan memodifikasi anda harus menyesuaikannya dengan desain rumah anda, jangan sampai terjadi ketidakcocokan antara pagar dan rumah anda.

Desain Pagar Rumah

Untuk urusan desain pagar, sebaiknya anda tidak melakukan tindakan yang terlalu ekstrim. Cukuplah jenis rumah anda yang dijadkan referensi untuk desain pagar rumah.

Tinggi dan Rendahnya Pagar Rumah

Sama halnya dengan desain pagar rumah di atas, tinggi dan rendahnya sebuah pagar rumah harus disesuaikan juga dengan tipe rumah anda. Jika rumah anda bertipe mewah besar dan bertingkat mewah, pagar dengan ukuran tinggi cocok sekali dengan rumah tersebut.

Warna Pagar Rumah

Warna pagar sesuaikan juga dengan warna rumah idaman anda. Sebaiknya anda tidak melakukan pengkontrasan warna yang mencolok. 

Sumber : berbagai sumber 


04.29 No komentar

Untuk sebagian orang berpendapat bahwa untuk memiliki dapur yang nyaman adalah tergantung dari ukuran sehingga mereka beranggapan “ukuran adalah segalanya”. Ruang dapur bisa menjadi nyaman jika saja si pengguna dapat menata ruang dapur yang sempit namun dapat berkesan lega. Untuk meciptakan apa yang menjadi impian, Anda tidak perlu membutuhkan ruangan yang besar untuk membuat dapur berfungsi dengan baik dan nyaman. Apakah Anda ragu?, ada beberapa cara efektif yang dapat membuat dapur mungil Anda jauh lebih nyaman dan fungsional.

Seorang chef terkenal Mario Batali pernah berkata, "Mereka yang tidak memiliki keahlian dalam memasak yang akan menyalahkan peralatan memasaknya". Buktinya saya dapat membuat semua masakan di restoran saya, hanya dengan menggunakan pemanggang listrik yang tidak bagus dan oven biasa. Oleh Karena itu sebelum Anda mulai mendesain dapur mungil Anda menjadi lebih berfungsi , pastikanlah terlebih dahulu bahwa bentuk, ukuran ataupun peralatan dapur Anda dalam keadaan baik.

Berikut cara efektif menata dapur kecil dan mungil

1. Kerapian adalah hal pertama dan terpenting dalam membuat ruang yang berukuran terbatas menjadi efisien.Oleh karena itu temukan semua tempat barang dapur. Barang yang tertata rapi akan memberikan kesan dapur bersih dan nyaman.

2. Ruang dapur yang sempit sebaiknya Anda jangan menggunakan lemari yang berpintu oleh karena itu lepas pintu lemari dapur dan membiarkan isi lemari bisa terlihat dengan mudah, atau Anda dapat menggunakan pintu kaca.

3. Jangan menumpuk barang, seperti piring membuat dapur karena akan berkesan dapur tersebut penuh akan barang-barang. Yang dapat Anda lakukan dalam hal ini adalah memberikan warna cat dinding dengan warna putih dan gunakan piring dengan warna putih pula. JIka warna dinding sama dengan warna piring maka piring yang menumpuk akan tampak menghilang dan membuat dapur Anda terasa lebih rapi dan luas.

4. Dalam menggunakan peralatan dapur sebaiknya Anda sesuaikan dengan ukuran serta jumlah peralatan memasak atau peralatan makan-minum dengan luas dapur. Jika Anda terdiri dari keluarga kecil sebaiknya Anda jangan menggunakan penanak nasi (rice cooker) yang berukuran besar. Untuk piring dan gelas yang akan di letakkan di dapur sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan Anda jadi jangan terlalu banyak menumpuk barang di dapur yang sempit.

5. Usahakan pencahayaan di dapur cukup baik. Dapur sebaiknya memiliki akses ke sinar matahari, serta berikan juga pencahayaan lampu pijar. Jika ruang dapur Anda gelap akan lebih lembab, apalagi, jika dapur sama sekali tidak mempunyai akses ke sinar matahari alami. Berikan lampu pada bagian bawah lemari dapur dan berikan cahaya juga pada permukaan meja dapur agar tidak gelap. Dengan cahaya yang baik maka dapat memudahkan Anda dalam melakukan masak-memasak, Andapun akan merasa nyaman dalam memasak.

6. Menghemat tempat, misalnya Anda dapat menggunakan furnitur multi guna seperti menempatkan meja kecil di dapur. Hal ini sangat baik dan bermanfaat untuk dapur mungil. Meja digunakan sebagai island atau permukaan tambahan memasak serta untuk menyantap makanan. Tentu akan lebih fungsional dan hemat tempat.


Semoga cara ini dapat membantu Anda dalam menata ruang dapur yang sempit.

Sumber : berbagai sumber
01.24 No komentar


Corak garis-garis dinilai menjadi salah satu corak yang populer dalam industri fesyen. Bahkan, corak ini menjadi pilihan utama dalam desain interior pada umumnya.

Dilansir Freshome, apapun ukuran corak garis-garis tersebut, tipis, tebal, tetap bisa diaplikasikan dalam ruangan di rumah maupun di kantor. Corak ini diyakini bisa memberikan efek suntikan energi baru dan memberikan inspirasi bagi si pengguna ruangan tersebut.

Cobalah keluarkan ide kreatif dan pikirkan bagaimana mengaplikasikan corak tersebut di dalam rumah. Corak ini bisa diaplikaskan pada dinding dan di bagian manapun. Pastikan permainan warna digunakan dengan tepat dan bisa juga mencampur berbagai warna sekaligus. Misalnya warna kontras seperti hitam putih, hitam dan merah.

Corak garis-garis menjadi salah satu tren. Tak hanya pada dinding, motif garis-garis mulai diaplikasikan ke sejumlah media seperti karpet, sofa, furnitur dan masih banyak lagi.

Contohnya, jika mengaplikasikan merah, hitam dan putih pada sebuah desain, akan menjadi sentuhan tersendiri. Namun yang harus diingat adalah usahakan mengaplikasikan warna dengan baik tanpa mengorbankan sudut lainnya.

Sumber: Okezone 
22.20 No komentar


Ruang tidur merupakan tempat Anda dan seluruh anggota keluarga beristirahat. Tentunya Anda menginginkan istirahat yang berkualitas. Salah satu cara untuk mendapatkan tidur yang berkualitas adalah memilih warna yang pas untuk ruang tidur agar suasana menjadi tenang dan nyaman. 

Untuk mengetahui bagaimana menata ruang tidur dengan tepat Anda harus mengetahui dua fungsi utama, yaitu ;

- Fungsi fisik : ruang tidur dapat menjadi tempat untuk mengakomodasi segala macam barang dan kegiatan penghuni rumah yang sifatnya sangat privat.

- Fungsi psikologis : ruang tidur diharapkan menjadi tempat yang dapat memberi ketenangan dan kenyamanan optimal ketika penghuni benar-benar membutuhkan istirahat.


Dari dua fungsi tersebut, menurut buku "Menata Interior Rumah Mungil Modern Minimalis" yang ditulis oleh tim dari Samaya Stylish Living ada trik yang bisa dilakukan untuk menata ruang tidur di rumah mungil, yaitu menggunakan permainan warna. Terkait fungsi psikologis, pilihlah warna-warna pastel dan warna natural untuk memberikan kesan tenang dan nyaman.

Namun pemilihan warna ini pun harus diperhatikan dan dipertimbangkan dengan jeli agar tidak berakhir dengan terlalu banyak menggunakan warna yang teduh seperti biru muda dan krem. Hal itu karena warna-warna teduh akan membuat kemauan belajar anak menjadi berkurang. Warna seperti halnya manusia juga memiliki karakter dan kepribadian yang membuatnya menjadi unik dan berbeda dengan yang lain. 


Untuk ruang tidur sebaiknya gunakan perpaduan warna dingin untuk cat tembok dan warna panas pada sebagian kecil interior. Warna dingin seperti hijau tua, ungu tua, kuning tua. Sedangkan warna panas seperti oranye, kuning, dan merah. Perpaduan yang pas antara warna interior dengan cat tembok akan membuat suasana ruang tidur menjadi nyaman dan tenang.

Untuk menyiasati ruang tidur yang tidak terlalu luas adalah penempatan furnitur. Tempatkanlah lemari pakaian pada bagian kanan dan kiri untuk mengoptimalkan ruangan. Selalu letakkan perabot di sudut ruangan sehingga jarak pandang menjadi lebih luas. Pilihlah furnitur yang tidak terlalu besar dan berwarna cerah untuk ruang tidur yang mungil. Hal itu untuk menimbulkan kesan hangat dan tidak sumpek.


Sumber : VIVanews










19.57 No komentar


Tahukah anda bahwa ruang kosong yang berada di bawah tangga sering luput dari perhatian? Padahal, ruang yang berukuran minimal di bawah tangga dapat dimaksimalkan. Kalau anda terbiasa jeli memperhatikan tiap pojok ruangan hunian anda, maka ruang bawah tangga pun bisa disiasati agar tidak mubazir.

Sebetulnya fungsi tangga ada dua, yaitu sebagai ikon yang merupakan bagian dari interior. Sebagai ikon, tidak ada space di bawah tangga dan di bawah tangga sengaja dibiarkan kosong. Atau ruang bawah tangga dapat dijadikan tempat penyimpanan.

Menyiasati area di bawah tangga perlu kecermatan dan kreatifitas anda. Pertimbangkan juga luas areanya serta peruntukan ruang bawah tangga agar tetap mempunyai fungsi yang berguna. Saat ini area tangga dan sekitarnya sudah digunakan untuk estetika.

Biasanya area ini digunakan sebagai storage (ruang penyimpanan) serta banyak yang menggunakannya untuk kamar mandi. Namun untuk desain rumah modern, sudah jarang yang menggunakan area ini untk kamar mandi.

Bisa juga anda manfaatkan area ini sebagai meja telepon dengan menyertakan dua buah kursi kecil yang unik. Atau jika menginginkan hal yang lebih sederhana, bisa anda letakkan sebuah bufet kecil yang manis di bawah tangga anda.

Jangan terlalu risau dengan jenis material tangga anda. Karena bahan material tangga tersebut tidak berpengaruh terhadap jenis ruangan di bawahnya. Ruangan apapun bisa dimanfaatkan di bawah tangga beton atau kayu sekalipun.

Fokuskan saja perhatian anda pada fungsi ruang bawah tangga yang mau digunakan serta ketersediaan ukuran areanya.
16.26 No komentar



Rumah adalah salah satu hal yang paling penting di dalam kehidupan seseorang. Letihnya tubuh dan pikiran setelah seharian berjibaku dengan kesibukan dalam pekerjaan seakan sirna manakala kita pulang ke rumah dan kemudian melepas penat bersama orang-orang tercinta atau bersama hal-hal yang kita cintai. Banyak peribahasa yang bercerita tentang rumah.

'Rumahku surgaku', 'Rumahku Istanaku','Home Sweet Home, dan lain-lain.

Bahkan konon menurut beberapa ahli psikologi, bentuk, penataan, dan pemilihan warna rumah juga mencerminkan kepribadian pemiliknya.

Misalnya saja, orang berkepribadian tertutup. Penelitian menunjukkan bahwa orang berkepribadian tertutup cenderung memilih desain rumah dengan pagar tinggi. Hal ini menyiratkan tentang makna proteksi diri dari pribadi empunya rumah tersebut. Sebaliknya, orang-orang berkepribadian terbuka biasanya cenderung memilih desain rumah dengan pagar sedang atau rendah, atau bisa juga tidak berpagar sama sekali. Hal ini mencerminkan bahwa si empunya rumah adalah seorang yang terbuka dan gemar bersosialiasasi. Pilihan jenis pagar yang rendah dan terbuka identik dengan kepribadian terbuka sebab dengan pagar yang rendah dan terbuka, maka tetangga dan kerabat akan dapat dengan mudah melakukan interaksi dengan sang pemilik rumah.

Selain pilihan jenis pagar, warna rumah disebut-sebut juga mencerminkan karakteristik pemiliknya.

Berdasarkan pengamatan para pakar kepribadian, tersebutkan bahwa warna-warna pastel akan menghadirkan nuansa tenang dan sejuk ke dalam jiwa pemiliknya. Seseorang yang memilih warna pastel seperti cream, biru muda, hijau muda, putih, baby pink, lavender, sebagai warna rumah mereka kebanyakan adalah orang-orang yang berjiwa plegmatis atau melankolis; menyukai segala sesuatu yang sederhana, stabil, menyukai ketenangan, dan cenderung pemalu serta tertutup.

Sebaliknya, penyuka warna-warna terang seperti kuning, merah, oranye, hijau terang, biru terang, lebih identik kepada karakter koleris atau sanguinis, yang dapat terjelaskan melalui sikap yang spontan, terbuka, bersemangat, aktif, dan dinamis. 

Sementara sentuhan warna-warna lain yang cenderung gelap seperti hitam, cokelat, ungu tua, merah maroon, abu-abu ditengarai sebagai sesuatu yang identik dengan hal-hal yang berkaitan dengan pengalaman batin atau spiritualitas pemilik rumah yang cenderung abstrak.

Berbicara lebih jauh mengenai rumah, pada dasarnya, untuk mewujudkan sebuah rumah atau hunian yang tak hanya ideal namun juga nyaman untuk ditinggali, ada beberapa aspek mendasar selain aspek-aspek yang sudah disebutkan di atas.

Di dalam ilmu fengshui yang diyakini oleh masyarakat Tiong Hoa, dalam tiap bidang kehidupan ada 4 unsur alami utama yang harus terpenuhi, yakni; air, tanah, api, udara. Termasuk halnya dalam hal membangun sebuah hunian, ada aspek-aspek yang perlu diperhatikan demi terwujudnya rasa nyaman, aman, dan tenang di dalam rumah, antara lain adalah:

1. Air

Air adalah kebutuhan paling mendasar manusia. Jika terkelola dengan baik, maka air dapat menjadi sahabat bagi manusia. Sebaliknya, jika tidak terkelola dengan baik, maka air juga dapat menjadi musuh dan bencana bagi manusia.

Dalam membangun sebuah rumah, hal pertama yang perlu diperhatikan adalah masalah saluran air dan sanitasi di dalam rumah. Kita tentunya tidak ingin mengalami waktu-waktu dimana ketika kita tengah asyik bersantai di dalam rumah tiba-tiba harus sibuk 'bekerja-bakti' mengatasi atap bocor atau saluran air jebol ketika hujan datang.

Begitu juga dengan masalah sanitasi. Menjaga kebersihan sanitasi dalam rumah sangatlah penting demi kesehatan seluruh penghuni rumah.

2. Udara

Tak hanya air, udara juga merupakan aspek yang sangat penting di dalam sebuah rumah. Akan sangat disayangkan ketika konsep hunian pilihan anda yang sudah sempurna dari segi citarasa, warna, serta ornamen pada kenyataannya tidak nyaman untuk ditinggali karena terasa pengap dan gerah atau bahkan terlalu dingin ketika malam tiba. Karena itu, perhitungan yang matang mengenai jumlah ventilasi di setiap ruangan, tinggi atap, serta jumlah dan lebar jendela mestilah dipikiran secara cermat dan tepat.

3. Tanah

Sebuah rumah pastilah berdiri di atas tanah. Oleh sebab itu, sebelum memutuskan untuk membangun sebuah hunian, kenali dulu karakteristik tanah dan dataran dimana hunian anda nantinya akan dibangun. Dalam keputusan dan proses membangun sebuah rumah kadangkala kita dihadapkan pada suatu kondisi dilematis, yakni keinginan yang bersebrangan dengan realitas kemampuan. Seiring semakin melonjaknya harga tanah, maka untuk mendapatkan hunian 'strategis' dibutuhkan pula dana yang tidak sedikit. Lantas bagaimana jika dana kita terbatas dan kondisi tanah yang mampu kita beli ternyata tidak terlalu baik? Di sinilah kreativitas kita akan diuji. Pengelolaan tanah yang baik akan menjadi jawaban dari dilema yang mungkin kita alami. Misalnya saja, jika tanah tempat tinggal anda terbilang rawan longsor, maka melakukan penanaman pohon di halaman rumah dan memasang kerangka yang kuat sebagai pondasi bisa menjadi salah satu alternatif. Untuk kondisi tanah seperti tersebutkan sebelumnya, sebaiknya hindari juga pendirian rumah yang bertingkat karena akan semakin menambah beban bagi tanah dimana hunian anda berdiri. Jika anda merasa tidak cukup mampu untuk mengelola sendiri kondisi tanah tempat hunian anda, jangan ragu untuk menghubungi ahlinya demi kenyamanan jangka panjang anda.

4. Sinar Matahari

Aspek yang satu ini seringkali terabaikan. Tentu banyak dari kita yang pernah menjumpai rumah yang megah namun suram, atau rumah yang desainnya bagus tetapi tidak nyaman ditinggali karena lembab. Ya, hal ini dikarenakan aspek sinar matahari seringkali terabaikan. Padahal aspek sinar matahari yang memadai dalam sebuah hunian juga turut andil di dalam membangun kebiasaan-kebiasaan serta kesehatan jiwa raga yang baik bagi penghuni rumah. Rumah yang kekurangan sinar matahari tentunya akan bernuansa suram dan gelap, seolah-olah siang tidak pernah ada. Hal ini tentunya dapat menurunkan produktivitas dari penghuni rumah. Ditinjau dari segi kesehatan, kekurangan sinar matahari tentunya juga akan merugikan kesehatan, karena tubuh kita membutuhkan vitamin D yang antara lain didapatkan dari sinar matahari pagi.



Selain keempat aspek dasar dalam membangun sebuah hunian, ada juga aspek-aspek tambahan yang tidak bisa dikesampingkan, yakni aspek 'seni dan keindahan' dari sebuah hunian.

Berbicara mengenai seni dan keindahan memang sangatlah relatif. Sesuatu yang dianggap indah bagi seseorang, belum tentu indah bagi orang lain. Namun kali ini kami akan coba memaparkan cita rasa keindahan bernuansa alami yang tentunya akan menambah rasa betah dan nyaman anda dalam menikmati waktu-waktu di rumah, salah satunya adalah dengan membangun sebuah kolam atau taman air yang besarnya bisa disesuaikan dengan luas tanah dimana rumah anda berdiri.

Gaya dan desain taman serta kolam airpun ada bermacam-macam jenisnya, sebut saja: taman bergaya modern-minimalis, taman bergaya mediteran, taman bergaya tropis, taman bergaya etnik, taman bergaya Victorian, dan lain-lain.

Kolam dan taman air tidaklah mesti luas dan megah. Sesuaikan saja dengan kebutuhan, keinginan, dan kemampuan kita masing-masing. Daya kreatif dalam mendesain dan mensiasati agar kolam atau taman yang kita bangun di tanah yang tidak seberapa luas juga akan jadi tantangan bagi kita. Maka itu, dalam mendesain taman, perlu perhitungan yang tepat agar hunian anda tidak terkesan didominasi oleh kolam. Tema yang kita tentukan tentu sebaiknya juga disesuaikan dengan desain rumah agar nampak selaras dan harmonis.

Betapa nyamannya tinggal di sebuah rumah yang tidak hanya berfungsi sebagai rumah tempat berteduh dan tempat terlelap, tapi juga rumah yang meneduhkan hati, tempat melabuhkan segala kepenatan dan keletihan setelah menjalani hari-hari yang padat dan melelahkan. Menjalani hari-hari dengan penuh semangat dan energi positif sejak membuka mata di pagi hari, didukung dengan suasana rumah yang menentramkan, niscaya akan sehat jiwa dan raga selamanya.

Sumber : berbagai sumber


13.27 No komentar

Tidak semua orang cukup beruntung mendapatkan tanah dengan bentuk seimbang, beberapa orang lainnya harus puas memiliki tanah berbentuk memanjang. Namun, bentuk tersebut sebenarnya bukan halangan mendapatkan tempat tinggal nyaman.

Berada di daerah rural Sayo, Hyogo, Jepang, rumah ramping ini merupakan tempat tinggal sebuah keluarga tunggal yang dirancang oleh praktik arsitektur asal Jepang, Fujiwaramuro Architects. Meski ramping dan membentuk "gang" di dalam rumah, namun rumah ini relatif nyaman.

Fujiwaramuro Architects menyiasati lahan dengan membangun rumah memanjang. Namun, para arsitek tersebut berhasil menanggalkan kesan kekakuan dari konstruksi rumah memanjang dengan membuat konstruksi bangunan ini berliku-liku sepanjang tanah yang tersedia.

Setiap liku tersebut merupakan ruang yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan. Seperti dilansir di www.designboom.com, eksterior rumah ini memiliki warna biru tegas dengan kayu berwarna hangat. Sementara bagian interiornya tampak lebih sederhana dengan lantai kayu berwarna lebih terang dan dinding putih.

Rumah ini digambarkan meniru karakteristik hewan vertebrata yang meliukkan badannya. Untuk rumah ini, "liukan" tersebut memberikan ruang bagi berbagai keperluan.

Sebagai contoh, setiap "liukan" tersebut seolah membuat "kantong-kantong" yang berfungsi sebagai ruang dapur, kamar mandi, kamar tidur, dan ruang-ruang lainnya. Karena rumah ini berbentuk horizontal memanjang, maka "kantong-kantong" tersebut membagi ruang-ruang dalam dua bagian, yaitu bagian utara dan bagian selatan. Dapur, kamar mandi, dan kamar tidur utama berada di bagian utara lengkungan. Sementara itu, kamar anak-anak, ruang Jepang, dan dek eksterior berada di bagian selatan.

Rumah yang hanya memiliki satu lantai ini berada di atas tanah seluas 262,53 meter persegi. Ia memiliki luas bangunan sebesar 82,78 meter bersegi, sementara itu, konstruksi tersebut memiliki area lantai sebesar 81,26 meter persegi.





Sumber : Berbagai Sumber
23.00 No komentar

House in Kamigamo atau Rumah di Kamigamo ini bertempat di sebuah area yang memiliki ketinggian tanah lebih tinggi dibanding Kota Kyoto, Jepang. Karena itu, lewat lokasi rumah ini, Anda bisa melihat keseluruhan Kyoto melalui sudut pandang bird eye.

Kecerdasan dan keuletan merupakan stereotip yang melekat pada karakteristik masyarakat Jepang. Kedua hal tersebut mampu menjadi perpaduan "berbahaya", sebab dari sanalah banyak hal dapat terjadi sehingga tampak tak ada yang mustahil di mata penduduk Jepang.

Bisa jadi, perpaduan tersebut adalah rahasia di balik kerumitan dan kejeniusan hunian yang tampak sederhana di seantero Jepang. House in Kamigamo merupakan salah satu bukti nyatanya.

House in Kamigamo atau Rumah di Kamigamo ini bertempat di sebuah area yang memiliki ketinggian tanah lebih tinggi dibanding Kota Kyoto, Jepang. Karena itu, lewat lokasi rumah ini, Anda bisa melihat keseluruhan Kyoto melalui sudut pandang bird eye.

Memang, meski terdengar menyenangkan, proyek pembuatan rumah ini bukan perkara mudah. Rumah ini berada di lereng terjal dengan area berbentuk segitiga. Dilihat dari sudut mana pun, area rumah ini sungguh istimewa.

Rumah di Kamigamo merupakan buah tangan dari Dai Nagasaka, arsitek Jepang, yang tergabung dalam firma arsitektur, Méga. Rumah tersebut merupakan rumah sempit yang berdiri di atas rangka besi horizontal dan ditopang oleh tiang-tiang individual. Sementara besi penyangga bagian bawah rumah ini adalah struktur kayu yang menahan atap runcing berbalut panel baja galvanis. Penyangga tersebut mampu menopang konstruksi rumah, barang-barang, serta penghuni di tebing terjal.

Open space
Rumah ini terdiri dari dua lantai bangunan. Bagian interiornya penuh dengan aksen kayu. Perpaduan antara warna kayu yang lebih muda dan lebih tua untuk lantai dan plafon mampu memberikan kesan hangat pada rumah ini.

Sepintas meskipun terlihat sempit, rumah ini berbentuk memanjang dan memiliki konsep open space.Aksen kayu sangat berperan dalam menjaga nuansa hangat di dalam rumah.

Pada bagian eksteriornya, Anda akan menemukan kaca besar di salah satu sisi rumah. Kaca tersebut mampu menampilkan pemandangan seluruh kota di bawah rumah ini.

Pemanfaatan rumah ini juga begitu pepat. Lantai atas berisi dua kamar tidur. Sementara ruang keluarga berada di lantai bawah, termasuk dapur, ruang tamu, ruang makan, dan sebuah area belajar berukuran kecil. Dengan semua karakteristik dan tantangan lokasi yang cukup berat, kenyamanan, gaya, dan kecerdasan seolah terpancar dari hasil akhir rumah ini.




Sumber : Berbagai Sumber
21.00 No komentar

Kayu jati adalah pilihan utama untuk dijadikan sebagai furnitur. Pasalnya, kayu ini dikenal kuat dan tahan rayap, sehingga perawatannya pun tergolong mudah. Keistimewaannya tidak hanya membuat kepincut pembeli lokal, konsumen dari mancanegara juga mengincar furnitur jati Indonesia.

Memilih Furnitur Jati Memilih furnitur jati yang bagus memang susah-susah mudah, apalagi jika si calon pembeli tidak mengerti seluk beluk kayu jati. 

Berikut beberapa tips memilih furnitur jati yang baik :

Biasanya secara kasat mata, tampilan kayu jati yang bagus bisa dilihat dari finishing-nya. Jika finishing bagus, maka dasar kayunya juga bagus. Sebaliknya, jika finishing kurang rapi, agak berbulu, atau kasar, maka kayunya pasti kurang bagus.

Tetapi jangan terkecoh penampilan. Ada sebagian penjual menawarkan furnitur yang menggunakan kayu jati hanya di bagian permukaannya saja, sementara di bagian belakang atau bawah, menggunakan t-block atau tripleks. “Dengan mengetuk permukaan furnitur, kita bisa mengetahui perbedaannya.

Kayu jati memiliki beberapa jenis dan grade. Jati yang bagus di pasaran harus lepas putih (tidak memiliki bagian putih yang agak berbulu) dan lepas mata (tidak memiliki ‘mata’ yang merupakan calon cabang). Bagian putih ini biasanya jadi santapan rayap, sementara ‘mata’ membuat kayu lebih rapuh.

Jati yang ditebang saat masih berukuran kecil, pasti bagian kulitnya berwarna putih dan masih memiliki mata. Kayu seperti ini bisa dibuat mebel, tetapi tidak bagus. Biasanya, kayu macam ini dipakai untuk menekan harga jual.

Dari sisi harga, semakin lebar papan kayu jati, semakin mahal harganya. Untuk menyesuaikan dengan harga pasar, biasanya dipakai papan sambungan.

Kualitas kayu jati juga ditentukan oleh daerah asalnya. Biasanya, kayu jati yang beredar di Indonesia berasal dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Lampung. Soal kualitas, jati Jawa Timur yang terbaik, diikuti oleh jati Jawa Tengah. Harga jati Jawa Timur saat ini terbilang fantastis. Kualitas yang berbeda, menurutnya, disebabkan kandungan tanah yang berbeda di setiap daerah.

Untuk memilih kursi jati, harus dilihat apakah kursi tersebut lepas mata dan lepas putih. Nyawa kursi ada di bagian kaki. Jika ada ‘mata’ di kaki kursi, maka kursi rawan patah. Untuk meja, perlu diperhatikan permukaanya. Pilih permukaan yang mulus dan tidak rapuh.

Namun jika tidak yakin, sebaiknya calon konsumen membeli dengan teman yang mengerti seluk-beluk jati, atau memercayakannya pada penjual. Biasanya pembeli akan merekomendasi toko furnitur yang bisa dipercaya kualitas produknya.

Untuk membersihkan furnitur jati sangat mudahm cukup dilap menggunakan teak oil atau pledge. Teak oil biasanya dijual di toko bahan bangunan, sementara pledge tersedia di mal atau super market. Treatment ini bisa dilakukan enam bulan sekali. “Namun untuk perawatan sehari-hari, cukup menggunakan lap basah,” ujar Rina. 

Untuk furnitur yang memiliki banyak ukiran, memerlukan perlakuan yang lebih khusus. Gunakan kuas kecil untuk membersihkan lekukan ukiran dari debu. Kemudian kuas diberi cairan teak oil, dan bersihkan kembali lekukan-lekukan ukiran tersebut.




Sumber : Berbagai Sumber
23.00 No komentar

Vertical Garden atau kebun vertikal seperti menyalahi kodrat dimana tanaman umumnya tumbuh secara horisontal. Namun, solusi ini menjadi jawaban penghijauan di lahan-lahan terbatas akibat pertumbuhan kota.

Jauh sebelum dikenal di Indonesia, masyarakat dari negara-negara yang memiliki lahan terbatas sudah memanfaatkan solusi ini, contohnya di Jepang. Pemerintah Singapura menunjukkan dukungan dengan memberikan insentif kepada masyarakat atau bangunan yang menggunakan vertical garden. Di negara-negara yang lahannya mahal, vertical garden bukan lagi pilihan tapi sebuah keharusan.

Vertical Garden mulai dikenalkan pada tahun 1994 oleh ahli botani Perancis bernama Patrick Blanc. Blanc berpendapat tak semua tumbuhan membutuhkan tanah dalam keadaan tertentu. Dengan pengaturan dan perancangan khusus, tanaman menjelma indah menjadi kebun di seluruh bangunan.

Menurut Asroel Alamsjah dari Tropica Greeneries, masyarakat di Indonesia dapat menggunakan solusi ini untuk menghadirkan nuansa segar dan hijau di rumah. Juga membantu menghasilkan udara segar di antara pekatnya polusi kota. "Untuk vertical garden, Indonesia beruntung karena memiliki banyak tanaman tropis," katanya.

Diakui oleh Asroel untuk membuat vertical garden masih terganjal tingginya biaya. Biaya yang tinggi dikarenakan teknik pemasangan juga media tanam yang masih impor. Kisaran harganya, kata Asroel Rp 1 juta - Rp 4 juta per meter persegi, itu termasuk sistem penggantungan di dinding.

Mewujudkan vertical garden seperti tertera pada gambar pastinya membutuhkan biaya sangat tinggi. Namun, tetap ada beberapa teknik penghijauan di dinding yang disebut Vertical Greenery. Tekniknya antara lain, Green Fasade, Sling system , Wire Mess System, Rack System , Pipe System, Kawat Loket, dan Geo Bag System.




Sumber : Berbagai Sumber
21.00 No komentar

Membangun rumah yang "lebih dekat dengan alam" seringkali diterjemahkan sebagai rumah yang memiliki banyak tanaman hijau. Padahal, tidak semestinya demikian, karena dengan lahan terbatas, mengapa tidak membuat tanaman di rumah yang memiliki fungsi ganda?

Mengakali keterbatasan lahan dengan "menghijaukan" pagar rumah, misalnya. Namun, jangan sampai Anda memilih tanaman yang salah atau kurang cocok untuk dijadikan tanaman pagar. Berikut ini tujuh tanaman yang dapat Anda manfaatkan untuk menghias pagar atau malah betul-betul dijadikan pagar rumah: 

1. Pohon bambu
Ini adalah salah satu tanaman "serba guna" yang dapat Anda temukan dengan mudah. Bambu dapat ditanam sebagai tanaman indoor dengan kondisi pencahayaan minim, bahkan tanpa tanah. Bahkan, varietas bambu yang lebih besar dapat Anda gunakan sebagai pagar yang kuat.

2. Japanese Holly
Tanaman ini memiliki karakteristik yang cocok untuk menjadi pagar rumah Anda. Japanese Holly memiliki batang berduri dan cukup tinggi.

3. English Ivy
Tanaman ini cukup sulit ditemukan di Indonesia. Namun, tanaman yang seringkali Anda temui di tembok kastil-kastil ini tumbuh dengan cepat dan mampu menutupi seluruh pagar. English Ivy kerap disebut-sebut sebagai tanaman yang baik untuk penderita asma dan orang-orang yang memiliki alergi debu.

4. American Holly
Tanaman ini masih "bersaudara" dengan Japanese Holly. Walaupun tidak setinggi Japanese Holly, American Holly masih menjadi pilihan lantaran kemampuannya menutup pemandangan dengan dedaunannya yang lebat. Hal perlu diingat dari tanaman ini adalah memangkasnya secara teratur.

5. Pakis
Semakin banyak tanaman pakis, semakin banyak pula dedaunan yang menutup rumah Anda. Jika tertarik dengan jenis ini, pilih saja pakis Boston untuk ditanam di atas pagar beton Anda. Ini akan memberikan sentuhan hijau bagi rumah Anda.

6. Clementis
Jika tertarik untuk memberikan sedikit warna pada pagar, Anda bisa mencoba menanam Clementis. Buatlah pagar kayu dan biarkanlah tanaman ini merambat bersama bunganya yang keunguan.

7. Pohon cedar
Pohon yang tinggi dan termasuk pohon jarum ini dapat menjadi pagar untuk rumah. Namun, Anda harus punya kesabaran tinggi untuk merawatnya karena dibutuhkan waktu bertahun-tahun untuk menumbuhkan pohon Cedar dewasa. Jika tertarik, pohon ini cocok sebagai pagar vila atau rumah-rumah besar.




Sumber : Berbagai Sumber
19.00 No komentar

Inilah salah satu inspirasi rumah modern berkonsep "rumah hijau" untuk Anda. Rumah dengan luas 248 meter persegi ini memiliki taman vertikal pada fasadnya.

Rumah tersebut berlokasi di daerah diplomatik bergengsi Travessa do Patrocínio, Lisboa, Portugal. Rumah ini merupakan karya arsitek Luís Rebelo de Andrade, Tiago Rebelo de Andrade, dan Manuel Cachão Tojal.

Para arsitek itu khusus membangun untuk Buildings With Art (BWA) pada 2012 lalu. Berbekal sedikitnya ketersediaan lahan, kemudian berpadu dengan kreativitas, jadilah rumah unik ini berupa "paru-paru mini" dari taman vertikal yang menempel pada fasad rumah.

Taman vertikal ini dipenuhi dengan 4.500 tanaman dari 25 varietas berbeda berasal dari Iberia dan Mediterania. Meskipun cantik, proses perawatan taman vertikal seluas 100 meter persegi ini sungguh rumit.

Rumah ini dibagi menjadi empat bagian, meliputi lantai dasar, lantai satu, lantai dua, dan lantai teratas yang berisi kolam renang mungil terbuka. Lantai dasar rumah ini hanya digunakan sebagai garasi untuk memuat dua mobil.

Selain itu, lantai dasarnya juga digunakan sebagai tempat penyimpanan. Sementara lantai berikutnya berisi tiga kamar tidur dan dua kamar mandi. Adapun ruang beraktivitas, ruang keluarga, dan dapur berada di atasnya. Sementara itu, di bagian terbuka, di tingkat teratas, terdapat sebuah kolam renang.

Selain taman vertikal, satu hal unik yang ditekankan oleh para arsitek rumah ini adalah perbedaan keharuman di tiap ruangan. Di area kolam renang, Anda akan mencium wangi kunyit. Sementara di area tempat tidur, Anda akan mencium aroma lavender. Terakhir, di ruang keluarga, aroma yang menyebar adalah wanginya rosemary.




Sumber : Berbagai Sumber
17.00 No komentar


Kamar anak adalah dunia penuh fantasi yang sangat penting untuk pertumbuhannya. Di kamarnya, anak mengembangkan kreativitas dan imanjinasinya.
Karena itulah kamar anak perlu ditata dengan gaya yang mencerminkan usianya. Warna-warna ceria dan gambar-gambar khas anak-anak merupakan dekorasi yang membuat ruangan mereka lebih cerah.
Jika ingin menata ulang, Anda tak perlu mengeluarkan banyak biaya. Dengan ide-ide kreatif, Anda bisa mendekorasi kamar anak dengan benda-benda karya sendiri dan sesuai gaya favorit si kecil. 

Lukisan karya sendiri

Tak perlu membeli poster yang mahal harganya untuk mendekorasi kamar sang buah hati. Anda bisa memajang lukisan karya si kecil sendiri. Dengan demikian, ia bisa lebih menghargai karyanya sendiri.
Selain itu, dengan memajang karyanya itu, anak juga juga bisa menunjukkan pada teman yang sedang berkunjung ke kamarnya. Hal itu bisa menumbuhkan kepercayaan diri anak.
Anda bisa memajang lukisannya dengan cara dipasang di pigura ataupun dengan cara digantung dengan tali lalu dijepit seperti jemuran. Kemudian tali dipasang di sekeliling dinding kamar anak. Lebih unik, bukan? 

Koleksi pernik-pernik

Apakah si kecil suka mengumpulkan pernik-pernik unik? Misalnya rumah keong atau kerang hasil berburu di pantai saat liburan. Atau bahkan koleksi tutup botol mereka yang sudah menumpuk.
Kumpulkan benda-benda unik yang menjadi ‘harta’ buah hati Anda itu. Rumah keong, kulit kerang, atau tutup botol itu bisa Anda masukkan ke dalam toples bening kemudian dijadikan pajangan di meja belajar. Dengan demikian mereka bisa mengenang perjuangan saat mengumpulkan benda-benda koleksi itu.
Jika mau lebih kreatif, ajak si kecil membuat prakarya dari barang-barang koleksi mereka itu. Misalnya pigura foto yang ditempeli kulit kerang, atau wadah pensil dari tripleks yang berhias tutup botol.
Bila gadis kecil Anda gemar mengumpulkan boneka, pajang bonekanya di atas rak atau ambalan di dinding kamarnya. 

Hiasan dengan inisial nama

Seorang anak pasti merasa bangga dengan inisial namanya. Huruf yang menjadi awal namanya seperti sudah menyatu dalam diri mereka.
Mendekorasi kamar anak dengan inisial huruf kesayangannya itu adalah cara paling mudah yang bisa Anda pilih. Misalnya dengan membuat bantal mungil yang berbentuk huruf inisialnya. Bisa juga dengan membuat hiasan dinding berupa inisial namanya yang besar di dinding.
Atau dengan memajang hiasan berupa inisial namanya di depan pintu kamarnya. Dengan begitu, anak merasa memiliki teritori pribadi dan ada tanggung jawab untuk menjaga kamarnya.


17.00 No komentar
Older Posts

About me

About Me





Admin Perusahaan CV Aditya Utama. Informasi, Saran, Kritik silahkan hubungi kontak yang tertera di website ini. Terimakasih ^_^.

Labels

Artikel Artikel Arsitektur Artikel Dekorasi Artikel Gaya Hidup Artikel Interior Artikel Unik Artikel eksterior Tips

Pengunjung

Postingan Populer

  • Tips Membuat Pot Bambu Yang Menyatu Dengan Alam
    Seorang ibu mengeluh, rumahnya yang sempit tidak memungkinkan ia menyalurkan hobinya yaitu mengoleksi tanaman hias.  Padahal sebetulnya ia t...
  • Tips Mengatasi Tembok Rumah Yang Retak
    Retak-retak pada dinding yang biasanya halus itu sering disebut 'retak rambut.' Ada berbagai faktor penyebabnya. Di antaranya muai s...
  • Membuat Taman di Atap
    Tinggal di perkotaan dengan lahan terbatas? Bukan alasan untuk melakukan penghijauan di lingkungan rumah. Tapi, kalau lahan memang terbatas,...
  • Tanaman Penyerap Polusi Udara
    Semakin menyempitnya lahan untuk hunian membuat kebanyakan orang mengorbankan ruang terbuka hijau di rumahnya. Dengan lahan rumah yang terba...
  • Semakin Asri dengan Pot Gantung
    Banyak cara untuk menciptakan rumah yang sejuk dan asri karena banyak juga cara untuk menanam tanaman hias di kebun rumah sendiri. Salah sat...
  • 7 Jenis Tanaman Pagar
    Membangun rumah yang "lebih dekat dengan alam" seringkali diterjemahkan sebagai rumah yang memiliki banyak tanaman hijau. Padahal,...
  • Konsep Rumah Hijau "Travessa do Patrocínio"
    Inilah salah satu inspirasi rumah modern berkonsep "rumah hijau" untuk Anda. Rumah dengan luas 248 meter persegi ini memiliki tama...
  • Mempercantik Rumah Dengan Pagar Tanaman
    Gerakan kembali ke alam sudah menjadi gaya hidup. Salah satu wujudnya adalah pembuatan pagar tanaman. Apa yang menarik? Di samping alami dan...
  • Konsep Green House Dengan Vertical Garden
    Vertical Garden atau kebun vertikal seperti menyalahi kodrat dimana tanaman umumnya tumbuh secara horisontal. Namun, solusi ini menjadi jawa...
  • 3 Tipe Pencahayaan Ruangan
    Pencahayaan yang sempurna untuk ruangan adalah hal yang terpenting. Sayangnya, kita tidak bisa membuat pencahayaan yang stabil di sepanjang ...
FOLLOW ME @INSTAGRAM

Created with by ThemeXpose | Distributed By Gooyaabi Templates