Dari masa ke masa, lampu selalu menjadi elemen penting dalam desain interior. Desainnya yang makin gaya membuat pernik yang satu ini makin banyak dipakai sebagai detail pelengkap interior. Dengan pilihannya yang makin banyak, Anda tinggal menyesuaikan jenis dan desainnya dengan gaya interior rumah.
Selain modelnya yang mempercantik ruangan, cahaya lampu yang berpendar lembut juga mampu menghadirkan kehangatan di dalam ruangan. Pemilihan jenis lampu bisa memengaruhi mood penghuni ruang.
Lampu duduk
Lampu jenis ini paling mudah diterapkan sebagai pernik pelengkap interior. Ukurannya yang tak terlalu besar membuat lampu duduk bisa diletakkan di ruangan apapun.
Di ruang tamu, lampu duduk bisa diletakkan di meja sudut atau credenza. Ruang duduk pun bisa bergaya dengan lampu duduk. Letakkan lampu duduk di meja pendek dengan sofa satu dudukan, jadilah sudut baca yang nyaman.
Lampu gantung
Salah satu jenis lampu yang paling digemari adalah lampu gantung atau chandelier. Lampu jenis ini termasuk alat penerangan yang sudah lama digunakan manusia sejak abad pertengahan. Pada era klasik, baroque, Victorian, hingga art nouveau, chandelier tampil dengan desain yang penuh detil ornamen, kristal dan memiliki banyak tempat bola lampu.
Bentuknya yang mewah itu membuat chandelier sering dijadikan focal point atau focus utama desain pada ruangan.
Saat ini, desain chandelier makin bervariasi dan bisa disesuaikan dengan gaya interior apapun. Lampu gantung gaya minimalis yang simpel pun bisa tetap tampil gaya. Sesuaikan ukuran lampu dengan tinggi langit-langit. Chandelier gaya klasik yang besar dan penuh ornamen akan terlihat semakin monumental jika digantung pada ruangan dengan langit-langit tinggi.
Lampu berdiri
Biasanya lampu berdiri dimanfaatkan sebagai sumber penerangan tambahan. Umumnya lampu jenis ini diletakkan di sudut ruang yang kurang terjangkau oleh lampu utama.
Bentuk kap lampunya tak lagi kerucut terpancung, tapi juga makin beragam. Ada yang kotak, bulat, bahkan bentuk-bentuk organik yang modern. Siluet lampu juga tak hanya kaki dengan kepala lampu. Banyak lampu berdiri yang menawarkan desain unik misalnya berbentuk silinder dari atas hingga bawah.
Kap lampu pun bisa diganti-ganti sesuai keinginan. Jika Anda bosan dengan satu desain dan warna kap lampu lama, Anda bebas memilih model lainnya sebagai variasi.
Pilihan material kap lampu maupun kakinya semakin tak terbatas. Ada bahan kayu, jalinan rotan, tembaga, fiber, ddan sebagainya. Sedangkan kaki lampu umumnya terbuat dari logam dan kayu dengan ragam detil ornament.
Sumber : VIVAnews
22.04
No komentar
Biru gelap adalah warna yang alami yang terdapat pada air dan langit. Warna ini memberi energi positif yang tenang dan tidak membosankan. Interior rumah yang didominasi biru gelap tidak hanya menenangkan, tetapi juga memiliki efek menyegarkan.
Warna biru gelap sangat baik untuk tempat kecil. Warna biru juga direkomendasikan untuk memberi suasana ruang yang lebih luas. Cahaya warna biru di langit-langit ruang akan memberikan tampilan plafon yang lebih tinggi dan lebih luas. Warna ini baik untuk berbagai ruang. Dinding atau plafon dapat dicat dengan warna biru. Warna biru gelap menciptakan prakondisi untuk relaksasi yang mendalam. Namun pada saat yang sama warna ini juga berkesan melankolis.
Dalam terapi, warna biru gelap akan mendorong pemulihan sistem saraf dan membantu stress, meredakan emosi, dan mengurangi tekanan di arteri.
Warna biru gelap dapat diimbangi dengan warna keemasan. Menambahkan warna kuning ke interior biru gelap akan membuat ruangan terasa lebih ceria. Kombinasi biru dengan warna abu-abu akan membuat rumah hangat dan nyaman.
Sumber : berbagai sumber
22.18
No komentar
Sampai abad ke 19, bentuk pohon yang tumbuh alami merupakan material yang paling dicari untuk mengonstuksi tubuh kapal dan kereta kayu.
Bentuknya yang bercabang dan miring justru memberikan penekanan pada serat dalam kayu. Karenanya, harga kayu ini seringkali lebih mahal daripada kayu biasanya. Perusahaan dan para pengrajin kemudian menciptakan sebuah standar bagi seluruh proses dan material yang digunakan untuk menyuguhkan sebuah kualitas yang tinggi.
Kolaborasi Branch Stool ini kemudian berujung pada pertanyaan, sampai sejauh mana bentuk individual ini akan tumbuh dan berintegrasi dengan sebuah konsep desain?
Konsep yang dipresentasikan oleh Branch Stool ini disketsa selama kegiatan workshop di schindlersalmerón, KADK ( The Royal Danish Academy of Fine Arts) di Copenhagen dan sedang dalam pengembangan lebih lanjut. Bekerjasama dengan tukang kayu Bereuter untuk memproduksinya
Sumber : TRIBUNNEWS.COM
23.08
No komentar
Hadirnya tanaman di dalam ruangan membuat nuansa interior terasa lebih asri. Hijaunya dedaunan dan bunga yang cantik membawa keindahan dan ketenangan bagi penghuninya. Tanaman bisa jadi elemen pemanis interior sekaligus membawa kesegaran dalam ruangan.
Menata interior dengan tanaman bisa dilakukan di ruangan mana pun. Mulai ruang tamu, ruang duduk, ruang tidur, hingga kamar mandi. Letakkan tanaman di atas meja konsol sebagai penyambut tamu. Anda bisa meletakkan tanaman yang cukup tinggi di sudut ruang tamu atau ruang keluarga. Untuk kamar mandi, tanaman rambat yang digantung di dinding akan memberi kesan lebih alami.
Memadukan beberapa tanaman yang berbeda bisa juga dilakukan. Namun jangan meletakkan tanaman terlalu banyak supaya tidak terkesan terlalu rimbun.
Jenis tanaman dekoratif cukup banyak pilihannya. Anda bisa menggunakan tanaman berdaun semacam pakis, sirih gading, dan cocor bebek. Bisa juga tanaman berbunga misalnya anggrek atau bromelia. Media tanamnya tak harus tanah. Anda juga bisa menghias interior dengan tanaman hidroponik.
Sesuaikan pot atau wadah tanaman dengan desain interior Anda. Pot tanah liat sangat serasi untuk ruangan bergaya natural atau etnik. Pot dari bahan plastik bisa dimasukkan ke dalam keranjang rotan supaya terlihat lebih artistik. Untuk ruangan yang lebih modern, pilih pot atau vas dari kaca.
Jangan lupa, tanaman membutuhkan cahaya matahari yang cukup. Sedangkan di dalam ruangan, jangkauan sinar terbatas.Untuk menghias interior, sebaiknya pilih tanaman yang mudah perawatannya dan tidak membutuhkan cahaya matahari terlalu banyak.
Letakkan tanaman dekat pintu atau jendela supaya bisa mendapatkan sinar yang cukup. Sesekali bawalah ke luar untuk mendapatkan cahaya dan udara alami.
Perhatikan juga perawatannya. Selain rutin disiram, tanaman juga harus selalu dibersihkan. Jangan sampai ada kutu daun atau ulat yang menempel.
Sumber : VIVAnews
22.46
No komentar
Dapur merupakan ruangan yang sangat penting dalam sebuah rumah. Meskipun Anda jarang atau tidak suka memasak, bukan berarti desain dan penataan dapur dianaktirikan. Siapa tahu desain dapur yang unik dan menarik, membuat Anda menjadi lebih sering memasak.
Menurut buku "Menata Interior Rumah Mungil Modern Minimalis" terbitan Transmedia yang disusun oleh tim Samaya Stylish Living, variasi desain dapur yang cantik adalah salah satu trik untuk untuk membuat seseorang betah di dapur.
Dapur dapat dikategorikan sebagai ruangan yang paling vital. Dapur sendiri, termasuk ke dalam area servis bersama dengan toilet dan ruang cuci. Pada ruangan ini, kebutuhan akan perawatan dan ketahanan material cukup tinggi. Untuk itu, pilihlah material bahan yang kuat dan lakukan perawatan intensif secara berkala.
Seiiring dengan kemajuan zaman, dapur tidak hanya sebagai ruangan untuk memasak tetapi juga tempat berkumpulnya keluarga inti. Keluarga masa kini cenderung lebih menyederhanakan makanannya, apalagi dengan adanya semangat gaya hidup sehat dan mobilitas yang tinggi. Ada dua kategori peruntukkan dapur yang bisa disesuaikan dengan kepribadian Anda.
Pertama, bagi Anda ibu rumah tangga ditambah pembantu yang kegiatan memasaknya penuh. Kedua, ibu rumah tangga yang serba praktis dan jarang memasak.
Desain dapur akan mengikuti peruntukkan tergantung pada pemiliknya. Meskipun berbeda peruntukkan, desain menarik merupakan hal utama. Apalagi jika lahan yang tersedia cukup terbatas, Anda bisa menyiasatinya dengan permainan desain.
Untuk menentukan desain dapur, langkah pertama yang harus diperhatikan adalah fungsinya. Desain dapur kecil yang fungsional umumnya terdiri dari sink (tempat mencuci piring), kompor, lemari es, penempatan electrical outlet seperti dispenser, kulkas, dan rice cooker.
Untuk Anda yang suka memasak dapur sebaiknya dilengkapi dengan exhaust fan (penyedot udara kotor) atau memilih desain dapur yang terbuka agar sirkulasi udara lancar dan suasana dapur tidak pengap.
Sumber : VivaNews
23.50
No komentar
Pernahkan terbayang sebuah wallpaper atau pelapis dinding yang mengeluarkan aroma makanan misalnya kari atau roti panggang yang sedap? Tentu membuat nafsu makan timbul.
Sebuah produsen pernik dekorasi rumah, mydeco.com meluncurkan produk wallpaper unik beraroma. Wallpaper beraroma pertama di dunia ini menggunakan teknologi canggih yang bisa membuat bahan wallpaper mengeluarkan wewangian saat dipotong.
Produk wallpaper unik beraroma ini dinamai Aromatic Home. Pilihan aromanya sangat beragam dan bisa disesuaikan dengan setiap ruangan.
Wallpaper beraroma kopi, kari atau roti bakar ditujukan untuk dekorasi dapur. Sedangkan untuk ruang keluarga atau ruang santai ada pilihan wewangian segar. Misalnya aroma rumput yang baru dipotong, bunga-bungaan atau lavender.
Begitu juga untuk ruang tidur. Pilihan wewangiannya yang lembut dan menenangkan. Sehingga membuat tidur terasa lebih nyaman.
Sedangkan untuk kamar mandi, tersedia wewangian segar buah-buahan seperti jeruk, apel, dan juga aroma kesegaran laut.
Aroma yang terkuar dari wallpaper ini bukan sembarang aroma. Menurut desainer mydeco.com, Nemo Fossor, wangi yang dikeluarkan wallpaper ini digaransi bisa bertahan hingga delapan tahun.
Ia mengatakan, dengan wallpaper beraroma ini, Anda tak perlu lagi memikirkan pewangi ruangan. “Sekarang Anda bisa memastikan ruangan Anda mengeluarkan wangi kesukaan keluarga sepanjang tahun,” kata Fossor.
Selain itu, aroma wallpaper ini juga memiliki fungsi sebagai aromaterapi. Wangi makanan di dapur dimaksudkan untuk membangkitkan selera makan. Sedangkan wewangian segar di ruang keluarga bisa membuat suasana berkumpul keluarga terasa lebih menyenangkan.
Wallpaper tersedia dalam berbagai pilihan motif dan warna yang bisa disesuaikan dengan desain interior rumah.
Sumber : VivaNews
01.15
No komentar
Gaya etnik dengan pernik interior khas tradisional Indonesia masih digemari sebagai pilihan mendekorasi rumah. Gaya ini mudah dipadukan dengan gaya lain, termasuk gaya modern.
Material kayu banyak dipakai sebagai ornamen rumah untuk menciptakan kesan etnik. Furnitur bergaya etnik pun lebih didominasi bahan kayu. Sebagai pelengkapnya, diperlukan pernik dekoratif seperti kain tradisional atau kain belacu.
Interior bergaya etnik kini tampil lebih fleksibel. Aplikasi etnik pada hunian tak harus dengan mengisi seluruh rumah dengan furnitur berlanggam tradisional yang penuh ukiran yang terkesan tua. Interior dan furnitur modern pun bisa terlihat serasi bergaya etnik hanya dengan sedikit sentuhan.
Jika ingin rumah tampil bernuansa etnik, Anda hanya perlu memberikan sedikit ornamen. Misalnya Anda lampirkan sehelai kain bermotif tenun Lombok di sandaran sofa atau untuk menghias coffee table. Bisa juga dengan menggunakan kain batik sebagai sarung bantal untuk mempercantik sofa bergaya minimalis.
Tak cuma pada furnitur, sentuhan etnik juga bisa diaplikasikan pada dinding dan lantai. Misalnya kain songket yang digantung atau dipigura di dinding. Untuk lantai, hamparan karpet bermotif tradisional juga bisa diletakkan di depan credenza untuk menghias foyer Anda.
Gaya etnik ini bisa diterapkan di ruang apa saja. Mulai ruang makan, ruang duduk, kamar tidur, hingga kamar mandi. Untuk ruang tidur, aplikasikan gaya etnik yang lebih simpel dan tidak berat sehingga lebih nyaman untuk beristirahat.
Etnik juga tak cuma identik dengan gaya tradisional Indonesia. Sentuhan budaya bangsa lain pun masuk dalam gaya etnik, misalnya gaya oriental Cina, Jepang, atau India.
Anda bisa memadukan beberapa macam gaya etnik dalam hunian. Gaya campuran ini disebut etnik eklektik. Misalnya ruang tamu dengan paduan gaya Jawa, Cina, atau India. Sedangkan ruang duduk menggunakan furnitur bernuansa Bali. Tapi harus diperhatikan komposisi yang selaras agar tidak terkesan tumpuk-tumpuk acak yang justru mengganggu pandangan.
Pilihan warna juga bisa lebih memperkuat kesan etnik yang ingin Anda tampilkan. Warna-warna tanah yang hangat seperti coklat, krem, atau coklat kekuningan adalah pilihan aman untuk gaya etnik. Motif papan catur langsung mengingatkan kita pada kain poleng yang biasa kita temukan di Bali.
Warna merah bisa dipakai jika Anda ingin memperkuat sentuhan etnik oriental Cina. Sedangkan gaya India identik dengan warna-warni ceria misalnya merah, jingga, merah mudah cerah, dan sebagainya.
Untuk lebih menegaskan gaya Cina atau Jepang, Anda bisa menambahkan ornamen atau detik motif bambu.
Sumber : VivaNews
23.08
No komentar
Pernahkah Anda berpikir untuk menciptakan nuansa yang berbeda di ruang makan, misalkan membuat tatanannya ala warung di kampung yang mengingatkan pada masa kecil dulu.
Inspirasi ini bisa Anda coba terapkan dengan memadukan tatanan furnitur dana beberapa ornamen yang bisa memperkuat tampilannya. ”Ruang makan tidak selalu dihadirkan dengan nuansa formal. Konsep tradisional pun bisa dihadirkan, seperti nuansa warung dulu, restoran Jepang, atau bisa juga dibuat tanpa menggunakan meja atau kursi makan,” kata desainer interior Susan Octari Yauwhan.
Jika Anda ingin menuangkan konsep warung di ruang makan, material kayu bisa digunakan sebagai meja dan kursinya. Sebaiknya pilih material kayu solid karena guratan-guratan yang dihadirkan pada permukaannya mampu menghadirkan kesan alami.
”Ruang makan berkonsep warung kampung dulu sebenarnya menjadi salah satu pilihan yang tepat untuk diaplikasikan di ruang makan berukuran kecil karena selain praktis, furnitur yang digunakan pun tidak memakan tempat,” ujar Susan.
Untuk membuatnya, Anda bisa mendesain meja dan kursinya dengan papan kayu yang berukuran 180 x 90 cm. Disangga dengan dua buah papan yang tingginya 75 cm, sedangkan untuk kursinya dibuat tanpa sandaran. Makan di ruang makan ini Anda bisa bersantai sambil mengangkat kaki seperti di kampung.
Masih ada yang bisa dihadirkan di ruang makan ini, seperti penggunaan lantainya. ”Untuk menghadirkan nuansa tempo dulu bisa dengan menggunakan semen yang ditampilkan tanpa keramik sehingga bisa menghadirkan kesan alami,” ucap Susan.
Sumber : Koran Sindo
22.34
No komentar
Karpet sudah menjadi kebutuhan untuk menghias interior. Lantai berlapis keramik atau marmer sekalipun akan terasa kosong jika dibiarkan tanpa hamparan karpet.
Penggunaan karpet sebagai alas lantai sudah lama dikenal dalam peradaban manusia. Diperkirakan karpet pertama kali dibuat pada 4 SM di daerah Turki dan Persia. Dua nama tersebut hingga kini masih menjadi jaminan mutu produk karpet.
Selain menjadi elemen pemanis interior, karpet juga telah menjadi barang berharga lambang prestise. Banyak kolektor karpet yang rela menghabiskan banyak uang hanya demi selembar karpet sutra antik buatan abad pertengahan.
Memilih karpet untuk memperindah interior bukan persoalan rumit. Tapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar penataan karpet tidak justru membuat ruangan jadi amburadul.
1. Luasan ruang
Sebelum membeli karpet, perhitungkan luas ruangan. Jangan memilih karpet besar untuk ruangan yang sempit. Demikian pula sebaliknya, untuk ruang yang luas, jangan letakkan karpet kecil karena akan terkesan kurang harmonis komposisinya.
2. Perletakan
Karpet sangat fleksibel diletakkan sebagai aksesori di berbagai ruangan misalnya ruang tamu, ruang duduk, dan kamar tidur. Tidak seperti beberapa dekade lalu, sekarang ini karpet tak lagi diletakkan memenuhi seluruh permukaan lantai. Karpet biasanya hanya diletakkan sebagai aksen di bawah meja dan ujung-ujung kursi saja. Sehingga tak terkesan sesak.
3. Bahan
Material karpet modern makin bervariasi. Mulai yang berbulu pendek, hingga berbulu panjang dan bergelombang yang biasa disebut shaggy. Bahan seperti wol, wol sintetis, bulu sintetis, katun hingga anyaman rami bisa jadi pilihan.
4. Motif dan warna
Pilihan motif karpet yang beragam tak perlu membuat Anda bingung. Sesuaikan saja dengan tema interior rumah. Motif dekoratif yang rumit atau sulur-suluran bisa Anda aplikasikan di rumah bergaya klasik, mediteranian, atau tradisional. Sedangkan karpet tanpa motif atau yang bermotif geometris lebih pas untuk rumah berdesain modern atau retro.
Pemilihan motif dan warna karpet bisa memberi kesan atau ilusi ruangan lebih luas atau lebih sempit. Jika ruangan Anda tidak terlalu luas, hindari karpet berwarna mencolok dan motif besar-besar karena akan membuat kesan ruang lebih sempit. Pilih warna terang dan motif kecil-kecil.
Sumber : Viva
22.54
No komentar
Kadang perhatian Anda di rumah tertuju pada ruang yang lebih luas dan melupakan sudut sisa ruangan yang kecil. Dan biasanya di sudut Anda hanya meletakkan pot tanaman atau vas untuk mengisi kekosongannya. Padahal sisa sudut pun apabila diolah dengan optimal juga dapat memberikan fungsi lain yang tentunya sangat bermanfaat.
Hanya bermodalkan furniture built in yang terbuat dari MDF dengan lapisan HPL, Anda dapat menyulapnya menjadi rak sepatu yang cantik. Susun secara bertingkat sesuai kebutuhan dan tidak terlalu tinggi pada dinding sudut sisa antara pintu keluar dengan kabinet dapur. Dengan sistem built in maka rak pun bisa mengikuti bentuk sisa sudut area.
Selain biayanya murah tanpa harus mengeluarkan kocek lebih untuk membeli furniture, Anda pasti lebih puas dengan kreatifitas yang anda lakukan. Dan untuk mempercantiknya, Anda pun bisa melukis atau menambahkan kreatifitas yang lain agar Rak sepatu ini total berbeda dengan yang lain.
Selamat Berkreasi
Sumber : Berbagai Sumber
21.47
No komentar
Memilih meja makan, umumnya hanya dilakukan dengan menyesuaikan ukuran meja dengan ukuran ruang makan. Namun sedikit orang yang mengetahui bahwa bentuk meja pun memengaruhi kenyamanan dalam ruang bersantap ini.
Di pasaran, tersedia meja makan dengan beragam bentuk, seperti bujur sangkar, persegi panjang, bundar, hingga elips. Anda harus menyesuaikan bentuk meja tersebut dengan ruang makan yang Anda miliki.
Bujur SangkarBentuknya yang sederhana, membuat meja bujur sangkar cocok diletakkan di ruangan mungil. Ukuran yang sama di setiap sisi, membikin bentuk meja ini mampu menghadirkan keakraban. Sebaliknya, hindari menggunakan meja bujur sangkar di ruangan panjang, karena akan terlihat janggal.
Persegi Panjang
Meja makan berbentuk persegi panjang sangat cocok untuk ruangan memanjang. Selain akan terlihat lebih seimbang, meja ini juga mampu menampung lebih banyak orang.
Meja berbentuk segi empat—bujur sangkar maupun persegi panjang—memang lebih fungsional, karena bentuknya yang menyudut.
Lingkaran dan Elips
Bila Anda memiliki ruangan cukup luas, jangan ragu memilih meja makan berbentuk lingkaran atau elips. Kendati kurang cocok di letakkan di ruangan sempit, kedua bentuk ini justru apik pada ruang yang lapang.
Dengan meja berbentuk lingkaran atau elips, suasana bersantap bersama menjadi lebih hangat, karena sifatnya yang memusat. Hanya saja, bentuk elips lebih terkesan informal dibandingkan lingkaran.
Sesuaikan dengan Konsep
Selain memilih berdasarkan bentuk, perhatikan juga konsep meja makan tersebut, apakah cocok dengan konsep hunian Anda. Misalnya, hunian bergaya minimalis kurang cocok diisi dengan meja makan bernuansa klasik yang memiliki banyak ukiran atau ornamen.
Sumber : rumahcom
23.10
No komentar
Pantone Color Institute yang menjadi acuan tren dan standar warna dunia telah memperkenalkan warna kuning mimosa sebagai inspirasi. Warna ini dianggap membawa keceriaan, kehangatan hati, membangkitkan energi, semangat, vitalitas semangat, optimisme, dan pencerahan.
“Kuning menyimbolkan kehangatan matahari dan mood yang ceria,” kata Leatrice Eiseman, direktur Pantone Color Institute. “Warna ini juga bisa merangsang imajinasi dan inovasi."
Dalam psikologis warna, kuning merupakan mempengaruhi kemampuan intelektual, kreativitas dan ekspresi pikiran. Kemampuan mengingat dan ide-ide segar bisa mengalir lancar dalam nuansa kuning. Kuning juga berpengaruh untuk memperbaiki komunikasi dan kemampuan berpikir logis.
Pada budaya tertentu warna kuning merupakan simbol kemakmuran, keanggunan, kemewahan, seperti halnya warna-warna keemasan.
Aplikasi pada interior
Selain menghangatkan ruangan, warna kuning muda bisa memberi kesan bersih, cerah dan lapang pada interior. Jika ruangan Anda tidak terlalu luas, pilih warna kuning muda. Sebab warna kuning tua yang gelap justru bisa membuat ruangan terasa sesak dan membawa perasaan tidak nyaman.
Coba terapkan warna kuning di ruang makan. Warna ini bisa membangkitkan mood dan selera makan. Bisa juga membawa nuansa kuning untuk mencerahkan dapur, pantry, atau kamar mandi
Anda juga bisa mengaplikasikan warna ini pada area entrance rumah, misalnya pada foyer untuk menyambut tamu. Kehangatan warna kuning memberi kesan ramah dan ceria yang membuat perasaan tamu lebih nyaman.
Pengaruh kuning pada anak
Karena bisa membangkitkan kemampuan otak dan kreativitas, warna kuning muda disarankan untuk diaplikasikan di ruang belajar atau kamar tidur anak. Warna ini membantu anak meningkatkan fokus, konsentrasi dan semangat saat sedang belajar dan bermain.
Tapi warna kuning yang terlalu dominan dan tajam justru bisa mengakibatkan kejenuhan dan terasa ‘panas’. Pada anak, warna kuning yang berlebihan bisa memicu sikap hiperaktif.
Solusinya, gunakan warna kuning sebagai aksen saja pada bidang tertentu atau pada beberapa furnitur. Anda juga bisa melakukan padu padan warna supaya tidak terkesan monoton. Misalnya dengan warna putih untuk kesan ringan dan segar, atau dengan warna biru langit yang cerah.
Sumber : Viva
00.01
No komentar
Bosan dengan penataan yang itu-itu saja? Saatnya untuk melakukan perubahan yang sederhana, namun tetap terlihat istimewa. Gaya shabby chic boleh dicoba. Shabby chic tidak banyak mengeksplorasi warna dan cenderung bermain pada ruang monokrom yang aman.
Mengesankan lusuh dan kusam, interior bergaya shabby chic sudah ada sejak awal abad ke-18. Gaya ini lazim dijumpai pada lukisan dekorasi Swedia dan hunian French chateau. Kini, penataan lusuh ala shabby chic ini mulai dikenal dan menjadi pilihan unik di Indonesia.
Gaya interior shabby chic yang menonjolkan furnitur antik dengan fabrics berwarna lembut yang pucat, pada akhirnya menghasilkan suasana interior yang romantik dan elegan. Penataan shabby chic kini sudah lebih banyak sentuhan modern, yaitu menggunakan furnitur antik yang berkesan vintagedan dibiarkan orisinal sesuai dengan warna aslinya. Putih menjadi seperti identitas utama dari gaya yang lebih dikenal dengan cottage style ini.
Bukan hanya warna putih yang bisa dituangkan dalam gaya ini, warna lain yang mudah ditemui pada penataan ini adalah sentuhan warna pastel yang lembut dan dingin, seperti merah muda, biru muda, hijau, dan ungu muda. Bisa dibilang, shabby chic tidak banyak mengeksplorasi warna dan cenderung bermain pada ruang monokrom yang aman.
Satu tips khusus untuk warna selain putih, biasanya merupakan pemberi aksen dan motif. Umumnya, warna lembut ini bisa diterapkan pada motif upholstery, gorden, porselen, lukisan, bahkan motif tegel.
Kombinasi warna lembut ini juga bisa melahirkan kesan feminin di dalam ambians ruangan. Anda bisa memilih warna utama dan menyeimbangkannya dengan warna komplementernya. Misalkan, jika Anda memilih warna biru muda menjadi warna utama, harmonikan warna ruang dengan menambahkan abu-abu muda atau broken grey dan sedikit putih.
Anda pun dapat memberikan warna utama pada furniturnya, kemudian berikan lapisan bertekstur atau motif dengan warna komplementer di atasnya. Selain putih dan pastel, model penawaran usang dan luntur pun sering diasosiasikan dengan shabby chic.
Merefleksikan kualitas dengan menempatkan oldish itemsdalam ruangan tidak kemudian membuat gaya shabby chic menjadi terlihat klasik. Justru dengan item tersebut, gaya ini bisa memberikan suasana tersendiri yang membuat warna ruangan terlihat cerah. Jadi, gaya shabby chic bisa memberikan penataan interior yang mengesampingkan modernitas untuk melahirkan tampilan nan antik.
23.43
No komentar
Setiap rumah memiliki bukaan sebagai jalur sirkulasi udara dan cahaya, salah satunya dengan membuat jendela. Agar jendela tampil lebih manis, padukan dengan tirai yang serasi.
Fungsi utama tirai adalah sebagai penutup jendela untuk menghalangi pandangan dari luar rumah. Tirai juga berfungsi untuk menghalangi cahaya masuk secara berlebihan. Dengan tirai, kita bisa mengatur banyaknya cahaya yang masuk ke rumah.
Sekarang ini tirai tak lagi dipasang secara fungsional. Tirai juga telah menjadi elemen penting sebagai dekorasi untuk penataan interior. Desain tirai pun makin variatif. Pilihan bahan, warna, dan motif kian menggoda mata. Sesuaikan saja dengan gaya tatanan hunian Anda.
Sebelum menentukan tirai seperti apa yang akan Anda pasang untuk menghias jendela, kenali terlebih dahulu jenis-jenisnya.
• Curtain
Tirai model ini paling banyak digunakan. Tirai yang sering juga disebut gorden ini berupa kain yang digantung pada gantungan dengan rel atau ring. Cara membuka menutupnya dengan cara digeser ke kanan dan kiri. Jika tidak dibuka secara maksimal, curtain bisa dibuka dengan cara diikat di bagian tengah atau diikat ke sisi jendela.
Pilihan motif, warna dan bahan curtain sangat memikat dan bisa disesuaikan dengan interior rumah. Motif bunga-bunga atau floral sangat pas untuk rumah bergaya Victorian atau country. Motif garis-garis atau kotak-kotak yang ceria menciptakan suasana lebih kasual. Tapi jika lebih suka curtain polos tanpa motif, tirai tetap dapat membawa ceria dengan permainan warna.
Penggantung curtain pun banyak pilihan ragamnya. Untuk gaya klasik yang elegan, Anda bisa memilih gantungan berupa besi dengan hiasan di ujungnya. Bahan lain yang juga banyak disukai adalah besi tempa dan kayu. Kedua bahan ini sangat pas untuk tirai bergaya tradisional.
• Blinds
Tirai model blinds lebih simpel daripada curtain. Blinds dibuka dengan cara ditarik ke atas dan bawah. Namun bentuknya lebih kaku dan tidak menghasilkan kesan lembut dan jatuh seperti curtain. Agar tidak terkesan terlalu kaku, Anda harus lebih kreatif mengolah motif dan bahan. Motif garis-garis atau bunga-bunga bisa dipilih untuk menyiasati kesan kaku.
Ada jenis blinds yang tampil mirip tirai, yaitu Austrian blinds. Tirai model ini, saat dibuka akan membentuk lengkung-lengkung di bagian bawah, sehingga tampil lebih lembut.
Salah satu jenis blinds yang populer di Indonesia adalah kerai bambu. Kerai ini cukup simpel namun berhasil memberi sentuhan natural berkat bahan bambu.
• Vitrage atau sheers
Tirai ini lebih tipis daripada dua jenis tirai sebelumnya. Vitrage atau sheers berfungsi untuk menghalangi pandangan, namun bisa membiarkan sinar matahari tetap masuk ke dalam ruangan. Biasanya vitagre digunakan bersamaan dengan curtain. Saat curtain dibuka,vitrage tetap ditutup untuk menghalangi pandangan dan mengurangi intensitas cahaya yang masuk.
Bahan vitrage yang tipis banyak ragamnya. Ada yang terbuat dari katun tipis, kain kasa,lace, organdi dan sebagainya. Vitrage yang tipis dan melayang memberi kesan lembut dan romantis pada ruangan.
Tirai juga memiliki elemen-elemen pelengkap dekoratif. Ada kanopi untuk penutup rel, poni atau tirai tambahan yang menjuntai, dan sebagainya. Tirai Anda juga bisa tampil cantik dengan pengikat unik. Anda bisa menggunakan tassel, pita, kancing batok kelapa, kerang-kerangan dan sebagainya.
Selamat mendandani hunian anda :)
Sumber : Viva
22.15
No komentar
Memiliki rumah mungil terkadang membuat Anda pusing bagaimana mengaturnya. Karena luasan ruang yang terbatas, Anda harus pandai-pandai mengolah interiornya.
Untuk ruang mungil yang sempit, salah satu cara mengatasinya adalah dengan meminimalkan penggunaan furnitur. Furnitur yang berukuran mungil dan praktis adalah salah satu andalan.
Tapi Anda juga bisa memilih gaya lesehan. Konsep penataan gaya lesehan ini tidak membutuhkan banyak furnitur, sehingga tepat untuk rumah yang sempit.
Dengan gaya lesehan, ruangan terlihat lebih lega dan membuat penghuni ruang lebih leluasa bergerak. Di samping itu, gaya lesehan juga membuat suasana lebih santai, akrab dan hangat.
Budaya lesehan ini merupakan budaya tradisional sebagian besar masyarakat asli Indonesia. Mulai suku-suku di Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan sebagainya.
Gaya lesehan juga mengingatkan kita pada interior gaya Jepang. Ruang-ruang pada rumah Jepang tradisional sangat jarang menggunakan furnitur. Sebuah ruang keluarga biasanya hanya berisi satu meja pendek dan alas duduk berupa tikar.
Selain Jepang, gaya lesehan juga berkembang pada budaya Timur Tengah. Interior Timur Tengah juga minim perabot dan banyak memakai permadani dengan alas bantal-bantal saat berkumpul.
Ingin mencoba mempraktikkan gaya lesehan di rumah Anda? Caranya tak sulit. Gaya lesehan ini bisa Anda terapkan di ruang apapun.
Ruang tamu
Tak perlu kuatir ruang tamu terasa kurang elegan dengan menggunakan gaya lesehan. Anda bisa membuatnya terlihat lebih chic dengan tatanan yang tepat. Sediakan karpet yang nyaman.
Tambahkan meja pendek atau coffee table dengan desain yang menarik. Supaya lebih nyaman, tambahkan bantal-bantal dengan corak yang menarik.
Ruang keluarga
Aplikasi gaya lesehan di ruang keluarga mungkin sudah banyak dilakukan. Agar lebih variatif gayanya, Anda bisa bermain-main dengan furnitur khusus untuk gaya lesehan. Misalnya sofa bed tanpa kaki atau kursi tanpa kaki dengan sandaran.
Kamar tidur anak
Gaya lesehan sangat tepat untuk kamar si kecil. Anda tak perlu menyediakan dipan. Cukup kasur dengan alas karpet empuk. Ruangan terasa lebih lega dan rapi.
Menerapkan gaya lesehan di kamar tidur anak selain membuat ruangan lebih praktis dan lega juga aman. Karena risiko anak jatuh dari tempat tidur tak perlu dikhawatirkan.
Sumber : VIVAnews
21.54
No komentar
Bangkitkan kembali kesegaran interior kamar mandi usang dengan sedikit renovasi serius. Kamar mandi yang merupakan titik mula inspirasi pagi Anda perlu dilakukan up date sesuai dengan gaya hidup Anda.
Beberapa gaya minimalis sederhana dapat dilakukan pada kamar mandi sebagaimana di ruangan lain di dalam griya. Ini akan menjadi perpanjangan dari nafas interior rumah yang membuat Anda kembali bersemangat.
Beberapa tampilan kuat dan tak lekang waktu, akan bertahan hingga 10 tahun ke depan. Pilih warna coklat gelap dan putih karena kontras ini akan memberikan sentuhan dramatis. Namun kesan ini masih terlihat netral sehingga masih bisa dilakukan penambahan aksen untuk tampilan yang berbeda sesuai yang diinginkan.
Aplikasikan coklat gelap sebagai lantai bawah hingga setengah dinding ruang kamar mandi (atau setinggi bath tub). Dan bagian putih bersih memenuhi ruangan hingga seolah tak berbatas dengan langit-langit.
Agar ruangan kamar mandi nampak besar, gunakan ubin-ubin keramik ukuran besar dan berwarna terang (termasuk lantai coklat gelap warna terang). Sedangkan keramik yang lebih kecil dapat dipasang di bagian shower . Bisa juga menggunakan potongan batu alam berwarna coklat gelap dengan potongan yang rapi. Gunakan keramik untuk membedakan area shower sekaligus menjadi pusat perhatian dan menambah minat Anda untuk menggunakan shower . Tambahkan garis-garis tegas dan finishing mencolok sehingga menambah kesan luas di kamar mandi.
Aplikasikan gaya gelap terang ini sehingga kamar mandi usang Anda terasa lebih longgar.
Sumber : dari berbagai sumber
22.59
No komentar
Bila Anda hendak menata interior rumah Anda dengan sentuhan arsitektur modern, aplikasi putih, hitam, atau abu-abu akan menjadi pilihan tepat. Hitam, putih, dan abu-abu kerap dianggap jenis warna biasa atau kurang "berwarna".
Biasanya, orang mengasosiasikan warna dengan pilihan merah, kuning, biru, dan warna-warna lain dari turunannya. Namun kini, hitam, putih dan abu-abu dianggap mewakili karakter modern yang lugas dan sederhana. Warna-warna ini juga membawa karakter yang dibutuhkan untuk menguatkan kesan modern. Apa saja karakteristiknya?
Hitam
Warna ini cenderung menghasilkan efek dekat, pendek, dan sempit. Hitam baik diterapkan pada bangunan modern yang umumnya kaku dan tak hangat. Hitam adalah warna kuat dan melambangkan kepercayaan diri.
Warna ini juga maskulin, elegan, megah, dramatis, dan misterius. Bila tampil sendiri, hitam akan menakutkan. Karenanya, dalam penerapannya perlu dukungan warna lain seperti warna putih atau warna lebih terang.
Putih
Putih mengesankan ringan, luas, dan terbuka. Warna ini melambangkan kemurnian dan kepolosan, cerminan ketentraman, kenyamanan, dan memudahkan refleksi.
Terlalu banyak putih akan menimbulkan rasa dingin, steril, kaku, dan terisolir. Bila tampil sendiri, akan memunculkan kebosanan, pucat, dan kurang hidup. Paduan putih dan hitam menarik dipadukan pada bangunan modern.
Abu-abu
Abu-abu masuk dalam kelompok warna netral yang memiliki karakter tenang, memberi sentuhan kesejukan, tenang, dan modern. Warna ini mengesankan ruang lebih luas, ringan, hening, dingin, kaku dan tidak komunikatif. Untuk mengaplikasikannya, kombinasikan abu-abu dengan warna lain yang lebih "hidup" sebagai paduan atau aksen.
Sumber: Serial Rumah
21.36
No komentar
Sudah bukan rahasia lagi, jika orang kini banyak menggunakan material lawas atau barang-barang antik untuk interior rumah. Selain lebih murah, material seken memiliki keunikan dibanding material baru.
Namun, dalam pengolahan material bekas memerlukan metode yang tepat. Pemakaiannya jangan sampai terkesan seperti memindahkan "gudang" ke dalam rumah. Agar penataan interior tersebut sukses, Anda dapat menggunakan empat metode berikut ini:
Metode kontras
Anda bisa memadukan material seken berkarakter antik atau tua dengan material berkarakter modern dan baru. Dalam hal ini, perpaduan keduanya akan menarik dan masing-masing material tampil sesuai karakternya.
Metode kontekstual
Anda bisa memadukan material seken yang karakternya senada. Karakter material tersebut dapat menjadi samar atau bahkan menyatu, sehingga terkadang tidak terlihat lagi perbedaan manakah material lama dan mana yang baru.
Metode substitusi
Dalam metode ini ada dua cara, yaitu pertama, Anda dapat menggunakan material sama namun bekas. Kedua, Anda dapat menggunakan material berbeda untuk fungsi yang sama. Misalnya, partisi kayu baru dengan seken, atau partisi gipsum yang diganti perkerasan koran bekas.
Metode komplementer
Metode ini bisa diartikan, material seken hanya menjadi unsur pelapis dekorasi, bukan untuk struktural. Misalnya, Anda menggunakan material seken untuk secondary structure,material baru sebagai main structure.
Sumber : Kompas
20.38
No komentar
04.39
No komentar




















